News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sumur Bor Baru di Sekotong NTB, Hadiah HUT Polairud Ke-75 untuk Warga Pesisir

Sumur Bor Baru di Sekotong NTB, Hadiah HUT Polairud Ke-75 untuk Warga Pesisir



Lombok Barat - Fbinews 

Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Polairud Baharkam Polri ke-75. Direktorat Polairud Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menyerahkan bantuan berupa pembangunan sumur bor air tawar permanen dan empat unit tandon berkapasitas total 4.000 liter bagi warga pesisir Telaga Lupi, Sekotong, Lombok Barat, Kamis (27/11/2025).


“Bantuan ini bukan sekadar proyek sosial biasa, melainkan solusi konkret dalam memberikan manfaat untuk warga terutama saat puncak musim kemarau yang kerap membuat sumur tadah hujan dan sumber air dangkal di wilayah tersebut mengering total,” terang Dirpolairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, saat ditemui di lokasi.


Menurut Boy kegiatan ini menegaskan bahwa jajaran Kepolisian memiliki kewajiban moral untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga dan penjamin keamanan, tetapi juga sebagai pelayan serta pengayom bagi masyarakat dalam arti yang luas.


“Air bersih adalah hak dasar yang tidak bisa ditawar. Kami mendengar keluhan warga, melihat kondisi mereka, dan memastikan kehadiran solusi yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya,” ungkap Boy.


Secara teknis, proses pengeboran dilakukan dengan kedalaman tertentu untuk memastikan air yang dihasilkan stabil dan layak konsumsi. Empat tandon air berukuran 1.000 liter kini berdiri rapi, menjadi reservoir yang siap menyalurkan air bersih ke puluhan Kepala Keluarga (KK) di sekitar Telaga Lupi.


Kehadiran fasilitas air bersih ini langsung disambut haru oleh masyarakat. Bagi warga, aliran air tawar dari sumur bor Polairud bukan sekadar bantuan, melainkan anugerah yang mampu mengubah cara hidup mereka.


Selama ini, setiap musim kemarau datang, sebagian warga terpaksa membeli air tangki dengan harga tinggi atau berjalan kaki sejauh dua kilometer menuju sumber mata air terdekatyang debitnya pun kian menipis. Hamdan, tokoh masyarakat sekaligus Ketua RT setempat, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.


“Ini bukan hanya bantuan, ini perubahan hidup. Anak-anak kami tidak perlu lagi libur sekolah hanya untuk membantu mencari air. Kami sangat bersyukur atas perhatian Polairud Polda NTB,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.


Selain memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga, kegiatan ini memperkuat jalinan hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat pesisir. Boyke meyakini bahwa kemitraan yang kuat menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban perairan NTB yang dikenal luas dan strategis.


“Program ini bukan sekadar perayaan dalam momentum HUT Polairud, melainkan untuk memperkuat pengabdian Polri bagi masyarakat terutama mereka yang membutuhkan bantuan kita,” tutup Dirpolairud Polda NTB.

** 

Tags

Newsletter Signup

Untuk Berlangganan

Posting Komentar