Tampilkan postingan dengan label Banten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banten. Tampilkan semua postingan

2021/06/24

Sambut Hari Bhayangkara Ke-75, Polda Banten akan Gelar Vaksinasi COVID -19 Secara Massal


SERANG - FBINEWS.NET

Dalam Rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-75 dan percepatan vaksinasi Covid-19, Polda Banten akan menggelar vaksinasi sehari bagi 6.500 orang usia 18 tahun keatas.


"Vaksinasi akan dilaksanakan Polda Banten yang bertempat di lapangan tembak Panjang Bhara Daksa, Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani No. 76 Cipocok Serang. Mulai Pukul 07:00 Wib, Ayo untuk masyarakat mengikuti vaksinasi massal ini," Kata Kabiddokkes Polda Banten Kombes Pol Dr.Agung Widodo,Sp.M Kamis (24/6/2021) Setelah melakukan Rapat Kordinasi bersama di Mapolda Banten

lebih lanjut Dr.Agung Widodo mengatakan Vaksinasi ini akan digelar di Polda Banten dan Polres jajaran secara serentak pada hari Sabtu 26 Juni 2021 akan Mentargetkan Sebanyak 42.662 vaksin

"Vaksinasi ini untuk Semua Masyarakat Provinsi Banten yang berusia 18 Tahun ke atas dengan Syarat membawa Foto Copy KTP Provinsi Banten bisa mengikuti vaksin di Polda Banten atau Polres jajaran, "ujar Dr.Agung Widodo

Dr.Agung Widodo menjelaskan Untuk di wilayah polres, vaksinasi dilaksanakan di lokasi-lokasi yang ditentukan oleh Pemda setempat termasuk polsek jajaran

"Untuk Di Polda Banten akan dikerahkan Ratusan personel yang akan melayani proses vaksinasi, dimulai dari pendaftaran hingga observasi setelah disuntik vaksin," ujar Dr.Agung Widodo

Terakhir Dr.Agung Widodo menjelaskan bahwa setiap orang tetap harus menjalankan protokol kesehatan secara ketat. 

"Ketika datang ke Mapolda Banten pada Sabtu 26 Juni 2021. Setiap orang hendaknya tetap taat menggunakan masker, menjaga jarak, datang tidak berkerumun, serta jangan lupa selalu Cuci tangan guna memutus penyebaran covid-19," Kata Dr.Agung Widodo

Sementara itu Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyampaikan bahwa vaksinasi ini untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19, dan Penyuntikan Vaksin Covid-19 ini untuk melindungi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh secara menyeluruh

Lebih lanjut, Edy Sumardi juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar melakukan vaksinasi yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. 

"Saya berharap setelah kegiatan vaksinasi massal ini masyarakat dapat memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19." harap Edy Sumardi. (Ari.S)

Sukseskan 1 Juta Dosis, Polresta Tangerang Gelar Vaksinasi Massal


 
TANGERANG - FBINEWS.NET

Kepolisian Resort (Polres) Kota Tangerang membantu mempercepat program pemerintah vaksinasi Covid-19 satu juta dosis per hari di Indonesia. Pengawalan dilakukan bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah Kabupaten Tangerang.


Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan program vaksinasi massal yang digelar di Mapolresta, merupakan kerjasama antara tim medis Ciputra, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

"Pada kesempatan hari ini saya didampingi direktur rumah sakit Ciputra Ridwan Tjahjadi Lembong dan Muhammad Toha dari Dinkes Kabupaten Tangerang melaksanakan vaksinasi. Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 75 kami mengadakan serbuan vaksinasi Nasional TNI - Polri," katanya kepada awak media.


Wahyu menjelaskan TNI dan Polri ditugaskan untuk mendampingi bersama-sama program vaksinasi melalui pemerintah daerah. Pada Kamis (24/6) ini ditargetkan 2 ribu dosis disuntikan kepada masyarakat.

"Dimana diharapkan ditargetkan 1 juta orang satu hari serentak di 34 Polda di Indonesia bisa berjalan dengan baik, sehingga program pemerintah menggelorakan vaksinasi massal untuk meningkatkan imun tubuh bisa berjalan dengan baik," jelasnya.

Wahyu menambahkan upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tangerang, melalui vaksinasi massal bisa menghambat penyebaran virus yang saat ini terus meningkat.

"Sekaligus mengurangi jumlah masyarakat yang terkena dampak pandemi covid 19," tambahnya.

Wahyu berharap pelaksanaan vaksinasi massal dengan sasaran vaksinasi dalam jumlah banyak dapat terus dilakukan sehingga herd immunity segera terbentuk.

"Kita harapkan penyebaran Covid-19 bisa kita tanggulangi bersama. Sehingga masyarakat sehat dan sejahtera, Indonesia maju," harapnya.(Ari.S)


Akhirnya Kadispora Tangsel Dipolisikan Atas Dugaan Intimidasi Wartawan



 
TANGSEL - FBINEWS.NET

Kelompok wartawan yang bertugas di wilayah Tangerang Selatan akhirnya melaporkan sikap arogansi Kadispora Tangsel atas dugaan intimidasi kepada pihak kepolisian Polres Tangsel.

Kelompok Wartawan pun mengapresiasi pihak Kepolisian Resort Tangerang Selatan (Polres) karena telah menerima laporan atas perbuatan tidak menyenangkan seorang oknum pejabat.

Awalnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Entol Wiwi Martawijaya dilaporkan setelah coba akan memukul wartawan, saat keluar dari Gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan untuk diwawancara oleh wartawan mengenai Dana Hibah KONI.

Kepastian itu tertuang dalam Laporan Polisi bernomor: LP/B/744/VI/2021/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA.

“Saya mengapresiasi sikap Polres Tangsel yang merespon laporan,” ujar Yudi Wibowo, pewarta kabar6.com selaku pelapor, Selasa (22/6/2021).

Menurutnya, Polres Tangsel telah melakukan langkah yang tepat. Apabila dibiarkan maka sikap arogansi yang bersangkutan dapat mengancam kebebasan pers dalam iklim demokrasi.

“Beliau terlihat tidak suka dengan pemberitaan kasus yang berkembang. Sikap beliau tidak mencerminkan sebagai aparatur daerah,” terangnya.

Seharusnya, menurut Yudi, Kadispora Tangsel menggunakan sikap beretika dalam menyatakan sikap. Meski tidak bersedia diwawancarai oleh wartawan yang butuh berita berimbang (cover both side) dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

“Ini menjadi pembelajaran karena kasus intimidasi terhadap kebebasan pers yang berintegritas sudah semakin mengkhawatirkan,” tutupnya.(red)

Terkait Aksi Solideritas ,JTR Memlih Kawal Proses Hukum Lewat Pemberitaan


   
TANGERANG - FBINEWS.NET 

Ketua Himpuan Jurnalis Tangerang Raya (JTR) Ayu Kartini menolak secara halus Undangan Aksi turun kejalan terkait Kasus Intimidasi wartawan yang menyeret nama Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga(Kadispora)Wiwi Martawaijaya.

Menurutnya JTR lebih memilih mengawal kasus ini melalui pemberitaan, dan menghormati proses hukum yang akan berjalan, serta akan Menghormati juga Keputusan yang di putuskan oleh Penegak Hukum.

Mengingat angka penyebaran covid di wilayah Tangerang Raya masih cukup tinggi, Ayu menghimbau kepada seluruh anggota yang tergabung di JTR untuk tidak ikut serta turun kejalan.

Ketika ditanyakan terkait menghadiri undangan Aksi Solidaritas Menolak Intimidasi Wartawan yang beredar dikalangan awak media Ayu sapaan akrab dari Ayu Kartini mengatakan "Silahkan saja bagi teman teman diluar JTR yang ingin melakukan aksi turun kejalan, Selama menerapkan Prokes dan mendapat izin dari Pihak  yang berwenang, sebab  JTR telah menentukan sikap untuk tidak turun kejalan, dan memilih mengawal Permasalahan Hukum tersebut melalui pemberitaan, serta menghormati proses hukum yang berlaku di NKRI  "terang Ayu (23/6/).

"Banyak pertimbangan kami untuk ikut turun kejalan.Kendati melalui pemberitaan,pastinya kami tetap solider terhadap rekan sesama wartawan dan ikut menolak dengan tegas segala bentuk kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan"tandasnya.

Diketahui beredar undangan melalui pesan whats app dikalangan awak media yang berisi ajakan untuk melakukan Aksi Solidaritas pada Kamis 24Juni 2021 Pukul 10.OO Wib di Depan Loby Puspemkot Tangsel, Maruga Ciputat.

Dalam agenda Aksi tersebut tertulis untuk menyatakan sikap bersama menolak segala bentuk intimidasi dan teror fisik terhadap wartawan.(JTR/Ari)

Laksanakan Operasi, Polsek Rajeg Polresta Tangerang Razia 'Pak Ogah'


   
KAB.TANGERANG - FBINEWS.NET

Personel Polsek Rajeg Polresta Tangerang Polda Banten menggelar Operasi Premanisme,Selasa (22/6/2021) malam. Kegiatan Operasi premanisme dilakukan agar terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro melalui kapolsek Akp Tatang sutisna mengatakan, Operasi Premanisme yang dilaksanakan Polsek Rajeg kami fokuskan di jembatan tepatnya di Desa Rajeg Mulya.  

"kerap terjadi anak remaja kumpul Serta melakukan kegiatan semacam 'Pak Ogah' atau parkir, dan meresahkan bagi masyarakat yang ingin lewat" kata Tatang.

Pada kegiatan Operasi Premanisme itu, lanjut Tatang, kami mengamankan 2 orang 'Pak Ogah'. Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Rajeg untuk pendataan dan mendapatkan pembinaan.

"Kami memberikan pembinaan agar jangan memaksa pengguna jalan memberikan salar atau uang," pungkasnya.

Di tempat yang berbeda Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro Wahyu, menghimbau agar masyarakat melapor pada pihak kepolisian apabila mendapati aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

"Kami mengimbau bagi masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan aksi premanisme," ujarnya.(Ari.S)

Polda Banten Gelar Upacara Pencucian Pataka, Jelang HUT 1 Juli


 
SERANG - FBINEWS.NET

Kepolisian Daerah (Polda) Banten menggelar upacara pencucian pataka Polda Banten (Gawe Kuta Baluarti) jelang memperingati Hari Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021, bertempat di Aula Serbaguna Polda Banten, Kamis (24/06/2021). 


Pencucian pataka ini dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto, S.H., M.H., M.B.A didampingi Wakapolda Banten dan dihadiri sejumlah Pejabat Utama. 

Rudy Heriyanro mengatakan, pencucian pataka merupakan tradisi yang diselenggarakan Polda setiap tahunnya untuk memperingati Hari Bhayangkara. 


”Pencucian pataka rutin tiap tahun dilakukan dalam menyambut Hari Bhayangkara tanggal 1 Juli. Hal itu dilakukan untuk mensucikan nilai-nilai luhur dan juga sebagai semangat Polri dalam berkomitmen meraih kepercayaan masyarakat demi tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujar Kapolda Banten 

Rudy Heriyanto juga menambahkan Tribrata sendiri memilki makna mengajak kembali anggota Polri kepada jati diri Polri yang suci dan murni, sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat. 

Terakhir, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi, S.I.K., M.H mengimbau dan mengingatkan kembali agar selalu menjaga kesehatan dan menerapkan Protokol Kesehatan di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini. (Ari S)

Kasus Covid-19 Menggila, 16 Jenazah Dimakamkan per Hari di Kabupaten Tangerang


 
KAB.TANGERANG - FBINEWS.NET

Angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang masih terus mengalami peningkatan, begitu juga dengan angka kematian akibat virus tersebut.

Kepala Bidang Pemakaman Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang Dadan Darmawan mengatakan, belasan pasien Covid-19 meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Buni Ayu, Sukamulya, Kabupatan Tangerang, Banten. TPU Buni Ayi merupakan pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19.

“Betul, selain kasus positifnya yang meningkat, kasus meninggal dunianya pun meningkat. Biasanya sebelum Lebaran kita hanya memakamkan 1 hingga 2 jenazah saja, itu pun tidak setiap hari. Tapi, saat ini melonjak cukup tinggi hingga 16 jenazah per harinya,” ungkap Dadan, Rabu, 23 Juli 2021.

Dadan juga menyebut, bila tren kasus pasca Hari Raya Idul Fitri 2021 cukup tinggi dibandingkan pada saat awal munculnya kasus di tahun 2020 dan awal tahun 2021.

“Kalau saat tahun 2020 pas awal virus itu muncul, paling banyak kita makamkan 5 jenazah, lalu saat awal-awal tahun 2021, sekitar segitu juga (5 jenazah) tapi saat ini malah meningkat,” ujarnya.

Dalam hal ini, ketersediaan lahan di TPU Buni Ayu pun dikatakannya masih cukup luas. Di mana pemerintah menyediakan sekitar 60 hektare khusus jenazah korban Covid-19.

“Untuk lahan masih cukup, hanya saja memang angkanya yang tinggi dan ini tentunya membuat kita sedih,” ucapnya

Dari puluhan hektare itu telah terisi 698 lubang. Di mana, pihaknya untuk sementara menyediakan 1.000 petak atau lubang jenazah.

“Kita sediakan 1.000, keterisian 689 jenazah atau lubang. Nantinya kalau sudah penuh, kami akan menambah lagi di lahan yang masih tersedia,” ujarnya.

Semetara, untuk alat pelindung diri atau APD bagi para petugas pemakaman pun hingga kini masih tercukupi.

“APD untuk petugas masih tercukupi, dan mudah-mudahan juga angkanya tidak terus naik dan semua bisa menjaga protokol kesehatan dengan disiplin,” harapnya.(Teddy)