Tampilkan postingan dengan label Infrastruktur daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Infrastruktur daerah. Tampilkan semua postingan

2021/03/17

CV Global Karya Lakuakan Perawatan Jalan Di Ruas Jalan Pasir Ipis – Garehong

   
LEUWILIANG-FBINEWS.NET

Ruas jalan Pasir Ipis – Garehong di STA 8,7 sedang dalam Pemeliharaan sepanjang 30 meter lebar 2,75 cm,pemeliharaan tersebut dilaksanakan oleh CV Global Karya,Karena masih tanggung jawab CV Global Karya terang Dedih,saat wartawan mengkonfirmasi tentang pekerjaan(17/03/2021)di lokasi pengerjaan
Lebih lanjut Dedih menjelaskan 


"Masa Pemeliharaan adalah jangka waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak, dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Masa Pemeliharaan di dalam Prepres 54 tahun 2010 beserta perubahannya hanya diberlakukan untuk Pekerjaan Konstruksi

Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan;
Penyedia Jasa pekerjaan Konstruksi dapat memilih untuk memberikan Jaminan Pemeliharaan atau memberikan retensi, sedangkan pekerjaan Jasa Lainnya wajib menyampaikan Jaminan Pemeliharaan;
Jika dalam rentang masa(enam bulan) pemeliharaan terdapat kerusakan maka Penyedia wajib memperbaiki dan segala biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan menjadi tanggungjawab penyedia;

Jadi semua pengerjaan ini baik pendanaan mau pengerjaan sepenuhnya tanggung jawab CV Global Karya, proses serah terima pekerjaan mencakup serah terima hasil pekerjaan pertama (PHO), kemudian masa pemeliharaan (warranty period), dan yang terakhir serah terima pekerjaan akhir (FHO) yang dilakukan oleh Kontraktor CV Global Karya dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). "urai Dedih

Untuk itu pekerjaan perawatan/pemeliharaan ini harus betul betul sesuai dengan spec,di sebabkan pengerjaan ini tanggung jawab ahir dari CV Global Karya,dan kalau semua fik terahiradalah FHO Dengan PPK, di haraokan pekerjaan ini selsai seminggu kedepan"tutup Dedih(Kasdi Botak)

2021/03/01

UPT Infrastruktur Jalan Dan Jembatan Kelas A Wilayah IV Ciampea Mulai Pemeliharaan


 
CIAMPEA-FBINEWS.NET

Tim Pemeliharan Jalan UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah IV Ciampea kembali melakukan kegiatan penambalan jalan berlubang, dengan terlebih dahulu melakukan pembongkaran pada aspal yang rusak, dan kemudian nantinya ditambal dengan menggunakan aspal hotmix.


Kegiatan pemeliharaan ini sudah nampak di kerjakan sejak awal Maret 2021,Pantauan wartawan dibeberapa ruas jalan di kecamatan Ciampea, Cibungbulang, Tenjolaya maupun Pamijahan Sudah mulai berjalan yang di komandani oleh Inaf dilapangan .

Awal Warga Bojong Jengkol terimakasih atas perhatian pihak dinas Bina Marga jalan ke arah Tenjolaya sudah mulai diperbaiki sehinnga saya sebagai pengguna jalan tidak harus banting stang motor saya kekanan maupun kekiri memilih jalan .

Menurut kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Ciampea H.Bondan“Tujuan pemeliharaan jalan adalah untuk mempertahankan kondisi jalan mantap sesuai dengan tingkat pelayanan dan kemampuannya pada saat jalan tersebut selesai dibangun dan dioperasikan sampai dengan tercapainya umur rencana yang telah ditentukan.

Lebih lanjut H.Bondan menginformasikan kepada masyarakat bahwa di kantor UPT kami menerima pengaduan penanganan Jalan dan Jembatan yang Rusak, ini merupakan salah satu bentuk layanan kepada masyarakat untuk menampung keluhan tentang saran prasaran jalan dan jembatan di wilayah UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah IV,Ciampea ,Agar informasi lengkap dan terkini dari masyarakat dapat direspond oleh kami “ tandas Bondan(Kasdi Weno)

2020/12/01

Desa Jatibarang Baru-Indramayu Giat Membangun Fisik Jalan



Indramayu-Fbinews.net


Pekerjaan Inspaktruktur Jalan Rabat Beton yang berlokasi di depan kantor desa Jatibarang baru Kecamatan Jatibarang kabupaten indramayu kini telah selesai di kerjakan oleh salah satu rekanan (Kontraktor), Dengan selesainya pengerjaan Jalan tersebut masyarakat di lingkungan merasa terbantu sangat senang sekali, dikarnakan Jalan tersebut merupakan askes untuk perekonomian masyarakat setempat yang mana kebanyakan masyarakat nya petani dan pedagang atau usaha lainnya...


Agus sebagai pegawai pertanian mengungkapkan "Alhamdulilah Jalan dengan volume panjang P = 332. L = 2.50. T = 15 cm. Dengan nilai anggaran Rp 180 jt, kini sudah selesai pengerjaannya dan dapat dinikmati oleh masyarakat desa Jatibarang, Saya sebagai pegawai dinas pertanian yang tanahnya di cor kami merasa sangat bersyukur dan membantu warga sekitar, ucapnya


Salah satu warga setempat yang tak mau disebut namanya  mengatakan, Alhamdulilah Jalan di tempat kami sudah selesai di bangun dan di cor dengan mulus, jalan yang selama ini rusak dan kini sudah bagus dan sudah selesai di kerjakan,” mudah-mudahan jalan lain bisa tersentuh dengan perbaikkan.. tukasnya




Hal senada diungkapkan Kuwu Jatibarang baru, Iwan hikwanto/ dengan nama panggilan kucing..Kami atas nama kepala desa Jatibarang baru sangat berterima kasih sekali kepada Pemda Indramayu yang sudah mau membangun desa kami dengan fisik rabat beton, Mari kita jaga jalan ini bersama-sama agar jangan sampai rusak karna jalan ini milik kita bersama dan jangan kita rusak dan jahil pada jalan kita ini, kami bersama masyarakat Jatibarang baru sangat senang sekali ketika masyarakat sumringah kami atas nama pemerintah desa juga ikut senang.. jelas iwan/ kucing 


Begitu juga dikatakan Angga sebagai bos kontraktor sa'at dilokasi pekerja'annya menerangkan "Saya juga disini sangat berterima kasih kepada kepala desa Jatibarang  baru bapak iwan bahwa, Karena selama pengerja'an Alhamdulilah tak ada kendala halangan sedikitpun pekerja'an aman hingga selesai tepat waktunya, semua saling menjaga dalam sistem pengawasan proyek pun kita, sebelumnya saya berterima kasih kepada pemerintah desa Jatibarang baru dan semua lembaga dan media sebagai kontrol sosial terima kasih atas pengawasannya... Rilisnya,  (MT jahol)

Proyek Peningkatan Jalan Lingkungan Desa leuwigede Selesai Digarap

 




Indramayu-Fbinews.net


Perbaikan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Indramayu Tahun ini, 2020 Pemkab setempat terus berupaya membenahi beberapa ruas jalan di tingkat Desa. Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR),  terus menggenjot anggaran perubahan  untuk pembangunan desa diharapkan dengan pekerja'an yang bagus yakni jalan lingkungan. 


Masyarakat desa sangat antusias harapkan pembangunan jalan desa dibangun menurutnya "Alhamdulilah sekarang jalan sudah bagus dan masyarakat sudah merasakan manfa'atnya ketika melewati jalan cor yang bagus dan rapih, kami dan masyarakat berharap agar bareng selalu menjaga dan mengawasi.. tukasnya



Menurut keterangan abib sebagai pelaksana lapangan cv prima jaya kontruksi mengatakan "Sesuai dengan kontrak yaitu 26 hari kalender, dan Surat Perintah Kerja (SPK)-nya mulai bulan Nopember jadi Akhir bulan desember tanggal 15 ini pengerjaannya harus sudah tuntas, dengan nilai anggaran biaya Rp 198.656.000, kami harap masyarakat selalu saling menjaga merawat supaya rabat beton ini kuat tahan lama, acuan program peningkatan jalan tersebut mengacu pada persyaratan yang telah ditetapkan BPK RI. BPK mendorong Pemerintah melakukan peningkatan jalan. Sebab umumnya, jalan yang berada di pelosok desa mayoritas belum tersentuh Beton atau masih berbentuk jalan tanah,batu. Terangnya (Anjeri/Dede)

2020/11/30

Proyek Cor Beton Bantuan Dari PU Didesa Jatibarang-Indramayu Diduga Syarat Dikorupsi



Indramayu-Fbinews.net


Proyek pekerjaan rabat beton didesa Jatibarang baru kecamatan Jatibarang kabupaten Indramayu di duga proyek siluman karena yang mengerjakan tidak jelas, program bantuan dari kimrum, kurangnya pengawasan dari dinas terkait karena proyek rabat beton tidak sesuai spek/RAB dan prosedur pengerja'annya sehingga proyek tersebut terkesan Asal jadi semrawut.



Pasalnya proyek tersebut tidak terlihat plang papan informasi pekerjaan, cek and richek fbi informasi dilapangan dari salah satu warga mengatakan bahwa pekerjaan jalan rabat beton tersebut tidak memenuhi standar kontruksi, untuk campuran bahan material redhimik menurut informasi redhimike memakai K 250 maka kualitas pun tidak bagus, lihat saja yang dekat BTN sehabis pengecoran ketika kena air hujan batu split pada nyembul keluar seperti bangunan lama tak terurus makanya buru-buru ditaburi semen lagi.. ucapnya



Menurut keterangan  lembaga gerakan masyarakat bawah Indonesia (GMBI) Ketua KSM kecamatan Jatibarang yang berkantor di Jalan mayor Dasuki no 159. Sekira jam 10:00 wib Senen 30/11/20,  ketua KSM bambang memberikan komentar "Betul sekali proyek cor yang anggarannya tidak jelas, pekerjaannya terkesan asal asalan sehingga tidak memikirkan kualitas kuantitasnya, dan dalam hal ini sudah jelas ada penyimpangan mutu dan kualitas dalam campuran material, Apalagi tanpa papan informasi dengan tidak adanya papan informasi  itu sdh jelas mengabaikan undang undang KIP.  nomor 14 tahun 2008 Pasal 15 huruf d.Kepres no .80 tahun 2003. Perpres nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perpres no 54 tahun 2012 . Tentang pengadaan Barang / jasa pemerintah.. jadi membingungkan masyarakat,  media dan LSM sebagai kontrol sosial dilapangan dibikin ribet dibuatnya proyek siapa anggaran dari mana seperti proyek siluman secara tidak langsung tidak terang-terangan...




Ditambahkan bambang Seharusnya di awal mulai pekerjaan harus terpasang papan informasi agar transfaran, ”Sudah batu urugan atau bescos besar-besar volume ukurannya pun  tidak sesuai RAB, kualitas cor redhimike jelek Saya atas nama lembaga GMBI protes keras ko kenapa setiap proyek bangunan bantuan baik dari provinsi Pemda Indramayu semua proyek jarang yang dipasang papan informasinya Seperti ada kekompakan untuk tidak memasang,  kalau bukan untuk masyarakat untuk siapa lagi, jadi intinya janganlah suka membohongi masyarakat.ini duit rakyat loh.. Saya siap mengawal melaporkan proyek-proyek yang bermasalah untuk ditindak lanjuti,  saya juga dari lembaga sudah ikut mengawasi kroscek dilapangan  emang benar faktanya pekerja'an yang asal jadi, pencurian volume dari volume normal 15 cm pas diukur colok tengah sangat jauh cuma 5 cm sampai 7 cm dan redhimik pun berkualitas rendah.. tegas Bambang.



Menurut keterangan Agus pegawai pertanian ia mengungkapkan, ini benar proyek cor ditanah PU jadi proyek tersebut bantuan dari kimrum pengajuannya sih udah lama baru keluar  sekarang,  penggarapnya katanya orang Cirebon pelaksana yang dilapangan namanya asep, saya juga disini cuma tugas mengawasi aja, karena ada laporan ijin dari pihak proyek pengerjaannya di tanah PU singkatnya (MT jhl)

Hotmik Dari Aspirasi Golkar Didesa Pawidean Belum Satu Minggu Sudah Mengelupas

 


Indramayu-Fbinews.net


Proyek peningkatan hotmix jalan gang haji Masduki desa pawidean kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu yang dilaksanakan oleh kontraktor tidak jelas pasalnya proyek hotmik dari mulai Star pengerja'an tanggal 25/11/2020  diduga asal jadi. Karena waktu pengerja'an dimalam hari seperti siluman dengan lampu penerangan seadanya, Akibatnya pekerja'an hotmik sudah pada mengelupas banyak rumput liar yang tumbuh di sana-sini  Hal tersebut akibat lemahnya pengawasan dari instansi terkait.



Hasil pantauan Wartawan FBI News, Senin (30/11/20), hasil pekerjaan pembangunan hotmix jalan arah ke sawah, diduga asal jadi yang dilakukan pihak pelaksana. Pasalnya dari ketebalan hotmix sangat tampak kurang berkualitas."Selain kurang berkualitas ketebalannya beraneka, sehingga pada saat ini tampak tidak ada tampalan aspal yang diduga sudah terkoyak. Padahal pekerjaan pembangunan hotmix jalan tersebut belum genap 6 hari setelah usai dikerjakan oleh pelaksana.



Menurut keterangan  lembaga gerakan masyarakat bawah Indonesia (GMBI) Ketua KSM kecamatan Jatibarang yang berkantor di Jalan mayor Dasuki no 159. Sekira jam 10:00 wib senin 30/11/20 ketua KSM bambang memberikan komentar "Betul sekali proyek Hotmik yang berlokasi di desa pawidean arah yang menuju sawah gang hji Masduki, pekerja'an ya  malam seperti siluman anggarannya pun tidak jelas, pekerjaannya terkesan asal asalan sehingga tidak memikirkan kualitas kuantitasnya, dan dalam hal ini sudah jelas ada penyimpangan mutu dan kualitas dalam campuran material Hotmik, Apalagi tanpa papan informasi dengan tidak adanya papan informasi  itu sdh jelas mengabaikan undang undang KIP.  nomor 14 tahun 2008 Pasal 15 huruf d.Kepres no .80 tahun 2003. Perpres nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas Perpres no 54 tahun 2012 . Tentang pengadaan Barang / jasa pemerintah.. jadi membingungkan masyarakat,  media dan LSM sebagai kontrol sosial dilapangan dibikin bingung, kalau ia program bantuan dari partai Golkar segeralah ditindak lanjuti jangan sampai jadi bumerang seperti proyek siluman... Apalagi sekarang sudah pada rusak mengelupas belum satu Minggu. tegasnya..




Warsono selaku Kepala Desa pawidean didampingi pamongnya judi sa'at ditemui dikantornya ia menjelaskan "waktu pertama cor mau masuk ke desa pawidean saya tidak tahu, tahu-tahu sudah ada batu split menumpuk, menurut pelaksana proyek sebelum mulai pengaspalan sudah ijin dulu ke pa Kuwu, dan saya cuma ditugaskan untuk mengawasi tapi cuma sebatas mengawasi aja karena pekerjaannya malam dan cuacanya tidak mendukung hujan jadi saya pulang, masalah ini itu program bantuan dari mana saya kurang paham, lebih jelas ke pa Kuwu aja. Tandasnya



kuwu Warsono menambahkan dan membenarkan dengan singkat "Benar itu program bantuan  dari aspirasi partai Golkar dari dewan hj Nurhayati emang kerjaannya kurang bagus, lokasi wilayah pekerjaan di jalan sawah gang haji masduki yang sudah selesai  penggarapannya 5 hari yang lalu, kalau masalah rusak lagi saya kurang paham karena pengerjaannya malam mungkin diburu hujan jadi asal cepat aja, jelas kuwu.



Warga gang haji Masduki yang tak mau disebut namanya, ia menjelaskan "Benar pak Hotmik yang belum lama dikerjakan sudah pada rusak mengelupas, masyarakat pawidean merasa di bodoh oleh bantuan oknum dewan golkar yang pekerja'an ya asal aja, itu mengerjakannya malam pak kaya Ter buru-buru lihat aja hasilnya kaya gitu rusak belum satu Minggu, kalau menurut saya sih diperbaiki lagi, kalau masalah jalan diperbaiki masyarakat pawidean senang sih, tapi yang kualitasnya harus sedikit bagus.. tukasnya (MT jhl)

2020/11/27

Proyek Rabat Beton Anggaran Aspirasi dari Dewan PDIP Diduga Bermasalah




Indramayu - Fbinews.net


Pembangunan Rabat beton  didesa legok kecamatan Lohbener kabupaten Indramayu anggaran yang bersumber Dana Aspirasi dari anggota DPRD Kabupaten Indramayu ketua DPC PDI P Sirojudin, dengan nilai anggaran tak tertera karena papan informasi tidak dipasang, yang dikerjakan pemborong Abib, hasil pantauan media dalam mengerjakan proyek rabat beton tidak sesuai dengan bestek pasalnya pengerja'an rabat beton banyak penyimpangan pencurian volume yang berlebihan


Ketika media mengklarifikasi terkait Pembangunan Rabat beton didesa legok, bapak Sirajudin ketua DPC PDI P kabupaten Indramayu melalui via WhatsApp dia tidak memberikan komentar sedikitpun, melalui sekretarisnya sahali dia tidak  memberikan komentar banyak "Sampean udah chek proyek yg lainnya?  Padai kamis siang Sekira pukul 15.00 wib hingga sampai hari ini tidak bisa memberikan komentar apa-apa, hingga berita ini diturunkan





Sementara Kuwu jatisawit lor sa'at dimintai keterangan dikantornya, terkait adanya proyek tanpa ijin masuk mobil redhimik "sempat bersitegang dengan mandor proyek" Saya kecewa pada pihak yang mengelola proyek pengecoran masuk desa saya tanpa ijin kenapa harus minta ijinnya ke desa krasak sedangkan wilayah pengecoran didesa legok dan mobil cor lewatnya ke sini seharusnya mobil cor lewatnya ke desa krasak yang sudah minta ijin.. terangnya 

 

Kuwu legok  sa'at dihubungi melalui.via WhatsApp  dia kaget "Loh saya enggak tahu menahu so'al proyek didesa saya kenapa tidak ijin dulu sama yang punya wilayah saya selaku kepala desa legok, Apa susahnya sih ijin dulu jangan asal bangun aja, Saya sebagai kepala desa senang jalanya dibangun tapi mestinya ijin dulu.. tegasnya 


Dari hasil penelusuran FBI ditemukan banyak kejanggalan masalah.papan informasi publik tidak dipasang, pemasangan bgisting normal volume tinggi 25 cm ternyata setelah diukur cuma 10 cm sampai 12 cm sangat jauh dari volume normal 25 cm, pengurangan volume diakibatkan tebalnya batu urugan/bescos yang gede-gede hingga tak sesuai spek dalam pengelolaannya terlalu berlebihan mencurinya.. (MT jhl)