Susuri Sungai di Meranti, Kapolda Riau Ajak Warga Lestarikan Budaya dan Lingkungan
Kepulauan Meranti - Fbinews
Kapolda Riau, Herry Heryawan, menghadiri kegiatan Susur Sungai Jelajah Kampung di Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat. Kehadirannya tak sekadar mengikuti tradisi, tetapi juga membawa pesan pelestarian lingkungan serta penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Riau Hengki Haryadi bersama sejumlah pejabat utama Polda Riau, unsur Forkopimda, serta para pemangku kepentingan daerah.
Sebagai informasi, Susur Sungai Jelajah Kampung merupakan agenda ekowisata budaya yang terpusat di Desa Wisata Budaya Bokor. Kegiatan ini menyuguhkan pengalaman menyusuri sungai sekaligus mengenal kehidupan dan tradisi masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry turut menyusuri sungai untuk melihat langsung potensi wisata hutan mangrove. Ia mengapresiasi kekayaan biodiversitas yang masih terjaga di wilayah itu.
"Kita menyusuri sungai melihat keindahan alam, mangrove yang merupakan paru-paru dunia. Di sini kita melihat langsung ekosistem dengan berbagai spesies hewan tertentu yang harus kita jaga bersama," ujar Irjen Herry, Selasa (17/2/2026).
Kapolda menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai penerus kepemimpinan sekaligus penjaga budaya dan lingkungan di Pulau Bokor maupun wilayah Meranti secara luas.
"Saya ingin menghadirkan tunas-tunas muda. Mereka yang akan menggantikan Pak Bupati dan saya kelak. Mereka juga yang harus belajar bagaimana memberikan 'keadilan untuk alam' agar hutan dan mangrove kita tidak dirusak," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memperkenalkan program Green Policing sebagai konsep pemolisian berbasis kepedulian lingkungan.
"Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam Menjaga Tuah Melindungi Marwah. Kita harus melakukan kebaikan tidak hanya kepada manusia, tetapi juga kepada alam," tambahnya.
Selain fokus pada budaya dan ekologi, Kapolda turut menunjukkan perhatian terhadap kesejahteraan nelayan dengan rencana pemberian bantuan mesin ketingting guna mendukung mobilitas dan penguatan ekonomi di 166 pulau kecil yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri di Desa Bokor bukan hanya bersifat seremonial, melainkan untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memperkuat keamanan serta perekonomian daerah.
"Kegiatan ini adalah upaya Polda Riau untuk mendengar langsung keluhan masyarakat dan berjalan bergandengan tangan menjaga keamanan serta membangkitkan ekonomi," katanya.
Di akhir sambutannya, Kapolda mengingatkan warga untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila menghadapi gangguan keamanan.
"Kalau ada masalah, segera telepon 110. Personel Polres Meranti akan datang dengan cepat. Ini adalah komitmen pelayanan kami untuk menjamin keamanan masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan," pungkas Kapolda.
**

Posting Komentar