News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Identitas Terduga Peneror SDN Srengseng Sawah 15 Telah Dikantongi

Identitas Terduga Peneror SDN Srengseng Sawah 15 Telah Dikantongi



Jakarta – Fbinews

Kepolisian terus mengembangkan penyelidikan terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang terjadi pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Saat ini, identitas terduga pelaku telah berhasil dikantongi dan proses pengejaran masih berlangsung.


Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengatakan penyidik terus bekerja untuk menangkap terduga pelaku sekaligus mengungkap motif di balik aksi tersebut.


"Kami sudah mengantongi identitas terduga pelaku peneror dan akan segera melakukan penangkapan," ujar Nurma Dewi, Senin (13/7/2026).


Sementara itu, Tim Gegana Brimob Polda Metro Jaya masih melakukan penyisiran di seluruh area SDN Srengseng Sawah 15. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari ruang kelas, ruang guru, halaman sekolah, hingga area sekitar tanaman untuk memastikan tidak terdapat benda mencurigakan maupun bahan peledak.


Selama proses sterilisasi berlangsung, area sekolah ditutup bagi pihak yang tidak berkepentingan. Langkah tersebut dilakukan agar personel Gegana dapat menjalankan pemeriksaan secara maksimal.


Hingga proses penyisiran berlangsung, belum ditemukan benda mencurigakan maupun bahan peledak di area sekolah. Meski demikian, pemeriksaan tetap dilanjutkan untuk memastikan kondisi benar-benar aman sebelum kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.


Sebelumnya, pihak sekolah memulangkan seluruh siswa setelah seorang guru menerima pesan ancaman bom dari orang tidak dikenal melalui aplikasi WhatsApp. Dalam pesan tersebut, pelaku mengancam akan meledakkan sekolah dan mengklaim telah menempatkan bom di 11 titik di lingkungan SDN Srengseng Sawah 15.

Ancaman tersebut membuat kegiatan MPLS hari pertama dihentikan. Kepolisian bersama Tim Gegana kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi sekaligus menyelidiki sumber pesan ancaman.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar