News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jenguk Santri Korban Kasus Dugaan Pembakaran, Kapolda NTB Pastikan Penanganan Medis dan Proses Hukum Berjalan

Jenguk Santri Korban Kasus Dugaan Pembakaran, Kapolda NTB Pastikan Penanganan Medis dan Proses Hukum Berjalan



Lombok Tengah – Fbinews

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, menjenguk para santri yang menjadi korban dalam kasus dugaan pembakaran yang terjadi di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (7/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan wujud kepedulian institusi Polri terhadap para korban sekaligus memastikan penanganan medis dan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.


Kapolda hadir didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Widhy Kalingga Rendra Raharja beserta pengurus, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB H. Zamroni Azis, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kabid Humas Polda NTB, Kabiddokkes Polda NTB, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB menyerahkan santunan kepada keluarga korban, bantuan sembako, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan belajar. Ia juga menginstruksikan tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk memberikan pendampingan kesehatan secara intensif agar proses pemulihan para korban dapat berlangsung secara optimal.


“Saya mewakili keluarga besar Polda NTB menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Kami hadir untuk menguatkan hati anak-anak kita, memberi semangat, serta memastikan mereka tetap optimistis menjalani masa pemulihan,” ujar Kalingga Rendra Raharja.


Dalam kunjungan tersebut, Irjen Kalingga sempat berdialog dengan Sahid Al Hudri (13), warga Dusun Gunung Wakul, Desa Setiling, yang hingga kini masih menjalani pemulihan dan menggunakan kursi roda.  Kapolda NTB juga menemui Ahmad Deven Ramadan (13), warga Desa Karang Sidemen, yang masih menjalani pemulihan akibat luka yang dideritanya.


“Kondisi fisik dan rasa sakit jangan sampai memadamkan semangat belajar. Teruslah menimba ilmu dan tetap kejar cita-cita kalian. Kami semua mendoakan agar segera pulih,” pesan Irjen Kalingga kepada kedua korban saat berdialog.


Menurut Jenderal Bintang Dua itu, kedua korban akan mendapatkan pendampingan lanjutan dari tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, termasuk perawatan terhadap luka bakar maupun pemulihan kondisi kesehatan lainnya.


“Untuk penanganan kesehatan lebih lanjut, para korban akan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara agar proses pemulihannya dapat berlangsung secara optimal,” kata Kalingga Rendra.


Selain memastikan pelayanan kesehatan bagi para korban, Irjen Kalingga menegaskan bahwa proses hukum terhadap perkara tersebut tetap dan terus berjalan dengan optimal. Saat ini kasus masih ditangani oleh penyidik Satreskrim Polres Lombok Tengah dan dijadwalkan memasuki tahapan gelar perkara pada Kamis (9/7/2026).


“Kami juga akan mendampingi pihak keluarga dalam pengurusan hak restitusi. Harapan kami, langkah ini dapat membantu meringankan beban para korban dan keluarganya selama menjalani proses pemulihan,” ujarnya.


Sebagai informasi, peristiwa yang saat ini masih dalam proses penyidikan oleh pihak Kepolisian tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, dua korban mengalami luka berat, dan satu korban lainnya mengalami luka ringan.


Menutup kunjungannya, Kapolda NTB mengajak seluruh pengelola pondok pesantren untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas para santri serta membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.


“Pesantren harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para santri. Mari kita tingkatkan pengawasan serta kepedulian agar peristiwa seperti ini tidak kembali terulang,” tutup Kalingga.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar