2021/04/23

Dua Group Qasida di mesjid Yang Berbeda Meramaikan Pelabuhan Kupal kec. Bacn Selatan.


 
MALUT- FBINEWS.NET

Puasa yang ke 12 Dua Group Qasida di mesjid yang berbeda meramaikan pelabuhan kupal dengan alunan alunan lagu Qasida yang cukup dasyat sehingga menggetarkan para penumpang kapal Qiomery yang hendak berangkat dari kupal menuju ternate (23/042021)


Remaja mesjid NURUL YAQIN PHINSI MONGGA BACAN KABUPATEN HALMAHERA SELATN yaitu JUFRI ISKANDAR ALAM mengatakan bahwa kami adalah remaja mesjid Nurul Yaqin phinisi mongga ada sekitar sebelas orang dibawa pimpinan sy sendiri sebagai ketua bergabung dalam group Gendng saur Phinsi mongga mencari dana dengan melantunkan lagu lagu Qasida yang sudah tetpopuler di maluku utara kusus nya di Bacan. 

"Lanjut jufri mengatakan kami remaja mesjid sekedar Nurul Yaqin hadir disini untuk mencari dana demi kelanjutan pekerjaan mesjid kami yang sedang di Bangun.


Ditempat yang sama Awak media fbinews juga mewawancarai Group Qasida mesjid Arauda tujana Tuakona kecamatan bacan selatan di pimpinnan langsung oleh ketua pemuda nya sendiri yaitu Gisman awal mengatakan bahwa kami berjumlah 5 orang bergabung dalam Group Gendang saur arauda tujana tuakona hadir di pelabuhan kupal dengan melantunkan lagu lagu Qasida yang sudah terpopuler dan di nyanyikan oleh adik adik dari remaja mesjid aruda tujana.

Lanjut Gisman adapun kehadiran kami disini sekedar untuk meramaikan dan menghibur para penumpang yang mau berangkat menuju ternate semoga perjlann mereka bisa sampai tujuan dengan selamat.

"lanjut gisman juga pada intinya kami hadir disini taklain hanya untuk mencari dana untuk proses kelanjutan pekerjaan mesjid yang sedang dalan proses pekerjaan membutukan anggarn yang cukup besar.

"Oleh karna itu karna itu kami dari remaja mesjid aruda tujana desa tuakona kecamatan bacan selatan kabupaten halmahera selatan berinisyatif mencari dana untuk membantu panitia pembangunan mesjid tersebut agar bisa berjalan sesuai dengan Rencana yang sudah kami buat.(latif maruapey)

Polda Banten Tutup Aktivitas Tambang Emas Liar di Gunung Liman


 
KOTA SERANG - FBINEWS.NET

Ditreskrimsus Polda Banten tutup aktivitas tambang emas ilegal di Gunung Liman yang meresahkan suku adat Baduy di Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak.

Terlebih, letak lubang tambang berada di kawasan wewengkon adat kasepuhan Cibrani yang juga masuk hutan sakral adat Baduy. Dari hasil penyelidikan, personel Ditreskrimsus Polda Banten menyita cangkul, kayu dan tenda yang digunakan untuk menambang.

“Untuk di Gunung Liman sendiri memang ada bekas penambangan, namun aktivitas kegiatan sudah tidak ada. Hingga pada saat anggota ke lapangan ya tinggal bekas galian dan tendanya saja. Untuk itu kita lakukan pembongkaran pada tanggal 14 April atau seminggu yang lalu sebelum video itu viral,” kata Direskrimsus Polda Banten Kombes Pol Joko Sumarno, saat dikonfirmasi wartawan. Jumat (23/4/2021).

Namun pada saat melakukan pengecekan ke lokasi, Polisi tidak menemukan aktivitas penambangan. Hanya menemukan dua lubang tambang dan alat cangkul serta tenda. 

Sejauh ini, satgas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) masih melakukan penyelidikan untuk menangkap warga yang melakukan penambangan di kawasan sakral Baduy. 

“Karena kami cek ke lapangan tidak ada aktivitas. Dan kami juga sudah berkomunikasi dengan tokoh dan masyarakat setempat untuk memberikan informasi kalau ada kegiatan kembali agar melaporkan ke kami. Dan terakhir kami mengecek dan telah kami tutup galian ilegal yang meresahkan masyarakat Suku Baduy tersebut. Selanjutnya kembali kami melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terang Joko Sumarno.

Menurut informasi, penambang yang merusak alam itu bukan berasal dari Baduy. Terlebih, jarak tempuh dari kampung ke lokasi penambangan cukup jauh.

“Iya, itu yang ditemukan di Gunung Liman itu terdapat dua lobang dengan Kedalaman lubang galian itu sekitar 2 meter diatas permukaan, jadi masih baru. Dan kasus ini masuknya ke penambangan ilegal. Mengingat dari lokasi pun dilarang dilakukan penambangan, ini suatu pelanggaran hukum,” papar Joko Sumarno.

Joko Sumarno mengklarifikasi bahwa pihaknya belum menetapkan tersangka atas kasus penambangan ilegal di Gunung Liman. Sebab hingga kini belum ada yang tertangkap.

“Untuk penambangan emas ilegal yang berada di Gunung Liman belum ada tersangkanya, karena pas kita ke sana sudah tidak ada aktivitas, sudah ditinggalkan. Kita hanya temukan 2 lobang dan alat cangkul yang ditinggal di sana. Namun kami masih menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.

Joko Sumarno menjelaskan bahwa pelaku yang ditetapkan 5 tersangka itu di luar penambang Gunung Liman, melainkan penambang ilegal di Desa Ciparay dan Desa Cikoneng, Kecamatan Cibeber.

“Namun kita sampaikan juga sebelum kejadian ini laksanakan penyelidikan tambang emas, kita telah mengamankan 5 orang bukan di Gunung Liman ini, namun di Cibeber ada 5 tersangka yang diproses. Peran tersangka berbeda-beda, ada yang gurandil, prosesnya dan yang menyediakan kimianya,” tutup Joko Sumarno. (Ari)



Sumber Bidhumas Polda Banten

Ditbinmas Polda Banten Gelar Pelatihan Binmas Online System (BOS) Versi 2


 
KOTA SERANG - FBINEWS.NET

Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Banten melaksanakan kegiatan pelatihan Binmas Online System (BOS) Versi 2 kepada Bhabinkamtibmas Polres Serang Kota.


Adapun pelatihan BOS Versi 2 tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Banten AKBP Andaryoso, S. Pd. Dan pelatihan tersebut diikuti oleh Kasatbinmas Polres Serang Kota beserta Staf dan personel Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polres Serang Kota. Jumat, (23/04/2021).

Saat ditemui, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, S.H., M.Si., mengatakan pelatihan tersebut dilakukan guna melatih personel Bhabinkamtibmas dalam mengoperasionalkan aplikasi Binmas Online Versi 2.


"Hari kita melaksanakan pelatihan kepada personel Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polres Serang Kota dan Polsek jajaran. Adapun pelatihan ini terkait untuk mengoperasionalkan aplikasi Binmas Online System Versi 2 (BOSv2)," kata Riki Yanuarfi.

"Pelatihan ini sangat penting dilakukan, mengingat saat ini merupakan era digitalisasi yang serba aplikasi. Untuk itu dengan adanya pelatihan ini bisa melatih seluruh personel Bhabinkamtibmas dalam mengoperasionalkan aplikasi Binmas Online Versi 2 ini," lanjut Riki Yanuarfi.

Riki Yanuarfi menjelaskan bahwa manfaat dan kegunaan aplikasi Binmas Online tersebut sebagai sarana dan prasarana kegiatan Bhabinkamtibmas dilapangan, baik untuk sumber informasi, petunjuk dan arahan dari pimpinan atau dari sumber lainnya.

"Aplikasi ini nantinya sebagai sarana pelaporan kegiatan Bhabinkamtibmas dalam pelaksanaan tugas di lapangan seperti DDS, problem Solving, Laporan Informasi dan Giat pendampingan/pendukung pemerintah," jelas Riki Yanuarfi.

Terakhir, Riki Yanuarfi menghimbau kepada seluruh personel Bhabinkamtibmas Polres Serang Kota agar mengikuti pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh.

"Untuk itu saya menghimbau dan menekankan kepada seluruh personel Bhabinkamtibmas yang hari ini mengikuti pelatihan agar sungguh-sungguh untuk mengikutinya. Dan ingat aplikasi Binmas Online Versi 2 ini merupakan aplikasi yang akan kita gunakan setiap hari nantinya, sehingga dengan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kita," tutup Riki Yanuarfi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengapresiasi atas dilakukannya Pelatihan Binmas Online System (BOS) Versi 2 tersebut.

"Pelatihan ini sangat penting dilakukan guna meningkatkan kemampuan personel Bhabinkamtibmas, apalagi dengan adanya aplikasi Binmas Online Versi 2 ini diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Edy Sumardi.(Ari) 


Sumber Bidhumas Polda Banten


Alex Gamalama Pengacara Asal Maluku Utara Ditangkap KPK

 
MALUT– FBINEWS.NET

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), AKP Stepanus Robin Pattuju, diduga menerima suap dari Wali Kota Tanjungbalai Syahrial.

Kasus ini terkait pengurusan perkara yang menyeret nama Syahrial. Seperti yang dilansir Fbi News.Net, suap diduga diterima Stepanus bersama seorang oknum pengacara bernama Maskur Husain. Maskur sendiri merupakan orang yang berasal dari Maluku Utara (Malut).

Jumlah suap yang diterima Stephanus diduga mencapai Rp 1,3 miliar dan diduga diberikan dalam 59 kali transfer.

"MH (Maskur Husain) juga diduga menerima uang dari pihak lain sekitar Rp 200 juta. Sedangkan SRP (Stepanus Robin Pattuju) dari bulan Oktober 2020 sampai April 2021 juga diduga menerima uang dari pihak lain melalui transfer rekening bank atas nama RA sebesar Rp 438 juta," ucap Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers, Kamis malam (22/4/2021)

RA adalah Riefka Amalia yang merupakan rekan Stepanus dan Maskur. Rekening Riefka diduga sebagai penampung uang untuk keduanya.

Namun, belum ada keterangan mengenai siapa pihak pemberi maupun maksud pemberian tersebut. Dalam pasal yang dijeratkan KPK kepada Stepanus dan Maskur, terdapat juga pasal tentang gratifikasi yakni Pasal 12 B UU Tipikor.

Stepanus dan Maskur dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B UU Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Adapun Syahrial menjadi tersangka pemberi suap dan dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tipikor.

Stepanus dan Maskur langsung ditahan usai jadi tersangka. Sementara Syahrial masih menjalani pemeriksaan.(ILON.HI.M)

Polda Banten Gelar Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK Dan WBBM


 
SERANG - FBINEWS.NET

Polda Banten menggelar acara Pencanangan Serentak Pembangunan Zona Integritas menuju wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) Satker Polda Banten dan Polres Jajaran Tahun 2021 di Aula Serbaguna Polda Banten, Jum'at (23/04/2021).


Acara pencanangan Zona Integritas ini dipimpin oleh Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho S.H.,M.H.,M.B.A yang didampingi Gubernur Banten Dr. Drs. H. Wahidin Halim, M.Si, Kepala Ombudsman Provinsi Banten Dedy Irsan, Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari M.H, PJU Polda Banten,Kapolres/ta Jajaran KH. Embay Mulya Syarief, dan KH. Abuya Muhtadi Dimyati.


Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho S.H.,M.H.,M.B.A, dalam amanatnya mengatakan bahwa pencanangan pembangunan Zona Integritas merupakan satu langkah untuk melakukan penataan terhadap sistem organisasi polri, menjadi semakin efektif dan efisien, dengan aparatur yang yang bersih dan bebas dari KKN, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional. 

“Dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik (good goverment) dan pemerintahan yang bersih (clean goverment), polda banten dan polres/ta jajaran berkomitmen untuk melakukan pembangunan zona integritas, hal ini juga sejalan dengan program prioritas kapolri khususnya tentang percepatan pembangunan zona integritas menuju WBK DAN WBBM di seluruh satker dan satwil polri," Kata Rudy Heriyanto

Rudy Heriyanto menyampaikan pencanangan zona integritas ini akan difokuskan pada penerapan program manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan manajemen sdm, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersifat konkrit, dapat dirasakan hasilnya dan mudah di nilai pencapaiannya. 

"Hari ini dari 30 satker di polda banten dan jajaran yang melakukan pencanangan pembangunan zona integritas sebanyak 25 satker, 4 satker telah melakukan pencanangan yaitu ditlantas, polresta tangerang, polres pandeglang dan polres cilegon serta 1 satker telah meraih predikat WBK yaitu polres serang," Ujar Rudy Heriyanto.

Sementara itu Gubernur Banten Dr. Drs. H. Wahidin Halim, M.Si menyampaikan apresiasi dan sangat senang bisa menyaksikan Pencanangan Serentak Pembangunan Zona Integritas menuju wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) Satker Polda Banten dan Polres Jajaran Tahun 2021

“Melalui penandatanganan ini, diharapkan menjadi penyemangat bagi Polda Banten dan Polres Jajaran dalam melaksanakan tugas serta mewujudkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah wilayah birokrasi bersih dan melayani,” Kata Wahidin Halim.

Kepala Ombudsman Provinsi Banten Dedy Irsan menyampaikan Pencanangan pembangunan zona integritas merupakan langkah awal dan bagian dari mensukseskan reformasi birokrasi, dengan melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif, efisien dan pelayanan prima. Pencanangan ini juga merupakan salah satu syarat dari penilaian mandiri reformasi birokrasi yang diamanatkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik." kata Dedy Irsan (Ari)



Sumber Bidhumas Polda Banten

LSM Topan RI akan Laporkan Dugaan Betonisasi asal Jadi di Kecamatan Rajeg


 
TANGERANG-FBINEWS.NET

Alokasi APBD tahun 2021 melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam Kabupaten Tangerang kembali diciderai ulah curang oknum kontraktor nakal.


Proyek yang dikerjakan oleh CV. Bintang Chila dengan anggaran Rp. 99.383.000 tentang peningkatan jalan perumahan Taman Raya Desa Mekarsari Kecamatan Rajeg pada Minggu 18/04/2021.

Pasalnya pekerjaan Infrastruktur pengecoran jalan di Perumahan Taman Raya Rajeg RT 010/007 Desa Mekarsari Kecamatan Rajeg ini, telah mengurangi komponen bahan sebagai mana mestinya (tidak sesuai spesifikasi teknis).

Dari hasil investigasi di lapangan saat pengecoran dan sebelum nya ternyata tidak sesuai dengan aturan semestinya, Sehingga timbul pertanyaan bagi para sosial kontrol.

beberapa wartawan yang turun ke lapangan monitor di lokasi, pengecoran masih dikerjakan, selain terlihat plastik sheet tidak full saat pelaksanaan, ketinggian/tebal kurang dari spesifikasi.

Selain itu, pemasangan dengan ketebalan ada yang 10.5 cm,ada juga yang 17 cm. Semua tidak merata.

Saat hendak dikonfirmasi pihak pelaksana dan pengawas dari dinas tidak ada dilokasi hanya pekerja saja.

Ketua DPW Propinsi Banten TOPAN RI, Antonio Simbolon SH menjelaskan adanya pengurangan volume ketebalan betonisasi sangat merugikan negara.

"Akan saya laporkan proyek tersebut," geramnya.

Kejadian ini tidak bisa dibiarkan. Harus diusut tuntas, kita akan layangkan surat lapdu (laporan dugaan) 

"Agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali karena hal ini telah merugikan negara dan masyarakat sebagai penerima manfaat,"pungkasnya.

Sementara kepala Dinas PUPR ketika di konfirmasi Via WhatApp belum juga memberikan klarifikasi(Ari)

Indahnya Berbagi Di Bulan Suci Kejari Kota Tangerang Berbagi Sahur Dengan Nasi Bungkus

   
KOTA TANGERANG-FBINEWS.NET

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang bersama jajaran membagikan nasi bungkus untuk sahur bagi pejuang rejeki di jalanan saat pandemic dalam program *MARKISA* (Mari Kita Sahur)
  

Pelaksanaan pada hari jumat dinihari tgl 23 april 2021 mulai pukul 02.00 wib dengan rute hampir di seluruh wilayah kota tangerang dengan membagikan nasi bungkus sebanyak 400 bungkus untuk para pejuang rejeki yang masi mengais rejeki djalanan dwaktu sahur.

Kajari sampaikan Ini bentuk kepedulian kami dari insan adhyaksa tehadap sesama. Momen yang tepat dan indah untuk berbagi dengan sesama di bulan suci ramadhan, semoga atas apa yang kami lakukan ini Semoga mendapat barokah dari Tuhan YME. Amiin.(Teddy

Kasus Perusakan Alam Gunung Liman, Ditreskrimsus Polda Banten Ternyata Sudah Tindak Lima Tersangka Penambangan Emas Liar

   
SERANG - FBINEWS.NET

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Banten Kombes Pol Joko Sumarno mengatakan pihaknya melalui Subdit Tipiter telah melakukan penyelidikan dan investigasi terkait perusakan alam akibat akitivitas gurandil di Gunung Liman, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.


"Sudah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan atas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Lebak ini. Apalagi terkait aktivitas PETI, sejak Januari kemarin kita aktif melaksanakan penindakan-penindakan," ungkap Dirreskrimsus. Kamis (22/4/2021).

Dalam penanganan terhadap aktivitas PETI atau gurandil, Subdit Tipiter telah memproses dan telah menetapkan lima warga sebagai tersangka.


Kelima warga yang ditetapkan tersangka tersebut merupakan satu jaringan, mulai dari pelaku penambangan, pengolah hingga pemasok merkuri.

"Jadi sudah kita lakukan penindakan dengan lima warga menjadi tersangka. Kelima tersangka masih satu kaitan. Ada juga yang masih dalam proses penyidikan dan ada juga yang masih tahap penelitian kejaksaan," terang Kombes Pol Joko Sumarno.

Selain penindakan, pihaknya juga melakukan langkah persuasif dengan menemui masyarakat sekitar Gunung Liman agar menghentikan aktivitas gurandil.

Serta bersama-sama menjaga kelestarian gunung yang disebut-sebut sebagai daerah sakral yang tidak boleh sembarangan orang mengunjungi.

"Dua minggu lalu kami kembali menemui dan mengingatkan para tokoh serta masyarakat di sekitaran Gunung Liman agar tidak lagi melakukan perusakan dan bersama-sama menjaga kelestarian gunung," tandasnya.

Sebelumnya, Ki Pulung tetua adat suku Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, menangis saat melihat kondisi Gunung Liman,yang kini dirusak oleh para penambang emas ilegal alias gurandil.

Gunung Liman itu merupakan kawasan adat wewengkong Cibarani yang berbatasan langsung dengan wilayah adat Baduy Dalam.

Oleh masyarakat suku Baduy, gunung tersebut disebut-sebut sebagai daerah sakral yang tidak boleh sembarangan orang untuk mengunjungi kawasan gunung tersebut.

"Kami ini (Baduy,-red) dapat amanat dari para leluhur untuk menjaga Gunung Liman ini. Sekarang, gunung kalebur, Lebak di Rusak, duit karabah, " kata Ki Pulung dalam video yang di terima Pos Kota dari Kepala Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Kamis (21/4/2021). (Ari)



Sumber Bidhumas Polda Banten

2021/04/22

Dirbinmas Polda Banten Ajak Masyarakat untuk Tidak Mudik Lebaran


 
PANDEGLANG - FBINEWS.NET

Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, S.H., M.Si., mengajak kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah hukum Polda Banten untuk tidak melakukan mudik lebaran.


Hal tersebut dikatakan Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, S.H., M.Si., saat menjadi narasumber di Radio Paranti 105.6 FM Pandeglang dengan tema "Tidak Mudik menjadi Pilihan Bijak". Kamis, (22/04/2021).

Ia mengatakan bahwa larangan mudik tersebut dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


"Larangan mudik lebaran ini harus dilakukan pemerintah. Dimana tujuannya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena dengan kita tidak melakukan mudik ke kampung halaman akan membantu pemerintah dalam menekan angka bahkan membasmi penyebaran Virus Covid-19 di indonesia," imbuhnya.

Lebih lanjut, Riki Yanuarfi menjelaskan bahwa guna mendukung program pemerintah maka Polda Banten akan melakukan penyekatan di beberapa titik guna mencegah masyarakat yang melakukan mudik lebaran.

"Untuk mendukung Program Pemerintah dengan melarang mudik, maka transportasi darat, laut dan udara akan di batasi. Terkecuali untuk kepentingan mendadak atau bersifat khusus seperti halnya wanita hamil yang ingin melahirkan di kampung halaman karena alasan tertentu, saudara / orang tua meninggal, kendaraan yang digunakan pendistribusian logistik / kebutuhan Pokok Masyarakat, dan Lain - lainya," jelasnya.

"Dan kita dari Polda Banten juga akan melakukan penyekatan di 16 titik, jadi ketika ada masyarakat yang masih nekat melakukan mudik akan kita putar balikkan," lanjutnya.

Terakhir, Riki Yanuarfi mengajak kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah hukum Polda Banten untuk bersama-sama membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat mari kita dukung program pemerintah ini. Jangan dulu mudik selama pandemi covid-19 belum berakhir. Dan tidak mudik menjadi pilihan bijak," tutupnya.(Ari)



Sumber Bidhumas Polda Banten

PENDAPATAN SPIT DAN PENJUAL DI PELABUHAN SPIT KUPAL MENURUN DI BULAN RAMADAN


 
HALSEL-FBINEWS.NET

Sebutan bulan puasa sebagai bulan yang penuh berkah bukanlah Kata Kata yang semata selain nikmatnya ibada yang bertambah, pahala yang di hasilkan terus berlipat ganda, rezeki yang didapatkan bisa terus mengalir dan banyak peluang bisnis dibulan puasa.


Kamis tgl 22 April 2021 di hari ke sepuluh bulan puasa aktifitas spit boat dipelabuhan kupal yang melayani beberapa kecamatan di kabupaten halmahera selatan terutama Kawasi obi, doko, palamea dan sekitar nya mengalami penurunan sehingga pendapatan pun menurun.

Awak media fbinews mewawancarai salah satu ana buah spit boat bundes palamea berinisial EC mengatakan bahwa pendapatan di bulan puasa dengan bukan bulan puasa ada perbedaan, kalau bukan bulan puasa biasanya satu bulan pendapatan bisa mencapai 20 juta dan satu hari spit bisa jalan dua kali dalam sehari beda dengan bulan puasa. 


lanjut EC klu dalam bulan puasa pendapatan menurun, ini saja tong so parkir 3 hari beda dengan hari biasa.

Awak media fbinews juga menemui salah satu anak buah spit beat SINAR GAMALA yang berinisial EM mengatakan hal yang sama, seperti apa yang di katakan EC. 

"Dan Fbinews juga mewawancarai beberapa penjual di pelabuhan spit berinisial AF, IA dan AT mengatakan bahwa pendapatan mereka di bulan puasa sangat jauh menurun di bandingkan di hari biasa, lanjut mereka mengatakan bahwa kalau pendapatan kami perhari Dihari biasa bisa Rp 1.000.000 sampai dengan Rp. 1.500.000 tapi di bulan puasa ini jauh lebih menurun paling Rp 500.000 sampai dengan Rp 700.000 perhari kami berjualan di sini tergantung ramainya penumpang spot beat.

Lanjut AF, IA dan AT mengatakan dan mengelu bahwa kami berjualan di pelabuhan spit beat ini ada sekitar lima orang sejak pelabuhan spit di resmikan tahun 2017 sampai sekarang.

Salu satu Dari mereka mengatakan kalau boleh kami juga di ijinkan untuk mendirikan bangunan untuk berjualan sama dengan teman kami yang sudah duluan mendirikan bangunan nya untuk berjualan kami mohon dari dinas terkait dalam hal ini dinas perhubungan juga harus mengijinkan kami sama halnya dengan mengijinkan teman kami yang Sudah mendirikan bangunan padahal kita semua dari thn 2017 berjualan sama2 kami mohon dari bapak bupati agar bisa mengijinkan kami mendirikan bangunan untuk berjualan.( latif maruapey)