News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Identifikasi 13 Korban Longsor Tersisa, Polda Jabar Gunakan Data Ante-Mortem dan DNA

Identifikasi 13 Korban Longsor Tersisa, Polda Jabar Gunakan Data Ante-Mortem dan DNA



Bandung — Fbinews

Polda Jawa Barat memastikan bahwa satu kantong berisi kerangka manusia yang diterima pada hari keenam operasi pencarian tidak terkait dengan peristiwa longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa tim Disaster Victim Identification (DVI) menerima satu kantong jenazah berisi tulang-belulang yang diserahkan dari pos tim Search and Rescue (SAR) pada hari ini.


“Setelah dilakukan pemeriksaan forensik serta rekonsiliasi data post-mortem dan ante-mortem, tulang tersebut tidak teridentifikasi sebagai korban longsor,” ujarnya, dilansir dari laman Antaranews, Kamis (29/1/26).


Berdasarkan analisis tim forensik dan DVI, kerangka tersebut diperkirakan telah berusia lebih dari satu tahun sehingga tidak berkaitan dengan kejadian longsor yang baru-baru ini terjadi di lokasi tersebut.


Polda Jabar menduga tulang-belulang tersebut berasal dari makam keluarga yang terdampak longsor dan terbawa pergerakan tanah atau aktivitas alat berat selama proses evakuasi berlangsung.


Selain itu, Polda Jabar juga mengungkap adanya kasus khusus dalam proses identifikasi, yakni ditemukannya satu jenazah yang sempat berada dalam dua kantong jenazah berbeda.


Setelah dilakukan pencocokan data forensik, kedua kantong tersebut dipastikan berasal dari satu jenazah yang sama. Dengan demikian, saat ini masih terdapat 13 jenazah yang belum teridentifikasi dan masih menjalani proses identifikasi lanjutan.


"Terdapat satu jenazah yang teridentifikasi sama dengan jenazah pada kantong lainnya sehingga dari dua kantong jenazah tersebut kami satukan, karena hasil identifikasi menunjukkan jenazah yang sama," jelasnya.


Proses identifikasi lanjutan dilakukan melalui pencocokan data ante-mortem dari keluarga korban serta pemeriksaan DNA apabila data pembanding belum tersedia.


Terkait penanganan jenazah, Polda Jabar mencatat sebanyak 10 jenazah masih berada di sejumlah rumah sakit, yakni enam jenazah di Rumah Sakit Sartika, dua jenazah di Rumah Sakit Cibabat, dan dua jenazah lainnya di Rumah Sakit Welas Asih.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa hari ini pihaknya menerima tambahan tiga kantong jenazah dari pos Basarnas. Dua kantong di antaranya berisi jenazah utuh yang saat ini masih dalam proses identifikasi.


Ia menambahkan, hingga kini tim telah menerima total 55 kantong jenazah yang berhasil dievakuasi dari lokasi bencana. Dari jumlah tersebut, 41 jenazah telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

** 

Tags

Newsletter Signup

Untuk Berlangganan

Posting Komentar