News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Arus Terkendali, Polri Resmi Hentikan One Way Nasional dan Fokus Kawal Perayaan Idul Fitri 1447 H

Arus Terkendali, Polri Resmi Hentikan One Way Nasional dan Fokus Kawal Perayaan Idul Fitri 1447 H

 


JAKARTA – FBINEWS 

Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memasuki hari ke-9 dengan catatan positif. Berdasarkan hasil pantauan dan evaluasi periode Jumat (20/03/2026) pukul 18.00 WIB hingga Sabtu (21/03/2026) pukul 06.00 WIB, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara nasional dilaporkan berjalan aman, kondusif, dan tanpa kejadian menonjol.

Seiring dengan volume kendaraan yang mulai melandai, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengambil langkah strategis dengan menghentikan penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) skala nasional pada arus mudik Lebaran 2026.

Juru Bicara Satgas Humas Ops Ketupat 2026, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, mengonfirmasi bahwa penghentian sistem one way ini dilakukan setelah melalui proses evaluasi komprehensif dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Berdasarkan hasil evaluasi, arus lalu lintas terpantau landai dan terkendali, sehingga rekayasa one way nasional dihentikan dan arus kendaraan kembali normal dua arah,” ujar Kombes Pol. Jansen.

Kombes Pol. Jansen menambahkan bahwa kebijakan lalu lintas akan tetap bersifat dinamis guna menyesuaikan kondisi di lapangan. Saat ini, kepolisian mulai menggeser fokus pengamanan pada rangkaian inti Hari Raya Idul Fitri, meliputi malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, hingga pengamanan di berbagai destinasi wisata.

Indikasi melandainya arus mudik terlihat dari data gerbang tol. Volume arus lalu lintas keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 48.440 kendaraan, mengalami penurunan sebesar 13,86 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, arus masuk ke Jakarta tercatat 20.519 kendaraan, turun signifikan sebesar 56,42 persen.

Di sisi keselamatan berlalu lintas, Polri mencatat terjadinya 260 kecelakaan selama periode pantauan. Insiden tersebut mengakibatkan 15 orang meninggal dunia, 25 orang luka berat, dan 272 orang luka ringan, dengan estimasi kerugian materiil mencapai Rp695,7 juta. Atas data ini, Polri tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.

Ke depan, Polri telah bersiap menghadapi potensi lonjakan mobilitas pasca-Lebaran (arus balik). Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan cermat guna menghindari penumpukan kendaraan. Beberapa langkah antisipasi yang disarankan Polri meliputi memanfaatkan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026, mengoptimalkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja yang memungkinkan dan memperhatikan kapasitas angkut dan mengutamakan keselamatan saat mengunjungi objek wisata, khususnya wisata air, di masa libur Lebaran dan kegiatan halalbihalal.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sejauh ini tidak lepas dari sinergitas solid antara Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Basarnas, BMKG, Jasa Raharja, jajaran Pemerintah Daerah, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Menutup keterangannya, Kombes Pol. Jansen mewakili institusi Polri menyampaikan pesan bagi seluruh rakyat Indonesia di hari kemenangan ini.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membawa keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
**

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar