Sambut Ramadan 2026, Polres Kampar Gelar Tabligh Akbar Bersama UAS
Kampar - Fbinews
Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan, Polres Kampar mengadakan tabligh akbar dengan menghadirkan Abdul Somad atau UAS di Kabupaten Kampar, Riau. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kapolda Riau Herry Heryawan.
Acara bertajuk Tabligh Akbar Polres Kampar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H itu digelar di Mapolres Kampar pada Senin (16/2/2026) malam. Kapolres Kampar Boby Ramadhan Sebayang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan menjadi momen refleksi bagi personel untuk meningkatkan iman dan takwa.
"Besar kiranya kegiatan ini bisa menambah keimanan dan ketakwaan dalam menghadapi bulan puasa, sehingga yang dilaksanakan hari ini bisa menambah keimanan dan ketakwaan," kata Boby dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan komitmen Polres Kampar dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat diajak berperan aktif menjaga situasi kamtibmas menjelang Ramadan.
Dalam kesempatan yang sama, kepolisian turut mengingatkan masyarakat terkait pelaksanaan tradisi Balimau Kasai agar tetap memperhatikan faktor keselamatan, potensi kepadatan pengunjung, serta keamanan di sungai. Warga diminta tidak memaksakan diri turun ke sungai apabila arus sedang deras.
Balimau Kasai sendiri merupakan tradisi mandi menggunakan campuran air limau dan wewangian khas masyarakat Riau, khususnya di aliran Sungai Kampar. Tradisi yang dilakukan sehari sebelum Ramadan ini menjadi simbol penyucian diri lahir dan batin serta ajang mempererat silaturahmi, yang juga dikenal dengan sebutan mandi potang mogang.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Somad menekankan bahwa Ramadan bukan waktu untuk bermalas-malasan, melainkan momentum meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
"Bulan puasa adalah bulan perang. Perang badar 17 Ramadan, perang melawan Israel 10 Ramadan, membebaskan Andalusia bulan Ramadan," kata Abdul Somad.
Ia juga menegaskan bahwa makna puasa tidak sebatas menahan lapar dan dahaga.
"Tapi ketika dia menahan lidah (dalam berbicara), menahan hati dan pikiran, inilah puasa yang sesungguhnya," katanya.
Dalam penutup ceramahnya, UAS menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1147 Hijriah.
"Mudah-mudahan Ramadan kita berkualitas, membentuk kepribadian yang berintegritas, dan menjadikan kita orang-orang yang takut kepada Allah SWT," katanya.
**

Posting Komentar