Ancaman Tersembunyi di Media Sosial: Upaya Pencegahan Radikalisasi Digital pada Generasi Muda
Bangka Belitung - Fbinews
Tim Pencegahan Satgaswil Bangka Belitung Melaksanakan kegiatan Vaksinasi Sosialisasi Kebangsaan dalam rangka pencegahan paham IRET kepada pelajar SMP se-Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan SMPN 7 Pangkalpinang ini diikuti oleh sekitar 1.220 peserta yang terdiri dari 1.200 siswa, 10 guru, dan 10 wali murid.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Safari Ramadhan ini mengusung tema “Radikalisasi Digital pada Anak: Ancaman Tersembunyi di Media Sosial dan Peran Pelajar dalam Pencegahan Paham IRET”. Acara terselenggara melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang, Bhabinkamtibmas Polda Kep. Babel, serta tokoh agama setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Sekretaris Camat Gabek Yudi Januar Putra, Kepala SMPN 7 Pangkalpinang Arman, Bhabinkamtibmas Kecamatan Gabek Aipda Jaka Saputra, serta tokoh agama Rusli. Sementara itu, sosialisasi disampaikan oleh Katim Pencegahan Satgaswil Kep. Babel yang mewakili Kasatgaswil.
Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai definisi dan bahaya paham radikalisme, termasuk proses radikalisasi pada anak melalui media online dan faktor penyebabnya. Selain itu, disampaikan pula tren terbaru perekrutan terorisme yang menyasar remaja melalui media sosial dan game online.
Materi juga menyoroti bahaya bullying sebagai ancaman serius bagi pelajar, termasuk dampak psikologisnya serta langkah yang harus dilakukan jika menjadi korban atau menyaksikan tindakan tersebut.
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu menumbuhkan jiwa nasionalisme, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta berperan aktif dalam mencegah penyebaran paham radikal. Peserta juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan menjauhi segala bentuk kekerasan.
Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif, ditutup dengan sesi diskusi serta ajakan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan pencegahan dini terhadap paham radikal.
**

Posting Komentar