Massa Tuntut Pemerintah Segera Tuntaskan Kasus Penembakan 31 pekerja di Nduga Papua
Jakarta - FBINews.net
Dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa turun aksi kembali, mereka menuntut kasus pelanggaran HAM,Penembakan 31 pekerja konstruksi yang berada di kabupaten nduga Papua, mereka berorasi di depan kemenpolhukam untuk bertemu dengan Wiranto,
Staff kemenpolhukam menjelaskan bahwa Wiranto sedang berada di Luar kota.
Salah seorang dari pendemo mengatakan "Bahwa kami tidak akan menyerah karena kami ingin bertemu dengan Wiranto selaku menteri kemenpolhukam pasti dia tau mengenai kasus pelanggaran HAM, tentang Penembakan 31 pekerja konstruksi yang berada di kabupaten nduga Papua"katanya
Massa pun melanjutkan aksinya long mach ke Istana Negara untuk langsung bertemu presiden RI Joko Widodo.
Ketika awak media FBINews menanyakan kenapa ingin bertemu presiden , salah seorang pendemo mengungkapkan
"semua kebijakan ada di tangan kepala Negara, karena sampai sekarang kasus HAM di Indonesia tidak jelas, dan bagaimana dengan kasus-kasus lain nya salah satu contoh nya kasus aktivis HAM Munir yang sudah 14 tahun tidak di sentuh oleh pemerintah"ungkapnya
Kami minta keadilan melalui Presiden Joko Widodo, karena kami ingin semua nya jelas apalagi kasus penembakan 31 pekerja konstruksi yang berada di Kabupaten nduga Papua, yang di sinyalir dilakukan kelompok kriminalitas bersenjata, serta bagaimana nasib anak dan istri dari 31 pekerja konstruksi yang meninggal ini" tambanya
Aksi demonstrasi sempat di hadang oleh sejumlah pihak kepolisian, karena aksi tersebut sempat brutal di depan Istana, para pendemo mengatakan kepada pihak Kepolisian yang berjaga bahwa aksi mereka sama sekali tidak di tunggangi oleh siapapun
Ucok Horlas

Posting Komentar