Tampilkan postingan dengan label Banten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banten. Tampilkan semua postingan

2021/09/16

Shinto Silitonga : Melalui Kegiatan Preemtif, Preventif, dan Represif Berhasil Turunkan Angka Penyebaran Covid-19


 
KOTA SERANG - FBINEWS.NET

Angka penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polda Banten mengalami penurunan beberapa Minggu ini, hal itu terjadi berkat keras keras Forkompinda Provinsi Banten serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah Provinsi Banten bersama Korem 064 Maulana Yusuf dan Polda Banten mengambil peran masing-masing dalam penanganan Covid-19.

Seperti halnya Polda Banten, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Polda Banten beserta Polres Jajaran melakukan aksi nyata dengan meningkatkan intensitas kegiatan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

Kegiatan tersebut terdiri dari 7 Satgas, yaitu Satgas 1 Deteksi Dini, Satgas 2 Binmas, Satgas 3 Kepatuhan Prokes, Satgas 4 Pelayanan Kesehatan, Satgas 5 Pengawalan oleh Lantas dan Brimob, Satgas 6 Penegakan Hukum, dan Satgas 7 yaitu Humas.

Saat dikonfirmasi, Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto melalui Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengatakan bahwa Polda Banten beserta jajarannya akan terus turun ke lapangan dalam penanganan Covid-19. Ia menyebutkan pihaknya telah melakukan kegiatan nyata berupa kegiatan Preemtif, Preventif, dan Represif.

"Kita tidak pernah lelah dalam penanganan Covid-19 ini, berbagai upaya telah kita lakukan seperti kegiatan Preemtif, Preventif, dan Represif," ucapnya. Kamis, (16/09/2021).

"Dalam Kegiatan Preemtif, kita melakukan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahayanya Covid-19 dan bagaimana cara pencegahan dan penanganannya. Sosialisasi tersebut kita lakukan melalui media maupun turun ke tengah-tengah masyarakat untuk memberikan imbauan," lanjutnya.

Untuk kegiatan Preventif, lanjut Shinto Silitonga menjelaskan bahwa Polda Banten melakukan kegiatan Patroli Dialogis. Patroli Dialogis tersebut meliputi tempat-tempat wisata, lingkungan masyarakat, tempat perbelanjaan baik Mall maupun pasar tradisional, terminal, cafe-cafe dan lain-lain. Serta dalam kegiatan Preventif ini, Polda Banten juga melakukan penyekatan dan pemutarbalikan kendaraan selama penerapan PPKM.

Terakhir, Kegiatan Represif yaitu penegakan hukum atau law impostmen dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Daerah. bekerjasama dengan Satpol-PP untuk menegakan Perda tentang Protokol Kesehatan.

Polda Banten beserta jajarannya juga melakukan penegakan hukum bagi masyarakat yang melanggar aturan Protokol Kesehatan. Dimana pemberian sanksi bagi masyarakat yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan merupakan alternatif untuk membuat efek jera kepada masyarakat yang berasas ultimum remedium dimana upaya-upaya yang telah dilaksanakan tetapi tetap tidak dihiraukan sehingga diperlukan penegakan hukum.

"Kegiatan-kegiatan ini masih kita lakukan selama Covid-19 belum hilang di wilayah hukum Polda Banten," tegas Shinto Silitonga.

Terakhir, Shinto Silitonga menyampaikan dari semua kegiatan yang dilakukan Polda Banten dan Polres jajaran bukan merupakan hal yang sia-sia karena kegiatan tersebut sudah membuahkan hasil, yaitu dimana dari beberapa daerah di Wilayah Hukum Polda Banten yang sebelumnya zona merah saat ini pada 16 September 2021 berubah menjadi zona kuning.

"Dan saat ini kita Polda Banten sedang menggelorakan kegiatan Vaksinasi, yang mana kita menargetkan sebanyak 19.500 orang yang di Vaksin. Untuk itu dalam mencapai target ini, kami sangat membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat," ucap Shinto Silitonga. (Ari.S)

Polsek Pagelaran Gelar Gerai Vaksin Presisi di Desa Margagiri

  
Pandeglang – Fbinews.net

Sebanyak 120 warga masyarakat Desa Margagiri Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (13/09/2021) telah divaksin. Acara Gerai Vaksin Presisi yang di gelar di kantor Desa Margagiri tersebut, turut di hadiri oleh Camat Pagelaran, Holil MZ, Kapolsek Pagelaran, Iptu Rahya, Nakes dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Pagelaran, Pjs Kades Margagiri, Wawan Ridwan, dan aparatur Desa Margagiri.

Dijumpai usai acara Vakinasi, Kapolsek Pagelaran, Iptu Rahya menuturkan, kegiatan vaksinasi di Desa Margagiri tersebut, masih dalam rangkaian kegiatan Vaksin Presisi.


“Pelaksanaan Gerai Vaksin Presisi di desa margagiri kali ini, hasil kerjasama dengan Puskesmas Kesehatan Masyarakat (PKM) Pagelaran, dan juga Kecamatan Pagelaran, alhamdulillah berjalan dengan lancar, dan dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19,” ungkapnya.

Kagiatan hari ini, lanjutnya, turut dihadiri oleh Camat Pagelaran, UPT Kesehatan dan unsur Muspika lainnya untuk mendukung pelaksanaan vaksin Presisi yang di selenggarakan oleh Polri. “Sementara, vaksin yang kami sediakan hari ini sebanyak 75 vaksin, namun karena antusias warga membludak, akhirnya sisanya ditambah vaksin dari PKM Pagelaran, jadi jumlah keseluruhan sebanyak 120 Orang,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kapolsek Pagelaran menambahkan, sebelumnya, Polsek Pagelaran, atas perintah dari pimpinan Kapolres Pandeglang, telah melaksanakan vaksin presisi dari hari Senin, hingga Kamis yang di selenggarakan di kantor Kecamatan Pagelaran, dan sekarang, dosis terakhir sebanyak 75 kita habiskan di Desa Margagiri.

“Untuk selanjutnya, pelaksanaan vaksin kita menunggu petunjuk dari pimpinan Kapolres Pandeglang, yang rencananya dosis vaksin akan di tambah lagi,” ujarnya.

Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Pagelaran, masih kata IPTU Rahya, mari kita bersama sama melaksanakan vaksin. Karena selain untuk kekebalan tubuh, vaksin ini pun untuk menunjang kegiatan semua elemen masyarakat. “Salah satunya sebagai persyaratan kebutuhan masyarakat, baik untuk bepergian ataupun melamar kerja dan lain sebagainya,” tutupnya.

Ditempat yang sama, P.js Kades Margagiri Wawan Ridwan memberikan apreaiasi kepada Polri, pihak Kecamatan Pagelaran, dan Nakes dari PKM Pagelaran yang telah melakukan vaksinasi bagi warganya.

“Tidak luput juga saya berterimakasih kepada warga yang dengan kesadaran sendiri telah mengikuti kegiatan Vaksin yang diselenggarakan oleh Polsek Pagelaran,” ucapnya(Ari.s/Hms)

Diduga Miliki Narkoba Jenis Shabu, AS Dicokok Satresnakoba Polres Serang Polda Banten


 
Serang - Fbinews.net

Jajaran Satresnarkoba Polres Serang Polda Banten, berhasil mengamankan salah seorang pemuda berinisial AS (20) warga Kasunyatan, Kaseman, Kota Serang, Kamis (16/9/2021) dinihari.

Kasat Narkoba Polres Serang Iptu Michael K Tendayu mengatakan, penangkapan tersangka AS, berdasarkan adanya informasi dari masyarakat jika telah adanya transaksi narkoba jenis shabu-shabu. Dan saat tim melakukan penyelidikan, dicurigai tersangka AS memiliki barang haram tersebut.

"Tersangka AS berhasil kita amankan di pinggir jalan Lingkar Selatan Ciracas, Kota Serang pada Kamis dinihari, dan saat digeledah, ditemukan barang bukti 1 (satu) bungkus pelastik bening yang berisikan Narkotika jenis shabu," kata Iptu Michael.

Hasil interogasi dari tersangka, lanjut Michael, bahwa 1 (satu) bungkus narkotika jenis Shabu tersebut di dapatkan dari sdr. CES (DPO) dengan cara membeli sebesar Rp. 200,000 (Dua Ratus Ribu Rupiah).

"Saat ini tersangka beserta barang bukti sudah kita amankan di Kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Serang Kabupaten untuk di periksa lebih lanjut," jelasnya.

"Dan atas perbuatannya, tersangka dapat kita jerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Th. 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana paling sedikit 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara," tukasnya.

(Ari.S/humas)

Pasca Aksi Unras Ricuh, PMII Teken Komitmen Damai Bersama Polres Pandeglang


 
Pandeglang - Fbinews.net

Pasca terjadi bentrok antar perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan anggota Polisi Polres Pandeglang saat mengamankan aksi unjuk rasa beberapa hari yang lalu. Kini sudah ishlah dan diselesaikan dengan cara musyawarah. Hal itu disampaikan oleh Ucu Fahmi selaku Pembina PMII cabang Pandeglang, Kamis (16/9/2021)

"Iya benar, kami atas nama keluarga besar Pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) Cabang Pandeglang menyambuat baik atas Kader PMII Cabang Pandegkang yang telah adanya musyawarah antara kedua belah pihak," kata Ucu Fahmi kepada media di Mapolres Pandeglang.


Ucu berharap, kejadian ini tidak terulang kembali karena hakikatnya kita hanya mis komunikasi antara kedua belah pihak.

"Semoga ini akhir dari kejadian kemarin, sebab yang terjadi adalah Mis Komunikasi antara keluarga besar PMII dengan pihak kepolisian. Karena tugas dan fungsi kepolisian adalah melayani mengayomi dan melindungi semua warga negara," jelasnya 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Asep bersama Samsul Hadi, selaku Kader Pengurus PMII Cabang Pandeglang di dampingi Ucu Fahmi Selaku Sekertaris Pemibina Cabang Pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) Pandeglang, Serta para senior PMII lainnya menyambut baik atas muswarah dan mufakat antar kedua belah pihak yang sudah di pasilitasi oleh pihak polres pandeglang yang tidak saling menuntut di antara kedua belah pihak.

Sementara itu, Samsul Hadi selaku Ketua Cabang PMII Pandeglang merasa lega atas kebebasan salah satu kader terbaiknya.

"Selaku ketua cabang bertanggung saya harus bertanggungjawab atas kader-kadernya," ungkap Hadi

Dikatakannya, dari awal kegiatan aksi unjuk rasa sampai berakhir, namun di tengah-tengah aksi tersebut kami dihadapkan dengan sebuah dinamika gerakan.

"Kami akan terus konsisten mengawal pemerintahan di kabupaten Pandeglang, khususnya mengawal kinerja DPRD Pandeglang kedepan," ujarnya

"Mudah-mudahan hal ini akan menjadi introspeksi diri baik secara pribadi ataupun secara organisasi dan intansi kepolisian polres pandeglang," pungkasnya.(Ari.S)

Pastikan Penerapan Prokes, Kabid Propram Lakukan Kunjungan Kerja ke SPN Polda Banten


 
SERANG - FBINEWS.NET

Guna meningkatkan kedisiplinan dan tata tertib Polri serta penerapan Prokes Covid-19 di lingkungan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Banten, Kabidpropam Polda Banten melaksanakan kunjungan kerja ke SPN Polda Banten di Mandalawangi, Pandeglang, Kamis (16/09). 

Kabid Propam Polda Banten Kombes Pol Nursyah Putra menyampaikan bahwa kunjungannya dalam rangka pengecekan sampai sejauh mana kedisiplinan dan tata tertib yang diterapkan di lembaga pendidikan (lemdik) oleh para pembina atau pengasuh kepada siswa dalam pendidikan pembentukan bintara Polri. 


"Ya, hari ini saya melakukan kunjungan kerja ke SPN Polda Banten untuk melihat secara langsung penerapan Standar Operasional Prosedur dalam melakukan pola pendidikan terhadap siswa bintara," ujar Nursyah Putra. 

Tak hanya itu, Kabid Propam Polda Banten juga mengecek penerapan Protokol Kesehatan di lingkungan SPN Polda Banten serta memastikan untuk kegiatan siswa baik dilapangan maupun diruangan sudah menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat untuk dijadikan kebiasaan baru di lingkungan SPN Polda Banten. 

Lanjut, di Lapangan Hitam SPN Polda Banten Kombes Pol Nursyah Putra memimpin apel siswa kemudian memberikan arahan kepada siswa. 

"Agar semua siswa dapat mematuhi dan mengikuti peraturan tertulis maupun tersirat pada peraturan kehidupan siswa (Perdupsis) yang berlaku di SPN Polda Banten, agar apa yang diajarkan oleh para Instuktur dapat dipahami oleh para siswa semua, jangan ada yang melakukan pelanggaran sekecil apapun jadilah orang yang disiplin dan patuh akan perintah, tetap laksanakan Prokes secara ketat agar tidak ada penularan virua Covid-19 di SPN Polda Banten, dan melaksanakan ibadah sesuai agamanya masing-masing," ucapnya. 

Kabid Propam Polda Banten mencanangkan Program Budaya Kerja yang meliputi Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin (5R) yang harus diikuti oleh semua Jajaran termasuk SPN Polda Banten. 

Untuk di ketahui bahwa siswa yang mengikuti pendidikan di SPN Polda Banten sebanyak 400 (empat ratus) orang yang terdiri dari pengiriman Polda Banten, Polda Papua dan Polda Papua Barat. (Ari.S)

1 Nyawa Melayang Akibat Laka Lantas, Satlantas Polres Serang Kota Polda Banten Olah TKP

   
Kota Serang - Fbinews.net

Satuan Lalu Lintas Polres Serang Kota Polda Banten olah TKP Kecelakaan lalu lintas yang terjadi diJalan raya Akses menuju Perum Citra Land tepatnya di Kelurahan Serang Kecamatan Serang Kota Serang, Kamis 16 September 2021, pukul 16.30 wib mengakibatkan 1 orang meninggal dunia.

Kapolres Serang Kota AKBP Maruli Ahiles Hutapea, S.IK., M.Si., melalui Kasat Lantas Polres Serang Kota Polda Banten, AKP Irfan Abdul Gofar, S.IK., mengatakan, Ketika Kendaraan sepeda motor Honda Supra Fit No.Pol: A-4597-PG dikendarai M. Rizki membonceng M. Rama Anggara sebelum kejadian berjalan dari arah gerbang Perumahan Citra Land Ciracas.

"Diduga kendaran dengan kecepatan tinggi, tiba ditempat kejadian di jalan menikung kendaraan sepeda motor Honda Supra Fit No.Pol: A-4597-PG hilang kendali kemudian menabrak pembatas median jalan terjatuh dan masuk kelajur berlawanan,"kata AKP Irfan, saat dikonfirmasi.

Akibat kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut pengendara sepeda motor Honda Supra Fit No.Pol: A-4597-PG, M. Rizki mengalami luka berat dan meninggal dunia ditempat kejadian.

"Sedangkan penumpang sepeda motor, M. Rama Anggara mengalami luka-luka kemudian dievakuasi ke RSUD dr. drajat prawiranegara untuk mendapatkan perawatan," jelas AKP Irfan.

Kendaraan yang terlibat mendapatkan kerusakan diamankan dikantor unit Laka Lantas Polres Serang Kota untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Motor sudah kita amankan di unit Laka Satlantas Polres Serang Kota,” tukasnya. (Ari.S).

Satlantas Polres Cilegon Tindak tegas pengguna knalpot Brong

   
Cilegon - Fbinews.net

Satuan Polisi lalu lintas Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan oprasi kenalpot yang tidak sesuai standar atau kenalpot Brong di daerah hukum Polres Cilegon.Kamis 16-9-2021

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Sigit Haryono, SIK, S.H melalui Kasat lantas Polres Cilegon AKP Yusuf Dwi Admodjo SIK MH membenarkan bahwa satuan lalu lintas Polres Cilegon mengadakan oprasi kenalpot yang tidak sesuai standar atau kenalpot brong.


Penindakan pelanggaran knalpot bising berdasarkan pasal 285 UU LAJ Setiap kendaraan bermotor yang dioperasionalkan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan,"Ujar yusuf.

Sebagaimana, bunyi pasal 285 Ayat 1 UU LAJ, yakni setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah)."tegas yusuf

Dengan dasar seperti, sehingga petugas tetap bisa menindak pengendara yang tidak memakai knalpot sesuai standar atau tidak memenuhi kelayakan jalan, walaupun tanpa menggunakan alat pengukur desibel atau kebisingan suara kendaraan bermotor.

Hal itu merujuk kepada aturan persyaratan teknis dan kelaikan kendaraan yang wajib dipenuhi ketika dioperasikan di jalan raya. Sebagaimana telah tertuang dalam Pasal 48 Ayat 3 huruf b terkait kebisingan suara
"Betul, apa itu persyaratan teknis dan kelaikan jalan, ada di pasal 48 UU LAJ," terangnya.

"Dimana salah satu syarat kelaikan jalan adalah kebisingan suara. Ketika knalpotnya bising berarti dia tidak standar dan tidak laik jalan. Sehingga melanggar Pasal 285," tambahnya." tutup Yusuf(Ari.S)