News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kapolda Riau Sebut Reno Simbol Kesetiaan dan Pengabdian Tulus Tanpa Pamrih

Kapolda Riau Sebut Reno Simbol Kesetiaan dan Pengabdian Tulus Tanpa Pamrih



Pekanbaru – Fbinews

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan pesan reflektif saat pemberian penghargaan kepada Reno, anjing pelacak (K9) Polda Riau yang gugur dalam menjalankan misi kemanusiaan. Ia menegaskan, Reno bukan sekadar satwa pendukung tugas kepolisian, melainkan teladan tentang kesetiaan dan pengabdian tanpa batas.


Dalam sambutannya, Irjen Herry menuturkan bahwa momen penghargaan ini tidak hanya untuk mengenang pengabdian Reno, tetapi juga menjadi ruang refleksi mengenai cara manusia memaknai kehidupan. Ia mengaitkan pandangannya dengan pemikiran filsuf seperti Immanuel Kant hingga Heidegger untuk membedah hubungan antara manusia dan hewan.


"Dalam teori humanisme moderen, bahwa manusia dianggap bernilai dan bermakna ketika kita bisa memberikan keadilan bukan kepada Reno saja, bukan kepada hewan, bukan kepada gajah, tetapi kepada alam dan lingkungan yang sudah menghidupi kita dalam konsep antroposentrisme," ujar Irjen Herry di Mapolda Riau, Pekanbaru, Rabu (4/2/2026).


Ia menekankan bahwa pengorbanan Reno menyampaikan pelajaran penting bahwa kemanusiaan bersifat relasional, hadir ketika satu makhluk hidup memilih melindungi makhluk lain, bahkan dengan risiko kehilangan nyawa.


"Kita hadir hari ini bukan untuk menurunkan martabat manusia, tetapi justru untuk meninggikan nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri. Reno bekerja dengan naluri, mencium jejak kehidupan di tengah puing-puing kemanusiaan yang runtuh tanpa mengharap petisi atau protes," tutur Kapolda penuh haru.


"Dan Reno telah menunjukkan kepada kita arti kesetiaan tanpa kata, keberanian tanpa pamrih dan pengabdian tanpa klaim," sambungnya.


Menurut Irjen Herry, penghargaan terhadap Reno bukan sekadar bentuk simbolik, melainkan pernyataan komitmen moral agar manusia memperlakukan sesama makhluk hidup dan lingkungan secara adil.


"Jadi penghargaan ini bukan hanya penghormatan simbolik semata, ia adalah janji moral, janji kita akan memberlakukan hewan terutama mereka yang bekerja dengan kita, yang hidup bersama kita, bukan alat yang habis dipakai, melainkan sebagai subjek etika, kemudian rekan dalam risiko dan sebagai sama-sama penghuni bumi yang semakin rapuh," paparnya.


Mengakhiri sambutannya, Kapolda Riau menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas penghargaan yang diberikan kepada Reno. Ia juga menegaskan kembali komitmen Polda Riau terhadap program Green Policing, yang mengedepankan keadilan tidak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi seluruh makhluk hidup dan ekosistem.


"Marilah kita terus menggaungkan Green Policing sebagai potret baru, wajah pemolisian Polda Riau untuk memberikan keadilan kepada kita semua. Jaga alam, maka alam akan menjaga kita," pungkasnya.


Penghargaan Perdana Polri untuk Satwa


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan berupa medali Vira Satya Manava Raksaka Pasu kepada Reno, anjing pelacak (K9) Polda Riau. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1984/XII/2025 tentang Pemberian Penghargaan kepada Satwa yang Membantu Pelaksanaan Tugas Kepolisian, tertanggal 24 Desember 2025.


Dalam kesempatan yang sama, Karowatpres SSDM Polri Brigjen Budhi Herdi Susianto menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap keberanian Reno dalam membantu misi kemanusiaan di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Polri menetapkan medali Vira Satya Manava Raksana Pasu, yang bermakna Hewan Pemberani, Penjaga Kebenaran dan Kemanusiaan.


"Sampai kami ajukan ke Pak Kapolri sampai Pak Kapolri ketawa 'kok bisa menemukan namanya (penghargaan)', karena ini memang baru," kata Brigjen Budhi Herdi.


Ia menambahkan, penghargaan tersebut tidak hanya ditujukan bagi satwa milik Polri, tetapi juga terbuka bagi satwa non-Polri yang berkontribusi dalam tugas kepolisian.


"Sehingga ini juga bisa menjadi upaya bagaimana kita merangkul dan mendekatkan dengan masyarakat melalui penghargaan kepada hewan ini," katanya.


Acara pemberian penghargaan berlangsung di Mapolda Riau, Pekanbaru. Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, antara lain Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, Karowatpres Polri Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto, Kasubdit Cakkal Ditpolsatwa Baharkam Polri Kombes Pol Gatot Aris Purbaya, aktivis dan pecinta hewan Melanie Subono, jajaran pejabat utama Polda Riau, serta komunitas pecinta anjing.

** 

Tags

Newsletter Signup

Untuk Berlangganan

Posting Komentar