News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Polisi Amankan Puluhan Senjata Mainan Berpeluru Jelly saat Patroli di Makassar

Polisi Amankan Puluhan Senjata Mainan Berpeluru Jelly saat Patroli di Makassar


Makassar - FBINEWS 

Puluhan senjata mainan berpeluru jelly dianggap berbahaya disita polisi saat patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Untuk pemilik senjata mainan ini tidak ada yang kami amankan, karena rata rata semua di bawah umur, hanya kita melakukan penyitaan dari pada barang-barang ini, sebab permainannya disalahgunakan tempatnya," kata Kapolsek Tallo Kompol Asfada di Makassar, Minggu.

Puluhan senjata mainan tersebut diamankan saat patroli bersama Tripika Kecamatan dan Koramil, pada tiga titik di wilayah setempat. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan agar tidak menjadi sumber pemicu tawuran antarkelompok, apalagi digunakan bukan pada tempatnya.

"Kegiatan patroli ini mencegah terjadinya gangguan kamtibmas wilayah Polsek Tallo. Kami menemukan senjata mainan ini malam hari di jalanan. Jadi, semua senjata-senjata ini ditemukan di jalan raya dibawa beberapa remaja, selanjutnya disita," ujarnya.

Senjata mainan yang disita tersebut jenisnya bervariasi, ada yang memiliki wadah botol di atasnya berpeluru jelly bisa melukai orang, serta senjata yang sudah tidak memiliki peluru.

"Kami datangi di daerah Tammua, ada sedikit riak akibat dari penggunaan senjata mainan itu sehingga dua kelompok remaja hampir bertikai, namun bisa dicegah oleh anggota baik dari kecamatan, Koramil maupun dari polsek," katanya.

Penggunaan senjata mainan itu, dapat menjadi pemicu tawuran, karena digunakan di jalan-jalan raya, bukan di lapangan. Selain mengganggu pengguna jalan, juga berbahaya bila kena mata bisa menyebabkan kebutaan.

Hal tersebut menyusul kejadian di Kabupaten Gowa, Sulsel. Sejumlah pemuda menembakkan senjata mainan tersebut ke arah anak-anak usai salat tarawih, satu diantara mereka jadi korban sampai harus dibawa ke rumah sakit, matanya kena peluru sampai nyaris buta.

Penggunaan senjata mainan ini dipakai sekelompok remaja sengaja memicu perang-perangan dengan menembaki orang-orang sedang berkumpul mengendarai motor berboncengan. Sehingga kelompok yang diserang membalas.

"Kalau motif kita temukan hanya untuk gagah-gagahan di jalanan. Jadi, seolah-olah mereka pancing masuk ke dalam lorong menggunakan sepeda motor. Seperti yang kita temukan ini di daerah Tammua ada empat sepeda motor, namun hanya satu orang kita amankan," tuturnya lagi.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat sebelum Lebaran seluruh senjata mainan yang disita ini telah disepakati untuk dilaksanakan pemusnahan, termasuk knalpot brong sebelumnya juga disita.

Camat Tallo Andi Husni menambahkan, pihaknya terus mengintensifkan patroli gabungan mengantisipasi gangguan kamtibmas, apalagi suasana Ramadan. "Karena ini bisa membahayakan, bisa dikenakan Perda nomor 7 tahun 2021 tentang Ketertiban Umum. Kami segera keluarkan surat edaran soal senjata mainan itu," ucapnya menekankan.
**

Tags

Newsletter Signup

Untuk Berlangganan

Posting Komentar