News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Polda NTT Dalami Dugaan Mafia Kuota Sapi di TTS, 12 Saksi Diperiksa dan Barang Bukti Diamankan

Polda NTT Dalami Dugaan Mafia Kuota Sapi di TTS, 12 Saksi Diperiksa dan Barang Bukti Diamankan



Kupang – Fbinews

Penyidikan dugaan praktik mafia kuota sapi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang ditangani Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berkembang. Hingga saat ini, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTT telah memeriksa 12 orang saksi serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan.


Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., dalam keterangan pers di Ruang Humas Polda NTT, Senin (6/7/2026) pukul 10.13 WITA, menjelaskan bahwa perkara tersebut ditangani oleh Subdirektorat III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda NTT dan hingga kini masih berada pada tahap penyelidikan.


Penanganan kasus tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sprin.Lidik/196/V/RES/.3.3./2026/Ditreskrimsus Polda NTT.


Henry menerangkan, dalam rangka mendukung proses penyelidikan, penyidik telah melakukan sejumlah langkah, termasuk memanggil dan memeriksa 12 orang saksi serta mengumpulkan berbagai dokumen dan data pendukung yang berkaitan dengan objek perkara.


“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan untuk memperoleh fakta-fakta hukum guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini. Polda NTT berkomitmen menangani kasus ini secara transparan agar tujuan penegakan hukum dapat tercapai,” ungkap Henry.


Saat dimintai keterangan mengenai identitas para saksi yang telah diperiksa, Henry belum bersedia membeberkan rinciannya. Namun, ia memastikan bahwa penyidik Ditreskrimsus Polda NTT telah meminta keterangan dari 12 orang saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan.


Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung jalannya penyelidikan dengan memberikan informasi yang relevan apabila mengetahui fakta-fakta terkait dugaan penyimpangan kuota sapi di Kabupaten Timor Tengah Selatan.


“Dukungan, saran, dan informasi dari masyarakat sangat kami harapkan agar penanganan perkara ini dapat segera dituntaskan sehingga memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum bagi semua pihak,” harapnya.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar