Dukungan Penuh untuk Proyek Strategis dan Investasi di Maluku
Ambon – Fbinews
Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, menerima kunjungan silaturahmi dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta PT Pertamina EP Cepu Region IV di Ruang Tamu Kapolda Maluku, Senin (10/11/2025) pagi. Hal ini dalam rangka memperkuat sinergitas dan koordinasi antara Kepolisian dengan pelaku usaha strategis nasional,
Kunjungan tersebut dihadiri oleh pejabat utama Polda Maluku dan jajaran SKK Migas serta PT Pertamina EP Cepu Region IV. Dari pihak Polda Maluku, hadir Kapolda Maluku, Dirpamobvit Polda Maluku, Wadir Intelkam Polda Maluku, dan Ps Kasubdit II Dit Intelkam (Panit 3).
Sementara dari pihak SKK Migas dan Pertamina EP Cepu Region IV, turut hadir Penasehat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Maritim Laksamana Muda (Laksda) TNI Julius Widjojono, Kepala Departemen Operasi SKK Migas Pamalu Raden Adya Fadillah, serta jajaran pimpinan Pertamina EP Cepu Region IV dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Binaya.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Maluku menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan silaturahmi dari SKK Migas dan PT Pertamina EP Cepu Region IV. Kapolda menegaskan bahwa Polda Maluku siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional di wilayah Maluku, termasuk proyek pengembangan Blok Masela dan kegiatan eksplorasi di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
“Kami menyambut baik kunjungan dari SKK Migas dan Pertamina EP Cepu Region IV. Banyak proyek strategis di Maluku, khususnya Blok Masela, yang memerlukan dukungan lintas sektor. Polda Maluku pada prinsipnya siap mendukung sepenuhnya pelaksanaan proyek-proyek pemerintah demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolda Maluku.
Kapolda juga menyoroti berbagai tantangan di lapangan, khususnya terkait permasalahan sosial dan sengketa tanah yang kerap menjadi kendala dalam pelaksanaan proyek nasional. Namun, beliau optimis bahwa dengan komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik.
“Kunci keberhasilan proyek nasional adalah komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi yang baik antarinstansi. Dengan sinergi, kita dapat memitigasi potensi permasalahan di lapangan dan memastikan kesejahteraan masyarakat dapat dirasakan secara merata,” lanjutnya.
Terkait rencana kegiatan eksplorasi di wilayah laut Kabupaten Seram Bagian Timur dengan radius hingga 8.000 km² (sekitar 80.000 hektar), Kapolda menekankan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya nelayan yang menggantungkan hidupnya di wilayah tersebut.
“Pertamina dan SKK Migas perlu melakukan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada masyarakat agar pelaksanaan proyek tidak menimbulkan gangguan sosial. Stabilitas masyarakat harus dijaga, jangan sampai ada pihak yang merasa dirugikan. Dengan komunikasi yang baik, saya yakin situasi keamanan akan tetap kondusif,” tegas Kapolda.
Sementara itu, Penasehat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Maritim, Laksda TNI Julius Widjojono, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kapolda Maluku dan jajaran. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dengan pelaku usaha strategis negara.
“Kami datang untuk membangun kemitraan dengan aparat penegak hukum, khususnya Polri. Dukungan dari Polda Maluku sangat penting dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional agar berjalan lancar dan sesuai ketentuan,” ujar Laksda Julius.
Selanjutnya, Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu Region IV, Bapak Muhamad Arifin, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan audiensi untuk memperkenalkan proyek baru yang akan dijalankan di wilayah Maluku.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Kapolda dan jajaran atas penerimaan yang sangat baik. Saat ini, kami tengah memulai proyek perdana di Maluku, tepatnya di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur. Melalui anak perusahaan kami, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), kami menjalankan tahap eksplorasi awal seperti survei seismik dan pengeboran eksplorasi. Untuk itu, kami sangat membutuhkan dukungan dan pengamanan dari Polda Maluku agar pelaksanaan proyek dapat berjalan aman dan lancar,” jelasnya.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kerja sama. Diskusi yang konstruktif antara pihak kepolisian dan SKK Migas serta Pertamina menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan stabilitas keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi strategis nasional.
Melalui pertemuan ini, Polda Maluku menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku industri energi dalam menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai koridor hukum demi terciptanya kesejahteraan masyarakat Maluku.

Posting Komentar