News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Dalami Kebakaran Panti Werdha Damai, Sepuluh Saksi Telah Diperiksa

Dalami Kebakaran Panti Werdha Damai, Sepuluh Saksi Telah Diperiksa



Manado – Fbinews 

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran di Panti Werdha Damai, Kota Manado. Dalam proses tersebut, penyidik telah meminta keterangan dari 10 orang saksi guna mengungkap fakta serta sumber api yang memicu kebakaran. Dari panti yang dihuni 35 lanjut usia itu, hingga kini masih terdapat 12 jenazah korban yang belum teridentifikasi dan menunggu hasil pemeriksaan DNA dari Jakarta.


Dari total 16 korban meninggal dunia, empat jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga oleh Tim DVI Biddokes Polda Sulawesi Utara. Identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data korban berdasarkan daftar penghuni, melalui pemeriksaan sampel darah, air liur, serta barang atau properti yang melekat pada korban saat ditemukan.


Sementara itu, proses identifikasi terhadap 12 jenazah lainnya diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua minggu sejak pengambilan sampel DNA oleh Tim DVI Biddokes Polda Sulawesi Utara. Di sisi lain, pihak keluarga korban meminta Pemerintah Kota Manado untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan panti werdha, terutama terkait tidak adanya petugas keamanan ketika kebakaran terjadi.


Saat insiden berlangsung, api dilaporkan dengan cepat membesar sehingga memicu kepanikan di antara para lansia yang berada di dalam panti. Sejumlah penghuni disebut terjebak di kamar masing-masing. Berdasarkan keterangan korban yang selamat, beberapa kamar diketahui terkunci dari dalam saat para lansia sedang beristirahat, kondisi yang diduga memperumit upaya penyelamatan dan evakuasi.


Hingga kini, empat jenazah telah diserahkan kepada keluarga. Satu di antaranya telah dimakamkan di TPU Pandu Molas, Kota Manado, sementara tiga jenazah lainnya dijadwalkan untuk diibadahkan dan dimakamkan pada Rabu, 31 Desember 2025. Proses penyerahan jenazah berlangsung penuh haru, termasuk bagi korban yang hidup seorang diri dan hanya dijemput oleh seorang cucu tiri.

** 

Tags

Newsletter Signup

Untuk Berlangganan

Posting Komentar