Momen Bersejarah, Masjid Nur Insani Gelar Salat Jumat Perdana
TERNATE–Fbinews.net
Suasana penuh haru dan rasa syukur menyelimuti Masjid Nur Insani Jati, Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (11/9/2026).
Untuk pertama kalinya, masjid tersebut menggelar sholat Jumat berjamaah, sebuah momentum yang telah lama dinantikan masyarakat sekitar.
Bagi warga, Jumat kali ini bukan sekadar pelaksanaan ibadah rutin. Kehadiran sholat Jumat di Masjid Nur Insani menjadi penanda baru bagi kehidupan keagamaan masyarakat di lingkungan Jati Negara. Warga kini memiliki tempat ibadah yang lebih dekat untuk menunaikan kewajiban sholat Jumat tanpa harus bepergian jauh.
Pelaksanaan sholat Jumat perdana tersebut sebelumnya telah melalui sejumlah proses koordinasi antara pengurus Masjid Nur Insani Jati, dalam hal ini Ketua BKM Masjid Nur Insani, Ir. Mulky Tamrin, dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Ternate Selatan. Setelah beberapa kali dilakukan koordinasi, pelaksanaan sholat Jumat akhirnya ditetapkan pada Jumat, 11 September 2026.
Kepada wartawan, Ketua BKM Masjid Nur Insani, Ir. Mulky Tamrin, menyampaikan harapannya agar momentum perdana tersebut tidak berhenti pada sebuah seremoni semata, melainkan menjadi langkah awal dalam membangun konsistensi pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Nur Insani.
“Ini memang merupakan langkah awal dan perdana bagi Masjid Nur Insani. Mudah-mudahan ke depan masjid ini semakin giat dalam melakukan dakwah, khususnya di Kelurahan Jati dan lingkungan Jati Negara,” ujarnya.
Menurut Mulky, pelaksanaan sholat Jumat perdana sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan Masjid Nur Insani secara lebih luas kepada masyarakat sekitar.
Namun, perjalanan untuk menjadikan masjid tersebut sebagai pusat kegiatan keagamaan masih membutuhkan sejumlah pembenahan. Berbagai fasilitas masih perlu dipersiapkan dan dikembangkan.
“Karena kita masih punya banyak hal yang harus dipersiapkan. Di lantai bawah atau basement juga masih banyak kekurangan. Sementara di lantai tiga, rencananya akan dibuat TPQ dan juga menjadi tempat kajian di Masjid Nur Insani,” jelasnya.
Tak hanya sebagai tempat ibadah, pengurus juga menyiapkan rencana pengembangan amal usaha masjid di lantai dasar. Program tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pendanaan mandiri untuk menopang berbagai kegiatan masjid di masa mendatang.
“Harapan besarnya agar semua rencana ini bisa terlaksana. Di lantai dasar juga rencananya akan dibuat amal usaha masjid. Sehingga ke depan kita memiliki sumber keuangan sendiri yang dapat dikelola untuk kepentingan Masjid Nur Insani,” katanya.
Mulky menegaskan, cita-cita pengurus bukan sekadar menjadikan Masjid Nur Insani sebagai tempat menunaikan ibadah. Lebih dari itu, masjid diharapkan tumbuh menjadi pusat silaturahmi, dakwah, pendidikan, sekaligus ruang interaksi sosial masyarakat.
“Ini sebagai langkah awal untuk dakwah. Mudah-mudahan ke depannya Masjid Nur Insani juga menjadi tempat silaturahmi, berkumpul, dan berdiskusi terkait dengan kegiatan-kegiatan masjid maupun kegiatan sosial,” tutupnya.
Pada pelaksanaan sholat Jumat perdana tersebut, Rustam Tidore bertindak sebagai pengantar khatib, sementara Ust. Asnawi Abu bertindak sebagai khatib sekaligus imam.
Dalam khutbahnya, Ust. Asnawi Abu menyebut pelaksanaan sholat Jumat perdana di Masjid Nur Insani sebagai momentum yang sangat baik. Terlebih, kegiatan tersebut berlangsung bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Ia berharap kehadiran sholat Jumat di masjid tersebut menjadi pintu masuk bagi hadirnya lebih banyak kebaikan, keberkahan, dan semakin kuatnya hubungan silaturahmi antarwarga.
“Semoga ini menjadi kebaikan bagi kita semua. Karena di bulan Maulid Nabi ini, mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan kebaikan, keberkahan, dan mempererat silaturahmi di antara kita,” ungkapnya.
Antusiasme warga terlihat dari jumlah jamaah yang hadir. Pada pelaksanaan perdana tersebut, jamaah memenuhi sekitar lima saf, terdiri dari empat saf jamaah dewasa dan satu saf anak-anak.
Bagi sebagian warga, momen tersebut menjadi pengalaman yang membekas. Salah seorang warga Kelurahan Jati Negara mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya pelaksanaan sholat Jumat di Masjid Nur Insani. Menurutnya, keberadaan masjid tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat sekitar.
“Iya, saya sangat bersyukur dan mengucapkan alhamdulillah. Hari ini saya dan warga setempat sudah bisa melaksanakan sholat Jumat di masjid kita sendiri,” ujarnya dengan penuh suka cita.
Sholat Jumat perdana itu pun menjadi awal baru. Dari lima saf jamaah yang hadir, tersimpan harapan agar Masjid Nur Insani ke depan tak hanya ramai setiap Jumat, tetapi juga hidup sebagai pusat dakwah, pendidikan, silaturahmi, dan kegiatan sosial bagi masyarakat Jati.
ILON.HI MUHAMMAD M.MARSAOLY


Posting Komentar