CAMAT SAMBAS DAN KAPOLSEK MEDIASI WARGA DENGAN PT.MPT
Sibolga - FBINews
Terkait lubernya aspal curah milik PT. MPT( Multi Trading Pratama) pada jumat(2/3) membuat masyarakat sekitar jalan peralihan yang berbatas dinding tembok pelabuhan samudera sibolga kelurahan pancuran dewa, dan pancuran bambu mengeluh, karena aspal curah tersebut di khawatirkan warga dapat membahayakan, serta menggangu aktifitas mereka sehari hari, menanggapi permasalahan ini pada jumat (9/3) Camat sibolga sambas Ahmad yani dan kapolsek sambas Iptu, Prio Achmad P. beserta Lurah Pancuran dewa, dan pancuran bambu memfasilitasi masyarakat untuk duduk bersama dengan pihak perusahaan PT. MPT yang di wakili Radus dan Andre Manalu.
Dalam pertemuan mediasi pihak PT.MPT mengatakan permohonan maaf kepada warga akibat atas kejadian ini, dan pihak perusahaan berjanji akan secepatnya memperbaiki dan mencari solusi untuk tidak terjadi lagi, dan akan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab di lapangan.
Dalam kesempatan ini camat sibolga sambas Ahmad Yani meminta penjelasan tertulis kepada pihak perusahaan dan hasil uji dari badan meteologi agar hal ini bisa di pertanggung jawabkan pihak perusahaan, dan mengenai tuntutan, warga menginginkan agar jam kerja perusahaan sampai pukul 24 di tiadakan, dan untuk mengenai perhatian perusahan, warga sekitar berharap bantuan bukan hanha CSR saja akan tetapi warga sekitar juga dapat di pekerjakan di perusahaan tersebut.
Dari hasil mediasi warga dengan pihak perusahaan berjalan alot, walaupun sempat terjadi adu argument dan tanya jawab.
pihak perusahaan berjanji akan menindak lanjuti tuntutan warga sekitar, dan di akhir mediasi kapolsek sambas Iptu Prio Achmad P menghimbau agar warga tenang dan sabar, dan berharap agar warga jangan terpancing untuk melakukan tindakan yang diluar kepatutan, dan kami dari pihak Polsek dan camat, akan mengawasi agar kesepakatan hari ini bisa di tindak lanjuti oleh Perusahaan.
Van HTB

Posting Komentar