2021/08/05

Polres Tangsel Dalami Dugaan NIK Warga Jakarta yang Digunakan Vaksinasi di Tangsel



   

Tangsel - Fbinews.net

Polisi tengah menyelidiki dugaan pencatutan nama yang dialami seorang warga ber-KTP DKI Jakarta bernama Yuni Trianita (43). Namanya digunakan seseorang untuk melakukan vaksinasi di sebuah klinik kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

"Kami selidiki dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Kependudukan Kota Tangsel, untuk melakukan klarifikasi terhadap informasi tersebut," ungkap Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, Kamis (5/8/2021).

Selain itu, kata AKBP Iman, pihaknya juga akan melakukan pengecekan ke klinik yang tertera sebagai lokasi pelaksanaan vaksinasi tersebut. Hal ini untuk memastikan kasus dugaan pencatutan nama ini.

"Kami akan cek ke klinik tersebut apakah ada kekeliruan dalam input data atau ada kesengajaan dalam penggunaan NIK tersebut," jelas AKBP Iman.

Sebagai informasi, kasus pencatutan nama ini diketahui pada 1 Agustus 2021. Saat itu, korban Yuni mendapati identitas dirinya di aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dan Peduli Lindungi tercatat telah divaksin dosis satu tertanggal 22 Juli 2021 di wilayah Tangsel.

Bahkan, lanjut Yuni, data yang tertera di kedua aplikasi tersebut persis dengan dirinya. Mulai dari NIK, nama lengkap, hingga tanggal lahirnya.

poldametrojayadotinfo / Af

Kejari Kota Tangerang Periksa Sampel Dokumen Bansos

 
TANGERANG - FBINEWS.NET

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang segera mengusut dugaan penyelewengan program bantuan sosial (bansos) di Kota Tangerang.

Setelah adanya kunjungan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang menemukan dugaan pungutan liar bansos di Kota Tangerang, pihak Kejari mulai melakukan langkah-langkah.

"Kemarin habis kunjungan dari Bu Mensos, kita sudah lakukan pemeriksaan di lapangan, kita sudah uji sampel beberapa kecamatan," ujar Kasie Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Raden Bayu Probo Sutopo kepada awak media saat ditemui di kantor Kerjari Kota Tangerang, Kamis (5 /8/21).

Kasie Intelijen Bayu Probo.S menjelaskan, pihaknya segera melakukan pengambilan sampel dokumen terhadap program bansos di Kota Tangerang. Sebab, sudah ada indikasi perbuatan yang tidak sesuai.

"Hari ini juga kita rencana mau ambil dokumen. Sudah ada beberapa indikasi perbuatan formilnya, tinggal nanti kita sinkronkan dan doakan ini biar cepat ada hasilnya," katanya.

Dia pun menuturkan, pihaknya juga sudah memeriksa sekitar 10 orang petugas bansos. Namun, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang diperiksa sudah ada koordinator daerah, kemudian beberapa E-Warong, ada beberapa pendamping, TKSK juga," tuturnya.

Adapun program bansos yang diperiksa ini seperti jenis Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan bantuan beras dari Bulog.

"Ini satu-satu kita uraikan, kita cari mana nih yang bertanggung jawab," ungkapnya.
Bayu menambahkan, jumlah taksiran kerugiannya sudah digambarkan, tetapi belum bisa dipublikasi demi kepentingan penyidikan. Bayu berharap dugaan

penyimpangan ini bisa segera terungkap.
Selain melakukan pemeriksaan terdahap bantuan PKH dan BPNT, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang melakukan pemeriksaan terhadap bantuan beras dari Bulog serta BST untuk penanganan Covid-19 sejak 2020 sampai 2021.

“Kami ingin mengetahui siapa yang bertanggungjawab dalam hal ini. Untuk mempercepat proses ini kami berharap agar masyarakat mau terbuka jika terjadi penyimpangan dalam bantuan sosial,” jelasnya.(JTR)

Kapolda Sumsel Minta Maaf Kepada Seluruh Masyrakat dan Ungkap Kronologi Hibah Bodong Rp2 T



   


Sumsel - Fbinews.net

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra Heri mengakui kesalahannya terkait dengan perkara hibah bodong Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio. Kapolda mengutarakan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat, khususnya ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Kegaduhan ini karena kesalahan saya sebagai individu. Sebagai manusia biasa dan saya memohon maaf. Ini terjadi karena ketidakhati-hatian saya sebagai individu saat mendapatkan informasi awal," kata IrjenPol  Eko dalam keterangannya, Kamis (5/8/2021).

"Secara pribadi, saya juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya kepada Bapak Kapolri, pejabat utama dari Mabes Polri, anggota Polri se-Indonesia dan masyarakat Sumatera Selatan, tokoh agama, Gubernur, serta Danrem yang ikut terseret dalam polemik ini," lanjut Kapolda.

Lebih lanjut, IrjenPol Eko menjelaskan awal mula perihal dana hibah Rp2 triliun yang dijanjikan untuk masyarakat Sumatera Selatan. Kapolda menyebut, dirinya mengenal dekat Kadiskes yang memberikan informasi dana hibah tersebut sehingga timbul keyakinan.

"Saya pikir, Kadiskes berada dalam kesatuan yang sama. Sebelumnya dia datang kepada saya dan berkata mau menyumbangkan secara pribadi untuk masyarakat yang ada di Sumatera Selatan khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19," terang Kapolda.

"Dia katakan, ini semua dari pribadi untuk masyarakat Sumatera Selatan," sambung Kapolda.

Mendengar hal tersebut, IrjenPol Eko kemudian mengagendakan penyerahan bantuan secara simbolis di Polda Sumsel dengan mengundang beberapa perwakilan masyarakat dan Forkopimda untuk menyaksikan.

"Ini harus ditransparansikan, itulah mengapa saat proses penyerahan semua Forkopimda hadir. Saya cek kemudian tidak ada dananya, katanya sedang diurus tapi sampai sekarang belum ada," jelas IrjenPol Eko.

Di sisi lain, IrjenPol Eko menegaskan bahwa dirinya mengenal Akidi Tio dan anak pertamanya ketika tengah bertugas di Aceh Timur. Namun, ia mengaku tidak mengenal dekat Heryanty yang merupakan perwakilan dari keluarga Akidi Tio, yang menyerahkan bantuan simbolis dana hibah Rp2 Triliun.

Kemudian, dalam kesempatan tersebut,Kapolda juga memaafkan keluarga dari Akidi Tio terlepas dari ada atau tidaknya dana tersebut. IrjenPol Eko berharap, kedepan polemik ini tidak menyurutkan niat donatur yang hendak berdonasi.

"Terlepas ada atau tidaknya dana tersebut, saya dengan kondisi ini sudah memaafkan keluarga besar Akidi Tio ataupun pihak-pihak lainnya. Saya berpesan, kepada donatur yang masih ingin memberikan bantuan jangan ragu, percayalah, dan selalu ingat untuk berbuat kebaikan," tandas Kapolda.

Poldametrojayadotinfo / Af

Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Ikuti Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kemenkumham


KOTA TANGERANG - FBINEWS.NET

Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang mengikuti Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kemenkumham, Kamis (5/8/2021).


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Kelas IIA Tangerang, KADEK ANTON BUDIHARTA mengatakan Evaluasi tersebut dilaksanakan secara virtual bertempat diruang kunjungan Lapas dan diikuti oleh seluruh tim WBK/WBBM Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

" Dalam pelaksanaan evaluasi Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang diberikan kesempatan untuk mendapatkan gambaran proses evaluasi oleh Tim Penilai Nasional (TPN)," Ucap KADEK


"Simulasi ini berupa penampilan Yel-Yel WBK/WBBM Lapas Pemuda Tangerang, Paparan singkat oleh Kalapas Pemuda Tangerang, dan ditutup dengan sesi tanya jawab," terang KADEK.

KADEK juga menyampaikan Tim TPI secara khusus memberikan apresiasi nya kepada Lapas dan Tim TPI banyak memberikan evaluasi mengenai persiapan Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

"Secara khusus Tim TPI memberikan apresiasi atas kesiapan Lapas Pemuda Tangerang dalam mempersiapkan evaluasi oleh TPN seperti kematangan Yel-Yel dan paparan yang menunjukkan inovasi Lapas Pemuda Tangerang siap menuju WBK/WBBM," pungkas KADEK.


(Khoer_azis)

Camat Bacan Selatan Asrul Hasan SH, Silaturahmi dengan Kepala Desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan.


 
HALSEL-FBINEWS.NET

Asrul Hasan (camat) Bacan selatan bersama Sekcam Adnan Iskandar Alam sering di panggil (om saruma ) dan kasih pemerintahan Udin Arsyad, S.Sos serta staf silaturahmi kepala desa towokona kecamatan bacan Selatan

Kedatangan camat dan staf ke kantor desa tuwokona Kamis tanggal 5 Agustus 2021 Pukul 09.00 kaitannya dengan penanganan Covid-19 di desa dan penyusunan dokumen kegiatan RKPDes dan APBDes serta sosialisasi tentamg sistim pengawasan dana desa.

Asrul Hasan kepada media fbinews mengatakan bahwa, kedatangan kami hari ini adalah bagian dari silaturahmi dengan ibu kades dan staf nya sekaligus memperkenal kan diri karna saya dengan Sekcam Adnan Iskandar Alam (om saruma) baru bertugas di kecamatan bacan selatan dan saya masuk kantor tangal 2 (dua) bulan kemarin (2 Juli 2021) ucap Asrul Hasan Camat Bacan selatan.

Selain itu juga' menidak lanjuti edaran bupati tentang percepatan pelaksanaan program prioritas daerah di desa dalam rangka kegiatan penyusunan dokumen perubahan RKPDes dan APBDes tahun 2021 untuk memasukan program kegiatan di bidang pelaksanaan pembangunan ucap Asrul.

Lanjut Asrul Hasan ( camat) mengatakan beberapa waktu lalu kami camat sekabupaten halmahera selatan melakukan pertemuan dengan Bupati Halmahera selatan Hi usman sidik menyangkut penanganan covid-19 untuk itu di harapkan kepada para kepala desa khususnya bacan selatan agar bisa berkoordinasi dengan kami di kecamatan ucap Asrul.

Lanjut, pertemuan lanjutan akan di jadwalkan kemudian untuk membahas program program pemerintah kabupaten tentang penanganan Covid-19, Penyusunan Dokumen Perubahan RKPDes / APBDes dan sistim pengawasan Anggaran Desa ucap Asrul Hasan yang di sapa Asrul.(Latif.M)

Program Vaksin Merdeka Polsek Koja, 10 Dosis Vaksin Di Setiap Gerai Vaksin

   
JAKARTA - FBINEWS.NET

Polsek Koja melaksanakan Vaksin Merdeka sesuai arahan dari Kapolri Jend. Listtyo Sigit Prabawo yang resmi me-launching Gerakan Vaksinasi Merdeka sebagai strategi untuk mencapai target 70% vaksinasi sebagai hadiah di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), pada 17 Agustus 2021. 


Gerakan Vaksinasi Merdeka dilakukan di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan itu merupakan kolaborasi dari Polda Metro Jaya, Pemprov DKI, Kodam Jaya, Satgas Covid-19, ikatan dokter, mahasiswa, akademisi, beserta relawan, yang dilaksanakan mulai 1 Agustus hingga 17 Agustus dengan target 3.060.000 orang disuntik vaksin pada Hari Kemerdekaan RI

Kanit Binmas Polsek Koja, Slamet Rajiman mengatakan program Vaksin Merdeka ini sasarannya tiap pos Rukun Warga Rw dan tim Tenaga Kesehatan (Nakes) langsung datangi ke wilayah Tugu Utara, Jakarta Utara. 


"Kenapa di gelar seperti itu, dikarenakan banyak masyarakat yang apabila mendatangi puskesmas jaraknya terlalu jauh dari rumahnya," Ujar Iptu Slamet saat diwawancarai Oleh wartawan di Kp Beting,Koja Jakarta Utara

Bukan hanya itu saja penyebabnya, lanjut kata dia, karena di Puskesmas juga ada banyak pasien yang sedang berobat, termasuk kita memberdayakan dasawisma agar bisa mempermudah melaksanakan program vaksin merdeka ini.

"Dengan kita laksanakan vaksinasi di tiap Rw maka warga lebih antusias lagi untuk mendatangi gerai tersebut, dan juga warga tidak takut lgi untuk vaksin," ujarnya

Ia mengataka target kali ini untuk vaksinasinya adalah 200 warga di keseluruhan Rw, vaksin merdeka ini yang dipakai di wilayah Koja adalah dosis Sinovac. Karena untuk dosis AstraZeneca adalah khusus 18 tahun ke atas.

"Vaksin Sinovac ini kita melayani tahap pertama dan kedua, hasil dari koordinasi dengan tim nakes. Jadi untuk pertama di tempat lain, akan tetapi tahap kedua misalnya tanggal nya sekarang itu tidak masalah," beber Iptu Slamet

Lanjut kata dia, tetapi sebelum melakukan vaksinasi melakukan screaning dan hasilnya memenuhi persyaratan. Untuk di Tugu Utara ada 13 gerai vaksin.

Mulainya vaksinasi dari jam 08.00-13.00, pihak kepolisian juga dibantu dari relawan. Untuk relawan tersebut sudah pada berjaga di gerai vaksin.

"Setiap gerai ada 10 dosis vaksin, dan satu dosis bisa untuk 10 orang yang mengikuti vaksinasi," tukasnya.


(Khoer_azis)

Tinjau Vaksinasi Merdeka Candi, Kapolri: Momentum HUT RI Jadi Upaya Percepat Vaksinasi

   
JAKARTA - FBINEWS.NET

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Candi di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, (5/8/2021). Kegiatan ini salah satu upaya akselerasi vaksinasi sebagai hadiah di hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76.


Sigit mengatakan, dari laporan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi target Vaksinasi Merdeka Candi, sampai dengan 17 Agustus 2021 mendatang, kurang lebih sebanyak 608 ribu dosis per hari. 

"Artinya dalam satu hari akan dilaksanakan vaksinasi sejumlah 150 ribu dosis satu hari. Ini akan kami lihat pelaksanaannya," kata Sigit dalam tinjauannya.


Vaksinasi, kata Sigit, menjadi hal penting mengingat angka Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi. Berbagai upaya dan langkah telah dilakukan oleh Pemerintah. Semua itu, untuk menekan laju pertumbuhan dan menyelamatkan masyarakat dari virus corona.

"Ini dilakukan untuk menekan laju Covid-19 agar bisa dikendalikan," katanya.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, di sisi lain ekonomi masyarakat, ekspor impor dan perusahaan kritikal dan esensial bisa berjalan dengan mematuhi dan disiplin protokol kesehatan.

Kemudian strategi lainnya bagaimana melaksanakan 3T yang baik dan langkah ini sedang dilaksanakan di lapangan agar bisa diperbaiki dan ditingkatkan sehingga angka kematian semakin sedikit.

"Ketiga bagaimana akselerasi vaksinasi massal. Pak Presiden beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa target yang harus dicapai di bulan Agustus ini kita mencapai angka 2 juta," ujar Sigit.

Oleh karena itu, di momen hari kemerdekaan Indonesia ini, mantan Kapolda Banten ini mengharapkan target tersebut tercapai sehingga Herd Immunity segera terbentuk. 

"Kita ingin akselerasi vaksinasi ini betul-betul dilaksanakan dengan mengambil momen yang ada di hari Kemerdekaan dan kita harapkan vaksinasi merdeka betul-betul bisa melakukan percepatan dalam kegiatan vaksinasi," ucap Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta seluruh komponen anak bangsa untuk bersama-sama bersatu melawan COVID-19.

"Kuncinya kebersamaan. Seluruh komponen masyarakat bersama-sama memiliki kesadaran kolektif yaitu disiplin 3M dan 3T," katanya.

Dalam vaksinasi merdeka candi ini ada sebanyak 951 titik gerai vaksinasi yang tersebar di Polres, Kodim, Puskesmas dan RSUD di Jawa Tengah.

Sebanyak 7.587 vaksinator dilibatkan baik dari TNI, Polri dan relawan tenaga kesehatan. Target hari ini sebanyak 153.800 dosis vaksin disuntikkan ke masyarakat.

Adapun target tanggal 6 hingga 17 Agustus 2021 sebanyak 76.000 dosis/hari dengan target akhir 685.800 dosis vaksin.(Red)

Guna Percepatan Vaksinasi, Koramil 0602-01/Kota Serang Menggelar Vaksinasi Massal

   
SERANG - FBINEWS.NET

Dalam mendukung program pemerintah, Koramil 0602-01/Kota Serang menggelar vaksinasi massal di halaman Makoramil 0602-01/Kota Serang, Kamis, 5 Agustus 2021.


Turut hadir Kasdim 0602/Serang, , Kapolsek Serang dan Camat Serang. Danramil 0602-01/Kota Serang Kapten Inf Jakson Beaymengungkapkan kegiatan vaksinasi massal ini digelar dalam upaya membantu program pemerintah. 

"Sebagai TNI kita mendukung program pemerintah, dalam upaya percepatan memutus mata rantai penyebaran covid -19," jelasnya. 


Selain itu, lanjut Kapten Inf Jakson Beay bahwa program ini akan berlanjut di wilayah lainnya yang ada di Kecamatan Serang. 

"Vaksinasi ini sangat penting guna mencegah penyebaran Covid-19 yang sangat membahayakan. Saya berharap kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi segera mendatangi Makoramil KapolsekKota Serang," ungkapnya. 

Ditempat yang sama, Kapolsek Serang Kompol Bambang Wibisono mengatakan pihak nya turut mendukung apa yang dilakukan oleh TNI. 

"TNI - Polri menghimbau kepada masyarakat agar dapat mengikuti vaksinasi yang di gelar baik oleh Pemerintah maupaun TNI - Polri," katanya. 

Sementara itu, Camat Kecamatan Serang Farach Richi mengatakan pihaknya sangat mendukung program vaksinasi ini. “Kami sangat mendukung program ini agar upaya percepatan vaksinasi dapat tercapai, bahkan kami juga berterima kasih kepada TNI - Polri yang turut membantu program ini,” jelasnya. (red) 

Dalam kesempatan yang sama pula Koramil 0602-01/Kota Serang memberikan obat paket isoman kepada 5 Puskesmas yang berada di Kecamatan Serang, masing-masing paket obat isoman terdiri dari 5 dus paket isoman 1, 30 dus paket isoman 2 dan 15 dua paket isoman 3, sehingga jumlah keseluruhan obat paket Isoman yang diberikan adalah 250 dus. (red)

Dalami Soal Pungli Bansos Covid di Kota Tangerang, 12 Saksi Diperiksa Polres Metro Tangerang Kota



   

Tangerang   - Fbinews.net

Polres Metro Tangerang Kota tetap masih mendalami dugaan pungutan liar (pungli) dana bantuan sosial (bansos) Covid-19. Saat ini, kasus tersebut sudah naik ke proses penyelidikan.

Kasubag Humas Polres Kota Tangerang, Kompol Abdul Rochim menyampaikan sudah memeriksa 12 saksi warga penerima bantuan dan dua kordinator Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Karang Tengah, Kota Tangerang.

"Pemeriksaan terhadap dua kordinatornya sudah dilakukan. Dan hari ini, ada 12 warga penerima bantuan yang diperiksa," ujar Kompol Abdul saat dikonfirmasi, Rabu (4/8/2021).

Menurut Kompol Abdul, hasil pemeriksaan masih akan terus ditindaklanjuti. Pasalnya, setiap harinya kerap ada pengaduan. Baik pengaduan lewat kepolisian maupun ke kantor wali kota.

Hingga saat ini, lanjut Kompol Abdul, ada sekitar 47 aduan yang masuk. Namun, dikatakan Kompol Abdul, kepolisian belum menaikkan penyelidikan ke penyidikan, dan belum menetapkan tersangka.

"Kalau kelanjutannya penetapan tersangka belum. Saat ini masih tahap pemeriksaan-pemeriksaan," tukas Kompol Abdul.

Poldametrojayadotinfo / AF

Telusuri Sumbangan Akidi Tio, Mabes Polri Terjunkan Tim Pengawas Internal



   


Jakarta - Fbinews.net

Polri menurunkan tim pengawasan internal untuk menelusuri soal sumbangan Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio yang belakangan menjadi polemik. Hibah tersebut rencananya untuk penanganan Covid-19.

"Mabes Polri sudah menurunkan tim internal yaitu dari Dirsus Itwasum Mabes Polri dan Paminal Div Propam Polri," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono dalam konferensi pers, Rabu (4/8/2021).

Menurut IrjenPol Argo, tim Inspektorat Pengawasan Umum Polri dan Divisi Profesi dan Pengamanan Polri diterjunkan untuk mencari kejelasan perihal sumbangan keluarga Akidi Tio seperti apa.

"Untuk melihat kejelasan seperti apa, kasus-nya bagaimana dan itu adalah ranahnya dari para klarifikasi internal," ucap IrjenPol Argo.

Sebelumnya, kata IrjenPol Argo, Polda Sumatera Selatan juga telah meminta keterangan lima orang terkait kasus ini. Mereka di antaranya anak Akidi Tio, Heryanty beserta suami dan anaknya, serta dokter pribadi keluarga dr Hardi Darmawan.

"Penyidik sedang bekerja sudah meminta keterangan kepada lima orang sementara ini, yaitu yang bersangkutan Heriyanti, Pak Hardi Darmawan dengan teman-teman, saudara yang lain yang mengetahui kasus ini," tutur IrjenPol Argo.

IrjenPol Argo menambahkan, Polda Sumsel juga akan memanggil saksi ahli untuk dimintai keterangan perihal kasus tersebut. "Ada juga ahli kami mintai keterangan di sana," tukas IrjenPol Argo.

Sebelumnya, keluarga Akidi Tio berencana memberikan sumbangan Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19. Secara simbolis sumbangan diterima Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra Heri dengan disaksikan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.

Pada 29 Juli, Heriyanti menyerahkan bilyet giro kepada Polda Sumatera Selatan yang jatuh tempo pada tanggal 2 Agustus 2021. Penyidik Polda Sumatera Selatan dan Heriyanti ke bank untuk mengkliring bilyet giro tersebut, ternyata uangnya tidak mencukupi.

Poldametrojayadotinfo / Af

Lagi Lagi MASIH Ada Leasing Pakai Debt Collector Tarik Paksa Kendaraan,Ketua PPUK MInta OJK Tegas


 
TANGERANG - FBINEWS.NET

Belakangan ini kasus penarikan paksa yang dilakukan oleh pihak leasing terhadap kreditur kembali terjadi di Kabupaten tangeraang.

Menanggapi hal tersebut,Advokat muda sekaligus Ketua PPUK Kabupaten tangerang VEGY SH, mengaku sangat kecewa berat terhadap leasing atau pembiayaan yang masih menggunakan debt collector dalam rangka penarikan unit kendaraan roda empat.

Seharusnya leasing atau pembiayaan menghormati catatan rapat di Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya yakni tidak melakukan penarikan tapi mengedepankan dialog. 

"Ini tentu menjadi catatan kami kedepannya, leasing atau pembiayaan akan kami ingatkan kembali, baik secara terbuka maupun tertutup, baik melalui rapat maupun melalui non rapat," kata vegy lewa tlp seluler nya.Rabu, (4/8/2021).

Dikatakannya,ketua PPUK akan konsentrasi dalam rangka mengidentifikasi pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perusahaan-perusahaan untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut, sudah memenuhi persyaratan sebagai debt collector atau tidak, mengingat sebuah perusahaan bisa saja badan hukumnya sudah memenuhi persyaratan tetapi Sumber Daya Manusia (SDM) personalnya tidak memenuhi persyaratan. 

"Ke depan kami akan benar-benar menjembatani dan meminta informasi dari OJK secara komprehensif, kalau memang di kabupaten tangerang belum ada badan hukum yang memenuhi persyaratan, maka nanti akan kita libatkan pihak-pihak terkait dan kita akan koordinasikan supaya digulung habis, sehingga tidak ada lagi penarikan oleh debt collector secara paksa," ujar vegy.

Masih kata ketua PPUK, apalagi OJK sudah menyampaikan bahwa secara yuridis aturan relaksasi diperpanjang hingga 2022 tahun depan dan pihak leasing juga meski melihat karena ini ini dalam situasi pandemi atau bencana non alam.

"Keinginan kami untuk menjaga kondusifitas Kota tangerang jangan sampai terjadi penarikan, sehingga akan menimbulkan reaksi yang tidak sehat, maka akan terjadi gesekan antar kelompok yang akan mengganggu iklim investasi dan gairah ekonomi di Kota tangerang," imbuhnya.

Lawyer Muda ini juga berharap leasing atau pembiayaan benar-benar menghormati dan menghargai yang menjadi catatan pada RDP beberapa waktu yang lalu.

Untuk itu, OJK sebagai lembaga negara dan penyeimbang antara pihak debitur dan kreditur, keterbukaan informasi terhadap masyarakat itu sangat diperlukan, jangan sampai ada sesuatu yang sifatnya tertutup.

Debbt collector dari PT.SMS Finance citra raya yanto dan kawan kawannya.dibawah pimpinan andry selaku SPV di PT.SMS Finance membongkar mobil dengan paksa,merusak pintu mobil dan membobol kontak mobil yang terpakir didepan rumah.kejadian ini terjadi dimalam Rabu pukul 23,34 wib.atas kejadian ini saya mendampingi debitur akan melaporkan oknum debbt collecktor yang menarik paksa kerana Hukum.@deden/Red

Sambut HUT Indonesia Ke -76, Kapolda Maluku Utara Tinjau Vaksinasi Merdeka

   
TERNATE - FBINEWS.NET

Kapolda Maluku Utara (Malut) Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K., meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Merdeka Kieraha untuk memastikan kegiatan dapat berjalan lancar dan aman, yang bertempat di Jatiland Mall Ternate pagi tadi. Kamis (5/7/2021).


Sebagaimana diketahui vaksinasi Merdeka merupakan strategi vaksinasi yang dilaksankan dalam rangka menyambut dan merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang Ke-76 Tahun 2021.

"Vaksinasi Merdeka Kieraha ini untuk mewujudkan kekebalan kelompok atau yang biasa disebut Herd Immunity ditengah pandemi Covid-19 yang saat ini melanda Indonesia," terangnya 

Hari ini Kapolda Maluku Utara didampingi Dir Binmas Polda Maluku Utara, Dir Lantas Polda Maluku Utara, Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kabiddokkes Polda Maluku Utara serta Kapolres Ternate dalam peninjauan vaksinasi Merdeka.

Selain melaksanakan peninjauan, Kapolda Maluku Utara juga menghimbau kepada peserta vaksinasi untuk selalu menerapkan Protokol Kesehatan, menjaga kesehatan dan tetap menjaga pola hidup sehat.

"Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah datang. Terima kasih juga seluruh jajaran yang terus bekerja dengan baik,” ucap Kapolda

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H. pada wartawan menyampaikan, kunjungan Gerai vaksinasi ini guna memastikan langsung pelaksanaan vaksinasi Merdeka yang sudah dicanangkan di wilayah Maluku Utara agar berjalan lancar, aman dan mencapai target yang ditentukan.

Adip juga mengajak kepada seluruh masyarakat Maluku Utara untuk segera melakukan vaksinasi.

 “Ayo kita vaksin sebagai perlindungan diri dan peningkatan imun tubuh dari Covid-19” ujarnya 

Adip mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dapat dilaksanakan di fasilitas yang sudah disediakan seperti Aula Polres Ternate, Rs. Bhayangkara Polda Maluku Utara, Puskesmas serta Fasilitas lainnya yang sudah disiapkan oleh Instansi/Lembaga lainnya.

“Untuk fasilitas vaksinasi yang disediakan Polri dalam hal ini Polda Maluku Utara dan jajaran dilaksanakan setiap hari Senin sampai dengan Jumat, dari Jam 08.00 WIT sampai dengan Pukul 12.00 WIT bertempat di masing-masing Polres dan RS Bhayangkara,” Tandasnya.
(ILON HI.M Marsaoly)

Perkuat Kolaborasi G20, Menkominfo Usulkan Kelompok Kerja Ekonomi Digital

   
JAKARTA - FBINEWS.NET

Pemerintah Republik Indonesia mengusulkan peningkatan Gugus Tugas Ekonomi Digital menjadi Kelompok Kerja Ekonomi Digital dalam Pertemuan Tingkat Menteri G20 Bidang Digital. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan usulan itu merupakan semangat kolaborasi untuk dapat dijadikan acuan bersama bagi negara-negara anggota G20.

“Kami percaya bahwa pengajuan peningkatan status Gugus Tugas Ekonomi Digital menjadi Kelompok Kerja Ekonomi Digital akan memperkuat upaya kolaboratif negara-negara anggota G20 dan diharapkan menjadi platform koordinasi untuk merampingkan masalah digital pada kelompok kerja lain di bawah platform G20,” tuturnya dalam pertemuan bilateral bersama Menteri Inovasi Teknologi dan Transisi Digital Italia, Vittorio Colao, yang berlangsung virtual dari Jakarta, Rabu (04/08/2021). 

Pembentukan Kelompok Kerja Ekonomi Digital menurut Menteri Johnny akan memiliki mandat yang lebih jelas, terstuktur serta lebih meningkatkan sinergi dan diskusi mengenai isu-isu digital.

“Dengan adanya Kelompok Kerja akan membantu menghindari kemungkinan duplikasi di sektor G20 lainnya. Peningkatan tersebut juga akan melahirkan komitmen, legitimasi, dan pengaturan kelembagaan yang lebih kuat untuk pembahasan isu-isu digital di bawah platform G20,” ungkapnya. 

Menkominfo mengapresiasi Presidensi Italia dalam G20 tahun ini karena mengakomodasi prioritas RI untuk Presidensi G20 tahun 2022.  

“Saya sangat menghargai Presidensi Italia ini yang telah mencerminkan prioritas Indonesia dalam Deklarasi Menteri G20 Bidang Digital seperti isu konektivitas digital, pemulihan ekonomi pasca Covid-19, talenta digital, literasi digital, serta Cross-border Data Flow dan Data Free Flow with Trust,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan itu, Menteri Johnny mengharapkan saran dari Presidensi Italia untuk penyelenggaraan G20 berikutnya. Menkominfo juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri pertemuan Pertemuan Tingkat Menteri G20 Bidang Digital yang dilaksanakan di Trieste, Italia secara langsung. 

“Jadi, terimalah permintaan maaf saya yang tulus. Saya yakin pertemuan itu akan sangat sukses dan saya menghargai Presidensi Italia yang telah melakukan kegiatan ini secara hybrid, sehingga semua orang dapat bergabung dan berbagi pendapat dan membuat keputusan untuk kehidupan yang lebih baik bagi umat manusia,” ujarnya kepada Menteri Inovasi Teknologi dan Transisi Digital Italia, Vittorio Colao.

Hadir mendampingi Menteri Johnny dalam bilateral meeting, Sekretaris Jenderal Kominfo Mira Tayyiba dan Staf Khusus Bidang Digital dan SDM, Dedy Permadi. Sementara, Direktur Pemberdayaan Informatika Bonifasius Pudjianto dan Plt. Direktur Ekonomi Digital I Nyoman Adhiarna, hadir secara virtual mengikuti pembahasan.

Pemerintah Indonesia mengusulkan pembentukan kelompok kerja ekonomi digital dalam Pertemuan Menteri Digital Negara Anggota G20 yang berlangsung hari ini Kamis (05/08/2021). Dalam Pertemuan Tingkat Menteri G20 Bidang Digital, juga akan diresmikan Declaration of G20 Digital Ministers yang berisikan isu-isu prioritas Presidensi Italia, antara lain transformasi digital untuk pemulihan ekonomi; pemanfaatan kecerdasan buatan yang terpercaya untuk inklusivitas UMKM dan promosi startup. 

Pembahasan juga akan mencakup pengukuran, praktik, dan dampak ekonomi digital; kesadaran dan perlindungan konsumen, dan blockchain dalam rantai nilai global barang konsumen; pelindungan dan pemberdayaan anak di lingkungan digital. Selain itu, dalam Pertemuan Tingkat Menteri G20 Bidang Digital juga akan dibahas upaya mendorong inovasi untuk kota cerdas; konektivitas dan inklusi sosial; arus data lintas batas dan arus data dengan kepercayaan; alat digital untuk layanan publik dan kelangsungan bisnis; identitas digital; serta regulasi yang gesit.

(Khoer_Azis)

Tinjau Vaksinasi Massal KSPSI di Sumedang, Kapolri: Kesehatan Buruh Terjaga Ekonomi Bertumbuh

   
JAKARTA - FBINEWS.NET

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di PT. Kahatex, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (5/8/2021).


Di hadapan buruh, Sigit menekankan soal pentingnya kesehatan menjadi prioritas untuk bergeraknya aktivitas dan roda perekonomian masyarakat, di tengah Pandemi Covid-19 saat ini. Oleh sebab itu, Sigit menyebut, sebagai salah satu penggerak ekonomi, buruh harus tetap sehat agar dijauhi dari paparan virus corona. 

"Yang jelas, saya ingin bahwa kesehatan buruh tetap terjaga ekonomi tetap bertumbuh. Oleh karena itu dua-duanya harus bisa jalan," kata Sigit dalam sambutannya.


Apalagi, kata Sigit, buruh dapat dikategorikan sebagai salah satu kelompok yang disebut pahlawan devisa bagi Indonesia. Khususnya, mereka yang bekerja terkait dengan bidang ekspor-impor. 

Oleh sebab itu, menurut Kapolda Banten, Pemerintah dan stakeholder terkait bersama dengan buruh harus bersinergi untuk melakukan percepatan vaksinasi demi mewujudkan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona. 

"Percepatan vaksinasi khususnya bagi kawan-kawan kami buruh yang tergabung dalam KSPSI. Kami tahu buruh salah satu pahlawan devisa, karena dengan kekuatan ekspor selama ini yang dilakukan rekan-rekan. Karena itu kami memiliki kewajiban untuk menjaga agar kawan-kawan buruh semuanya selalu sehat," ujar Sigit.

Guna melakukan akselerasi, Sigit menyebut, Pemerintah bakal mengerahkan 15.000 vaksin bagi buruh di Jawa Barat. Tujuannya agar segera terciptanya kesehatan yang kuat bagi buruh, sehingga roda perekonomian kembali berputar.

"Kegiatan vaksinasi kami turunkan 15 ribu vaksin. Dan kalau masih kurang bisa dikordinasikan kembali," ucap Sigit.

Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, karena angka harian Covid-19 masih terbilang tinggi, buruh diharapkan untuk tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari.

"Walaupun melaksanakan vaksinasi namun demikian, tetap prokes, gunakan masker, setelah kegiatan vaksinasi. Sehingga bisa prokes dilaksanakan dan vaksinasi tentu kita galakan," kata Sigit. 

Dikesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal Hadi menyebut, untuk mengendalikan Pandemi Covid-19, vaksinasi menjadi salah strategi penanganannya. Selain, protokol kesehatan 3M dan penguatan 3T. 

"Tiga hal ini penting karena varian yang ada di Indonesia adalah Delta yang penularannya lebih cepat," ujar Hadi.

Selain vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada buruh dan masyarakat untuk meringankan beban di tengah Pandemi Covid-19.(Red)