2020/01/28

Kapolsek Batu Ceper Penuhi Undangan Peringtaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H dan Haul Abdurrahman Wahid ( Gusdur ) yang ke- 10





Tangerang - Fbinews.net

Mengandung makna terdalam di dalam ajaran Islam, telah dilaksanakan kegiatan " Asshiddiqiyah 2 Bersholawat dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang ke-10 di lapangan terbuka Pondok Pesantren Asshidiqiah 2 JL. Garuda Raya No 32 Kelurahan Batujaya Kecamatan Batu Ceper Kota Tangerang, dengan jumlah sekitar kurang lebih 1.000 orang, selaku penanggung jawab kegiatan adalah  KH. M. ULIL ABSHOR AL HAFIDZ, LC.  Adapun untuk Tema maulid yang di usung panitia penyelenggara adalah " bersama baginda nabi Muhammad SAW kita tebarkan perdamaian,  persatuan dan kebahagiaan di muka Bumi" (27/01/2020) 20.00 WIB

Kapolsek Batu Ceper KOMPOL WAHYUDI. SH telah mewakili Kapolres Metro Tangerang  Kota dalam penuhi undangan di dalam kegiatan  Asshiddiqiyah 2 bersholawat dan Kapolsek sekaligus pimpin pengamanan kegiatan tersebut kapolsek memberikan arahan tentang situasi Kamtibmas yaitu ‘’ Alhamdulillah acara berlangsung sukses dan bermakna sekali terhadap kegiatan Asshiddiqiyah 2 bersholawat kemudian selaku generasi penerus bangsa dapat mengabil pembelajaran yang telah di berikan oleh para ulama terkait acara Maulid Nabi Muhammad SAW, saya selaku penanggung jawab keamanan kamtibmas menghimbau kepada adik-adik santri agar terus belajar untuk meraih cita-cita yang mulia.’’ (Tutur Wahyudi.SH) 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Walikota Tangerang Drs. H. Sachrudin. (mewakilkan Walikota Tangerang), Danramil 02 Batu Ceper Mayor ARM Bambang Heryanto. S.Sos, Kapolsek Batuceper Kompol Wahyudi, SH, Sekcam Batuceper H. Sa'adih Muhtar, M.Si, Para pimpinan PJU Polsek Batu ceper, Tokoh alim ulama ponpes Asshidiqiah 2, Santriwan dan santriwati Ponpes Asshidiqiah 2 Batu Ceper, Tokoh agama, tokoh masyarakat dan Warga Masyarakat.

Sambutan dari Wakil Walikota Walikota Tangerang Drs. H. Sachrudin dengan inti sambutan adalah.   "' marilah kita terapkan semangat kecintaan  kita kepada ALLAH SWT, marilah kita tingkatkan keimanan kita di dalam kesadaran di dalam persatuan dan kesatuan di dalam bangsa dan Negara Indonesia, sedikit penjelasan bahwa untuk para hadirin – hadirin yang terhormat dan telah hadir di acara ini serta para adik-adik Santri-santri yang kucintai dengan adanya kegiatan Haulnya Gusdur yang ke – 10 kegiatan pada malam ini kita wajib menerapkan semangatnya dan kecintaan kepada ALLAH SWT, mengenang perjuangan Gusdur salah satu putra bangsa semoga kita selalu di berikan keberkahan oleh Tuhan Yang Maha Esa,  Akhlak yang mulia saling berbagi informasi dengan berdaya saing tinggi di sinilah tempat generasi penerus bangsa dan negara yang di mulai dari Pondok Pesantren, di dalam peringatan hari besar Islam Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H mari kita tingkatkan keimanan dan kesadaran di dalam persatuan dan kesatuan di Negeri ini semoga dengan suasana kegiatan yang bernuansakan islami  dapat meningkatkan kesadaran di dalam kehidupan agar terbina situasi yang aman dan tentram.tegas wakil walijota. 

penceramah Agama Yang di berikan oleh  AL HABIB JINDAN BIN SALIM dengan tema ceramah "Jadilah manusia yang penuh dengan kasih sayang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW, Marilah kita sebarkan  kebaikan di muka bumi ini berikan manfaat kepada sesama umat manusia jadilah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, kita di wajibkan saling sayang-menyayangi terhadap semua manusia janganlah saling pilih memilih,  Jadikanlah contoh kehidupan  sesuai dengan ajaran Nabi Besar Muhammad.SAW,  berdakwalah  dengan baik dan sebarkanlah berita kepada umat manusia tentang kasih sayang hindarilah pertempuran dan peperangan contohlah Sosok Nabi bahwa beliau menerapkan keinginannya agar menjadi situasi keamanan menjadi aman dan tentram walau berbeda agama sekalipun sang Nabi mempunyai rasa Kasih Sayang Yang Tinggi’’.

Menurut penjelasan humas Polsek Batu ceper menjelaskan bahwa "  untuk Jumlah keseluruhan kekuatan PAM Kurang lebih 67 personil, dengan perincian sebagai berikut untuk Polsek Batuceper 17 personil, Koramil 02 batu ceper 3  personil, Dishub Kota Tangerang sebanyak 11 personil, Organisasi Banser NU 35 personil".( Tutur Eko indri Yanto) 

Selaku KA PAM Obyek Kapolsek Batu Ceper KOMPOL WAHYUDI. SH,  untuk situasi acara Maulid Nabi dan Haul Gusdur yang ke-10 terpantau dalam situasi yang meriah bernuansakan islam yang tinggi sesuai dengan pemberian pemahaman tentang maksud dan tujuan panitia penyelenggara adalah memberikan pengetahuan tentang agama dan pemberian contoh kehidupan Nabi Muhammad SAW sesuai dengan tema kegiatan yaitu bersama baginda nabi Muhammad SAW kita tebarkan perdamaian,  persatuan dan kebahagiaan di muka Bumi." (jelas Eko indri Yanto) 

ARI. S.

Setelah Aksinya Viral di Medsos 2 Bajing Loncat Diringkus




Jakarta - Fbinews.net

Polres Metro Jakarta Utara bekerja sama dengan Polsek Cilincing meringkus dua bajing loncat (bajilo) yang biasa beroperasi di sekitaran Cilincing, Jakarta Utara.

Kedua tersangka, MD (19) dan DP (15), ditangkap setelah aksi mereka viral di media sosial, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, S.I.K., S.H, M.SI mengatakan, video viral yang merekam aksi keduanya saat mencuri barang dari sambungan truk trailer di Jalan Cakung Cilincing, terjadi pada Kamis (23/1/2020) yang lalu.

Berbekal barang bukti video yang viral itu, kami langsung menyelidiki identitas dan keberadaan para tersangka. Alhasil, pada Minggu (26/1/2020), MD dan DP ditangkap di sekitaran wilayah Kebon Baru, Cilincing, Jakarta Utara.

“Dari face recognition melalui video viral, petugas menduga bahwa pelakunya tidak jauh dari TKP. Dan betul, bahwa di sekitaran Kebon Baru petugas melakukan penangkapan terhadap para tersangka,” kata Kapolres Metro Jakut Kombes Pol Budhi Herdi Susianto di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (27/1/2020).

Dari penangkapan ini, polisi juga mengamankan barang bukti yang dicuri para tersangka dari sambungan truk trailer.

Barang bukti yang diamankan berupa dua karet ban, dua tali tekel, dan satu unit dongkrak. Selain kedua bajilo, polisi juga menangkap dua orang penadah berinisial LD dan DN.

Source : Polres Metro Jakut

Aktivitas Kapal Isap Produksi Pasir Timah Di Perairan Pantai Jelitik Sungailiat Dikeluhkan Masyarakat




Sungailiat Bangka - Fbinews.net

Terkait dengan adanya aktivitas kapal isap produksi (KIP) di perairan pantai jelitik Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Andi Nirwan selaku tokoh masyarakat nelayan II sungailiat mengeluhkan dengan adanya aktivitas tambang laut menggunakan kapal isap produksi (KIP) milik PT. Pulomas yang sudah memasuki garapannya sangat dekat dengan bibir pantai jelitik sungailiat, telah terlihat jelas dan telah dilakukan pengukuran oleh pihak nelayan tangkap dengan menggunakan GPS hasilnya dinyatakan penggarapan kedua kapal isap produksi pasir timah beraktivitas jaraknya hanya 200 meter dari bibir pantai jelitik kata Adi Nirwan yang selalu disapa dengan nama (Ambonai) kepada awak media ini.

Menurut Andi Nirwan, ada dua (2) unit kapal isap poduksi pasir timah yang beraktivitas di bibir pantai jelitik sungailiat yaitu kapal isap produksi pasir timah enam belas (16) dan kapal isap produksi pasir timah Antasena milik PT. Pulomas.

"Saya pantau ada dua kapal isap produksi pasir timah yang beroperasi di bibir pantai jelitik yaitu kapal isap produksi pasir timah enam belas (16) dan satunya kapal isap produksi pasir timah Antasena kedua kapal tersebut milik PT. Pulomas", ujar Andi Nirwan selaku Tokoh masyarakat nelayan II sungailiat senin (27/01/2020) di sungailiat.

Masih menurut Andi Nirwan, kedua kapal isap produksi pasir timah tersebut sudah sejak 2 (Dua) minggu ini beroperasi di bibir pantai jelitik ini, tanpa ada penindakan dari pihak manapun, baik itu dari PT. Timah Tbk ataupun dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka", terang Andi Nirwan (Ambonai panggilan akrabnya).

Selain itu suara yang di timbulkan oleh kedua kapal isap produksi pasir timah tersebut sangat mengganggu masyarakat sekitar dan juga mengganggu aktivitas nelayan tangkap mencari ikan, apalagi muara sungai jelitik menjadi semangkin dangkal oleh karena limbah pasir dan lumpur bekas cucian pasir timah dari kedua kapal isap produksi pasir timah itu menumpuk yang sangat Mengganggu alur keluar masuknya perahu nelayan di muara jelitik.

"Akibatnya alur muara jelitik jadi dangkal dan membuat para nelayan tangkap kesulitan melaut. Pendangkalan itu terjadi karena bekas limbah cucian pasir timah dari kedua kapal isap produksi pasir timah menumpuk menjadi terganggu keluar masuknya perahu nelayan di alur muara", terang Andi Nirwan kembali.

Seharusnya kapal isap produksi pasir timah (KIP) beroperasi berjarak 2 (dua) mil dari bibir pantai, tapi fakta dilapangan nyatanya kapal isap produksi pasir timah beroperasi hanya 200 meter dari bibir pantai jelitik.

"Kalau kapal isap produksi pasir timah  milik PT. Pulomas masih tetap beraktivitas di jona 200 meter dari bibir pantai, Nelayan tangkap kami akan melakukan pengusiran terhadap beroperasinya kedua kapal isap produksi pasir timah tersebut.
Jelas dengan adanya pengoperasian kedua kapal isap produksi pasir timah di bibir pantai jelitik sungailiat sangat mengganggu keluar masuknya perahu nelayan tangkap kami mau melaut, Sedangkan hanya itu pekerjaan mereka sehari-hari mencari nafkah untuk keluarga", ujar Ambonai.

Andi Nirwan berharap pihak PT. Timah Tbk dan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka beserta pihak Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BABEL) untuk segera mengambil langkah-langkah yang bijak, jangan sampai nanti masyarakat nelayan tangkap kami yang turun melakukan pengusirannya, demi keamanan dan ketertiban di wilayah tangkap nelayan khususnya dan Kabupaten Bangka pada umumnya.

"Kami para nelayan tangkap minta PT. Timah Tbk menanggapi hal ini dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka mengambil langkah-langkah bijak, sebelum nanti masyarakat nelayan tangkap sungailiat dan sekutarnya turun untuk mengadakan pengusiran kedua kapal isap produksi pasir timah yang sudah mengganggu aktivitas nelayan tangkap, ini semua demi keamanan dan Ketertiban kita bersama di semua pihak", tutup Ambonai.

Ali Rachmansyah

2020/01/27

Kasus Pencurian Motor Berhasil Diungkap Sat Reskrim Polresta Samarinda


Samarinda – Fbinews.net

Seorang pemuda berhasil di amankan oleh Tim Macan Borneo Sat Reskrim Polresta Samarinda, Minggu (29/02/2020).

Tim Macan Borneo tersebut dipimpin Kasat Reskrim Kompol Damus Asa S.H., S.I.K., berhasil ungkap kasus pencurian di parkiran Masjid Baitul Muttaqien (Islamic Center), pada hari Minggu tanggal 29 Desember 2019.

Kronologi kejadian, korban sdr. Budi Setyawan memarkirkan kendaraannya dalam keadaan terkunci stang sekitar pukul 15.00 WITA, kemudian korban masuk kedalam Masjid untuk beribadah. Setelah korban keluar dari Masjid sudah tidak mendapati lagi motornya di Parkiran.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Macan Borneo berhasil mengamankan tersangka FB beserta dengan barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha Mio.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana S.I.K., M.H., mengatakan Tersangka FB disangkakan melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara. tutup Kombes Pol Ade Yaya.

Source : poldametrojayadotinfo 

Polda Jawa Barat : Kasus Sunda Empire masuk ke tahap penyidikan


Bandung - Fbinews.net

Polda Jawa Barat meningkatkan status laporan kemunculan Sunda Empire. Kasus ini sudah masuk ke tahap penyidikan.

"Kasus sudah naik ke penyidikan," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Suhartiyono, Senin (27/1/2020).

Meski sudah naik ke tingkat penyidikan, polisi belum menetapkan tersangka. Pihaknya akan memanggil kembali petinggi Sunda Empire. "Insya Allah secepatnya. Lusa kita panggil lagi mereka," kata Kombes Pol Hendra.

Seperti diketahui, Polda Jabar menyelidiki kemunculan Sunda Empire yang mengaku sebagai kekaisaran matahari. Penyelidikan didasari oleh laporan model A.

Dalam penyelidikannya, Polda Jabar sudah memeriksa dedengkot Sunda Empire Nasri Banks dan salah seorang anggota berinisial A.

Di waktu yang berbeda, salah seorang petinggi Sunda Empire Rangga Sasana atau HRH Rangga mengklaim bahwa Sunda Empire tak melanggar hukum.

"Polisi telah mengumumkan bahwa tidak ada pelanggaran hukum apapun," ucap Rangga, Jumat (24/1/2020).

Rangga menyebut tidak adanya pelanggaran hukum ini dikarenakan keberadaan Sunda Empire tak merugikan orang lain.

"Sunda Empire tidak merugikan siapapun dan tidak melangar hukum apapun baik hukum nasional maupun hukum internasional," katanya.

Source : poldametrojayadotinfo 

Berkedok Koperasi Simpan Pinjam, Pelaku Penipu Online Ditangkap Polda Sulsel


Makassar - Fbinews.net

Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel membongkar penipuan online berkedok koperasi simpan pinjam. Modusnya pelaku meminta uang administrasi kepada korban agar dana pinjaman dapat cair cepat.

"Sejak September 2019 hingga Januari 2020, pelaku mengirimkan ribuan SMS untuk mengiklankan pinjaman online dengan nama Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama ke nomor acak," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo di Makassar, Sulsel, Senin (27/1/2020).

Kasus ini terungkap setelah Subdit V Cyber Crime Polda Sulsel menemukan SMS iklan peminjaman secara online yang diduga merupakan modus penipuan. Setelahnya, polisi kemudian melakukan penelusuran dan menemukan pelaku berinisial FD.

"Modusnya setelah korban tertarik melakukan peminjaman kepada pelaku, kemudian pelaku meminta sejumlah uang administrasi agar dapat mencairkan dana peminjaman yang diajukan korban," ungkap Kombes pol Tompo.

Korban FD tidak hanya berada di lingkup Sulsel, tetapi juga korbannya sampai ke wilayah Ngawi, Jawa Timur.

"Setelah korban mentransfer dana administrasi, pelaku langsung memblokir nomor korban," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

"Jumlah kerugian kita akan dalami korban-korban yang lain atas penipuan pelaku. Sistemnya dilakukan transfer," imbuh Kombes Pol Tompo.

Atas perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan Pasal 25 ayat (2) Jo Pasal 29 ayat (1) RI, nomor 19 tahun 2016 dengan ancaman hukuman hukuman penjara paling lama 12 tahun dan denda Rp 12 miliar.

Source : poldametrojayadotinfo 

4 Begal yang Beraksi di Warteg Mamoka Bahari Ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan


Jakarta - Fbinews.net

Kasus perampokan di warteg Mamoka Bahari, kawasan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ternyata berjumlah empat orang. Setiap pelaku memiliki perannya masing-masing.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Bustomi Purnama mengatakan, pelaku yang diduga berjumlah tiga orang ternyata ada empat pelaku. Para pelaku adalah, AW yang ditangkap pada 25 Januari di Sumsel dan AF alias J yang ditangkap pada 26 Januar di Srengseng, Jakarta Selatan. Peran AW dan AF adalah sebagai joki yang membawa sepeda motor sedangkan untuk dua tersangka lain yaitu PS dam SB sebagai eksekutor.

"SB terpaksa kita tembak kakinya, karena berusaha melarikan diri. Sb juga yang pegang celurit kalau PS yang menahan korban untuk lari," Katanya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Dari pengakuan pelaku, uang hasil kejahatannya digunakan untuk makan dan membeli narkoba jenis sabu. "Saat penangkapan disalah satu pelaku berinisial AW kita temukan satu paket sabu, semuanya sudah kita tes urinnya dan kita tunggu hasil permeriksaannya nanti," tegas Kapolres.

Kombes Pol Bustomi melanjutkan, pihaknya masih menelusuri apakah ada korban lain dalam aksi mereka. Untuk sementara, pengakuannya baru satu aksi yang mereka lakukan.

"Mereka kita kenakan Pasal 368 KUHp terkait pengancaman dan pemerasan dengan ancaman hukuman penjara diatas lima tahun," pungkas Kombes Pol Bustomi.

Source : poldametrojayadotinfo 

2020/01/25

Korupsi Oknum Kades Kab.Lahat, Polres Lahat Adakan Press Conference


Lahat - Fbinews.net

Pada hari kamis tanggal 23 januari 2020, pukul 10.00 wib bertempat di Ops room polres lahat , dalam kegiatan Press Conference Kasus Korupsi Penggunaan Dana desa Oleh Oknum Kades Gedung Agung Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat. Press conperence dipimpin langsung oleh Kapolres lahat AKBP Irwansyah SIK.MH.CLA, didampingi oleh waka polres lahat Kompol Budi Santoso.S.Sos, kasat reskrim AKP Hery Jusman SH.kasubag humas polres lahat Iptu Sabar T, dan kanit tipikor Ipda Suhendra SH.

Kasus korupsi penggunaan dana desa gedung agung kec. Kota agung kab. Lahat pada tahun 2017 oleh oknum kades Sarudin berdasarkan LpA-145/VIII/2019/Sumsel/res lahat tanggal 22 agustus 2019 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 576.000.000 ( lima ratus tujuh puluh enam juta rupiah ).

Dalam keterangan pers dihadapan para media cetak maupun eletronik kapolres lahat menerangkan bahwa terendusnya kasus ini berawal dari kecurigaan warga masyarakat desa gedung agung kec. Kota agung terhadap oknum kades yang pola hidupnya berubah, pada rahun 2017 desa gedung agung mendapatkan dana desa yang bersumber dari APBN tahun 2017 sebesar Rp. 753.000.000 ( tuju ratus lima puluh tiga juta rupiah) namun dana tersebut tidak di realisasikan untuk pembangunan sesuai RAM dan gambar yang mengakibatkan pembangunan fasilitas desa berupa jalan usaha tani, tembok penahan tanah, jembatan dan pkat dauker, dan uangnya untuk kepentingan pribadi seperti gaya hidup mewah, berpoya-poya dan ketempat-tempat hiburan malam.

Adapaun ancaman hukuman pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp. 200.000.000 ( dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp.1.000.000.000 (satu milyar rupiah) bagi setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu kooperasi yang dapat merugikan keuangan negara, sesuai dengan pasal 2 ayat 1 UU no. 13 tahun 1999 junto UU no.20 tahun 2001.

Masih dalam keterangan kapolres lahat bahwasanya polri sudah mengadakan MOU dengan mendagri dari mulai tingkat pusat sampai dengan tingkat daerah ( desa desa ) untuk mengawasi dana desa melalui kapolsek dan anggota babin kantibmas yang langsung terjun ke masyarakat, untuk itu kami himbau kepada para kepala desa jangan coba-coba untuk menyalahgunakan dana desa tersebut dan polri khususnya polres lahat akan memproses dan melakukan penangkapan terhadap oknum kades yg bersangkutan.

Kades desa gedung agung kec. Kota agung atas nama Sarudin bin Sukiman setelah adanya laporan polisi dan dikakukan penyidikan dan dinyatakan cukup bukti kemudian pihak polres lahat melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Source : mascipoldotcom