News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kasus Persetubuhan Anak dan Vandalisme di Palembang Berhasil Diungkap, Pelaku Diamankan

Kasus Persetubuhan Anak dan Vandalisme di Palembang Berhasil Diungkap, Pelaku Diamankan



Palembang  – Fbinews

Polrestabes Palembang Polda Sumatera Selatan menggelar press release pengungkapan dua kasus menonjol, yakni perkara persetubuhan terhadap anak yang mengakibatkan luka berat dan kasus vandalisme, pada Rabu (3/6/2026) di Lobby Patria Tama Polrestabes Palembang.


Kegiatan tersebut dipimpin Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi A.,  serta dihadiri Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa, Kasat Reskrim AKBP M. Jedi P., Kepala UPTD PPA Dinas PPPA Kota Palembang Muhammad Bayu Asruliansyah, dan jajaran pejabat Polrestabes Palembang.


Dalam keterangannya, Kapolrestabes Palembang menyampaikan bahwa pengungkapan kedua kasus tersebut merupakan bentuk komitmen Polrestabes Palembang dan Polda Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, serta menjaga keamanan dan ketertiban umum di wilayah Kota Palembang.


"Kami berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menindak setiap tindak pidana yang meresahkan. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras personel dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujar Sonny Mahar Budi.


Pada perkara persetubuhan terhadap anak yang mengakibatkan luka berat, Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengungkap kasus berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/1414/V/2026/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumatera Selatan tanggal 4 Mei 2026. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Gandus, Kota Palembang.


Dalam perkara tersebut, penyidik telah mengamankan seorang tersangka berinisial D.A. (23). Korban merupakan seorang anak perempuan yang masih di bawah umur. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka berat dan sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit. Saat ini perkara telah ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan mengedepankan perlindungan hak korban serta prinsip keadilan. 

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar