News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tak Kasih Celah! Kemenag se-Jabar Digandeng Perkuat Barisan Anti IRET

Tak Kasih Celah! Kemenag se-Jabar Digandeng Perkuat Barisan Anti IRET


Jawa Barat - FBINEWS 

Tim Pencegahan Satgaswil Jawa Barat Densus 88 Anti Teror Polri bersama jajaran Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten/kota se-Jawa Barat menggelar audiensi dan koordinasi strategis guna memperkuat upaya pencegahan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) Selasa (28/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan perkembangan sejumlah kelompok radikal, khususnya jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang dinilai masih aktif dan berkembang, termasuk melalui media sosial.

 Selain itu, dibahas pula penanganan pondok pesantren yang terafiliasi jaringan Jamaah Islamiyah (JI), serta perkembangan Anak Memerlukan Pendampingan Khusus (AMPK) yang terpapar paham radikal.

Paparan juga menyoroti fenomena baru berupa penyebaran radikalisme yang menyasar kalangan anak-anak dan pelajar melalui platform digital. Mereka tergabung dalam grup tertentu, seperti TCC, yang menyebarkan konten kekerasan hingga materi pembuatan bahan peledak, meskipun memiliki motif berbeda dengan kelompok teror konvensional.

Dalam pemaparannya, Kompol. H. Satori,menjelaskan bahwa Jamaah Islamiyah telah menyatakan pembubaran diri yang dipimpin oleh amir dan para sesepuhnya, serta telah dilakukan pendekatan terhadap eks kombatan. Namun demikian, jaringan JAD masih ditemukan aktif, bahkan membentuk rumah-rumah Quran yang tidak terdaftar dan cenderung eksklusif.

Para Kepala Kantor Kemenag dari berbagai daerah turut menyampaikan tantangan di wilayah masing-masing, seperti keberadaan pondok pesantren yang belum berizin, konsentrasi eks narapidana terorisme di beberapa lokasi, serta pentingnya edukasi masyarakat untuk mencegah paparan paham radikal. Mereka juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam menangani isu intoleransi dan radikalisme, termasuk di lingkungan pendidikan.

Sebagai tindak lanjut, disepakati rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat dengan Densus 88 Antiteror Polri dalam penanganan IRET. Selain itu, akan dilaksanakan program dialog kebangsaan di sekolah-sekolah tingkat MTs dan MA, serta penyuluhan kepada masyarakat guna memperkuat ketahanan terhadap infiltrasi paham radikal dan anti-Pancasila.
**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar