Rekrutmen Polri 2026 Dimatangkan, Tekankan Transparansi dan Antisipasi Kecurangan
Riau - Fbinews
Polda Riau menggelar rapat kesiapan penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 yang meliputi Taruna/I Akpol, Bintara, dan Tamtama, Senin (30/3/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Dit Reskrimum Lantai 4 Polda Riau dan dihadiri jajaran internal serta sejumlah pengawas eksternal.
Rapat dipimpin oleh Wakapolda Riau dan diikuti oleh Irwasda, Karo SDM, para pejabat utama Polda Riau, serta perwakilan instansi terkait. Hadir pula unsur eksternal seperti Disdukcapil Kota Pekanbaru, HIMPSI, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, LLDikti Wilayah XVII, dan LAMR Kota Pekanbaru.
Dalam arahannya, Wakapolda Riau menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri merupakan perhatian nasional sekaligus bagian penting dari reformasi Polri, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, seluruh tahapan seleksi harus dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Wakapolda juga mengingatkan panitia untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk persepsi negatif masyarakat yang dapat memicu komplain maupun polemik di ruang publik. Selain itu, kewaspadaan terhadap modus kecurangan, terutama pada pelaksanaan tes berbasis komputer (Computer Assisted Test), menjadi perhatian serius guna menjaga objektivitas hasil seleksi.
Menurutnya, pelibatan pengawas eksternal diharapkan mampu memperkuat integritas proses rekrutmen sehingga berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Mengingat tingginya animo pendaftar dengan kuota yang terbatas, seleksi dituntut berlangsung ketat dan berkualitas demi mendapatkan calon anggota Polri terbaik.
Rapat koordinasi ini juga menjadi forum pemaparan rencana kegiatan, timeline, serta tahapan seleksi oleh Biro SDM Polda Riau, sekaligus untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi kendala selama proses penerimaan berlangsung.
**

Posting Komentar