News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Berbekal uang 10 ribu dari Ibu & Nenek. Anak Petani itu Kini Jadi Kapolda

Berbekal uang 10 ribu dari Ibu & Nenek. Anak Petani itu Kini Jadi Kapolda


Ternate–Fbinews.net 

Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si lahir di Boyolali, Jawa Tengah, 28 April 1968. Ia lulusan Akpol 1990, seniornya bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang merupakan alumni Akpol 1991.

Masa tugas Waris Agono banyak malang melintang di Brigade Mobile (Brimob) Polri.

Irjen Waris Agono mengawali dinas Kepolisian sebagai Pama Korbrimob Polri dan mengisi beberapa jabatan mulai dari Danton, Wadanki, Danki hingga Wadanyon C Resimen I Korps Brimob Polri.

‎Perjalanan hidup Waris Agono menjadi inspirasi banyak orang, dikarenakan waris berasal dari kalangan keluarga sederhana atau kurang mampu sebagai anak seorang petani. Dengan latar belakang itu tidak membuat ia menyerah dan patah semangat. Ia tetap berjuang untuk menggapai mimpinya, hingga kini ia dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Maluku Utara.
‎Jenderal polisi bintang dua itu resmi mulai bertugas sebagai Kapolda Maluku Utara pada 12 Maret 2025, menggantikan Midi Siswoko yang sebelumnya memimpin Polda Maluku Utara.
Dibalik capaian tersebut, Waris menyimpan kisah perjuangan panjang. Ia mengenang masa kecilnya yang tak jauh dari kehidupan di kampung. Saat duduk di bangku SMP, ia sudah membantu orang tua dan nenek nya bekerja keras dengan menggembala kambing di pedesaan. Ketika beranjak SMA, waris hidup ngekos seorang diri, jika libur sekolah, ia pulang ke kampung membantu ibu dan nenek mengurus ternak sapi juga nyangkul di sawah.
Setelah lulus SMA, Waris pergi merantau ke Magelang mencari nasip di negri orang dengan berbekal uang 10 ribu rupiah yang diberikan ibu dan neneknya tercinta, untuk mengikuti tes Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), dan alhamdulillah ia lulus.

‎Bahkan setelah diterima di Akademi Kepolisian pada rentang 1980–1987, Waris mengaku setiap pulang cuti masih turun ke sawah untuk membantu orang tuanya.
‎“Beberapa kali ada senior datang cari saya diruma, tetapi saya masih di sawah membantu ibu dan nenek macul sawah,” kenangnya.

‎Waris menyadari bahwa untuk meraih keberhasilan dibutuhkan kerja keras dan usaha tambahan. ‎Di masa-masa awal berdinas, Waris menabung hingga mampu membeli satu becak. Dari hasil usaha itu, ia membeli lagi hingga memiliki sepuluh becak, begitu pun sang istrinya juga turut berusaha dengan berjualan kue, masakan, dan pakaian. Bahkan waris dan istrinya sempat menjalankan usaha jual beli mobil juga properti.
‎“Jadi kalau kita tidak kerja keras atau tak ada tambahan usaha lain, akan sulit untuk berkembang,” jelasnya 
‎Menurut Waris, kunci keberhasilan itu adalah doa, patuh kepada orang tua, tidak membantah, serta terus belajar dan berusaha juga bersedekah. Olehnya itu Waris berpesan agar generasi muda tetap bekerja keras dan tidak malu berusaha demi meraih cita-cita.

 “Jika kita mau beli baju baru untuk pakai lebaran, kan kita harus kerja keras dan usaha sendiri, jadi intinya tidak boleh malu dan malas kalau pingin sukses,” tutur Waris Agono sambil mata berkaca-kaca saat menyampaikan kisah hudupnya di jurnalis yang mewancarainya langsung.
‎Diketahui, di institusi Bhayangkara, Waris bukan sosok baru. Ia dikenal memiliki rekam jejak panjang di Korps Brimob Polri dengan pengalaman strategis di bidang operasional.
‎Dengan latar belakang panjang di Brimob serta pengalaman kepemimpinan di berbagai level, Waris dikenal sebagai perwira matang dalam bidang operasional dan pengendalian keamanan.
‎Kisah hidupnya menjadi bukti bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Dari sawah, pengembala kambing, sapi dan jualan jagung keliling juga kue, kini Waris Agono telah menjadi Kapolda Maluku Utara. 

Untuk itu Waris menegaskan bahwa kerja keras, doa, serta ketekunan mampu mengantarkan siapa pun menuju puncak keberhasilan dan pengabdian.

Sebelum menjadi Kapolda Maluku Utara, Irjen pol. Waris Agono melanjutkan pengabdian menjadi Kepala Detasemen (Kaden) di Polda Jawa Timur pada tahun 2002 hingga tahun 2005 dan melanjutkan pendidikan Sespimmen Polri. Usai melaksanakan pendidikan, di tahun 2006 Irjen Waris Agono dipercaya menjadi Kasat Brimob Polda Lampung dan Kapolres Metro Polda Lampung pada tahun 2008.

Kemudian di tahun 2010, Irjen Waris Agono kembali ke Polda Jawa Timur untuk menjabat sebagai Wakasat Brimob Polda Jatim dan dilanjutkan ke Polda Jawa Barat menjadi Kasat Brimob di tahun 2012.

Setelah melaksanakan tugas di Kepolisian Daerah, Irjen Waris Agono kembali ditarik ke Korps Brimob Polri untuk menjabat sebagai Kabag Ops Korps Brimob Polri pada tahun 2017, kemudian Irjen Waris Agono menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Tenggara pada Tahun 2020.

"Sebelum menjabat Kapolda Maluku Utara, Irjen Waris Agono menjabat sebagai Danpas Pelopor Korps Brimob Polri sejak  27 Maret 2023," tutupnya mengakhiri.

ILON.HI MUHAMMAD M.MARSAOLY

Tags

Newsletter Signup

Untuk Berlangganan

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar