News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Soroti Laka Tinggi di Sulsel, Brigjen Faizal Tekankan Penurunan Fatalitas

Soroti Laka Tinggi di Sulsel, Brigjen Faizal Tekankan Penurunan Fatalitas



Makassar - Fbinews

Tingkat kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan masih tergolong tinggi dibandingkan wilayah lain di luar Pulau Jawa. Kondisi ini menjadi perhatian Korlantas Polri, meski secara nasional angka kecelakaan periode 2025–2026 mengalami penurunan.


Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran lalu lintas di wilayah tersebut. Ia mendorong optimalisasi rekayasa dan manajemen lalu lintas sebagai langkah utama.


“Salah satunya Polda di luar Jawa yang angka lakanya paling tinggi selama Operasi Ketupat ya Pak Amir. Saya tidak tahu kenapa tinggi sekali. Padahal secara nasional laka lantas 2025-2026 turun. Kenapa bisa turun? Artinya polda-polda lain bisa melakukan rekayasa manajemen lalu lintas yang baik,” ungkap Faizal dalam evaluasi di hadapan jajaran Ditlantas Polda Sulawesi Selatan, Rabu (01/04/2026).


Ia menyampaikan bahwa indikator keberhasilan tidak hanya dilihat dari administrasi, tetapi dari kemampuan menekan angka fatalitas kecelakaan. Oleh karena itu, peran Kasat Lantas dinilai krusial dalam implementasi di lapangan.


Faizal juga memberikan tantangan kepada jajaran untuk menurunkan angka kecelakaan secara signifikan. Ia bahkan menyiapkan apresiasi bagi personel yang mampu menunjukkan kinerja nyata.


“Kalau Bapak bisa menekan itu, saya kasih reward nanti. Bagaimana kita berupaya untuk menekan laka itu luar biasa, lebih hebat dari ustadz itu. Kalau ustadz menyadarkan orang, kalau kita mengurangi laka yang (menyebabkan korban) meninggal. Karena indikator Pak Kapolri menyampaikan keberhasilan operasi adalah menurunnya peristiwa dan fatalitas laka lantas,” tegasnya.


Selain itu, ia mengingatkan bahwa data kecelakaan kini terintegrasi melalui sistem IRSMS. Validitas data menjadi acuan utama dalam evaluasi kinerja di lapangan.


Menurutnya, tidak ada ruang untuk manipulasi data. Seluruh personel diminta fokus pada pengaturan lalu lintas, rekayasa jalan, dan patroli rutin di titik rawan.


“Setiap saya masuk ruangan, ujuk-ujuk saya dikasih data. Jumlah meninggal tiap hari rata-rata 13 orang secara nasional. Itu yang harus kita tekan terus. Kita bisa dikatakan hebat kalau angka kecelakaan itu turun. Maka dari itu, tingkatkan patroli dan kehadiran petugas di titik-titik rawan,” pungkasnya.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar