Korlantas Polri Tingkatkan Kapasitas Operator ETLE Drone dan Handheld untuk Penindakan Digital
Bogor – FBINEWS
Korlantas Polri terus mengembangkan penegakan hukum berbasis teknologi melalui pelatihan operator Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sistem dakgar tahun anggaran 2026, Rabu (29/4/2026). Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung penggunaan drone dan perangkat ETLE handheld.
Pada sesi praktik, peserta diperkenalkan secara langsung dengan pemanfaatan drone sebagai bagian dari inovasi tilang elektronik. Kegiatan ini mencakup seluruh tahapan operasional, mulai dari persiapan hingga penggunaan di lapangan.
Pamin Subdit Dakgar Korlantas Polri, Ipda Muhatra Fitriah Nasri, yang juga bertugas sebagai perwira pengendali ETLE drone patrol, menjelaskan bahwa praktik dilakukan secara menyeluruh agar peserta memahami alur kerja teknologi tersebut.
“Pada praktik hari ini, kami bersama tim teknis menjelaskan proses penerbangan drone secara lengkap. Mulai dari tahap persiapan sebelum terbang, sinkronisasi remote dengan drone, hingga pelaksanaan capture saat drone berada di udara,” kata Muhatra.
Ia menambahkan, peserta juga diberikan kesempatan untuk melihat hasil tangkapan gambar dari drone serta memahami proses setelah perangkat mendarat hingga siap disimpan kembali.
Tak hanya itu, peserta pelatihan juga dilibatkan langsung dalam praktik penggunaan, termasuk mencoba menerbangkan drone. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan, terutama terkait aspek teknis operasional.
“Antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak yang aktif bertanya bahkan mencoba langsung. Ini menunjukkan kesiapan mereka dalam mengadopsi teknologi baru,” ujarnya.
Menurut Muhatra, pengembangan ETLE drone merupakan langkah strategis untuk mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pelanggar di lapangan. Ke depan, teknologi ini diproyeksikan menjadi alternatif pengganti tilang manual.
Saat ini, penggunaan ETLE drone masih difokuskan pada titik-titik rawan pelanggaran karena masih dalam tahap pengembangan. Namun, sistem ini akan terus disempurnakan sebelum diterapkan secara luas.
“Ke depan, setelah resmi diluncurkan, sistem ini akan didistribusikan ke wilayah-wilayah dan diperkenalkan lebih luas agar bisa digunakan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Selain drone, pelatihan ini juga mencakup penggunaan ETLE handheld yang dinilai lebih fleksibel dalam mendukung penindakan di lapangan.
Melalui pelatihan ini, Korlantas Polri berharap para operator mampu menguasai dan mengoperasikan seluruh perangkat ETLE secara optimal, sehingga penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan modern.
**

Posting Komentar