Masyarakat Minta Presiden & Panglima TNI Kembalikan Seluruh Tahapan Seleksi ke Korem 152/Baabullah
TERNATE — Fbinews.net
Masyarakat Maluku Utara meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan seleksi Calon Tamtama (Catam) dan Calon Bintara (Caba) TNI Angkatan Darat (AD) bagi putra-putra Maluku Utara, Kamis (13/8/2026).
Harapan masyarakat tersebut agar seluruh rangkaian proses seleksi, mulai dari pemeriksaan awal hingga tahapan akhir Pantukhir (Penentuan Akhir) penetapan peserta yang dinyatakan lulus terpilih, hingga proses pemberangkatan menuju pendidikan, dapat dilaksanakan di wilayah Korem 152/Baabullah Ternate.
Permintaan tersebut disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi geografis Maluku Utara sebagai daerah kepulauan serta beban biaya yang harus ditanggung peserta dan keluarga ketika mengikuti tahapan seleksi di luar daerah.
Dalam beberapa tahun terakhir, calon prajurit asal Maluku Utara harus mengikuti sejumlah tahapan seleksi lanjutan di wilayah Kodam XV/Pattimura di Ambon. Kondisi tersebut dinilai cukup memberatkan sebagian calon peserta maupun keluarga, khususnya masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Selain biaya transportasi menuju Ambon, keluarga juga harus menanggung kebutuhan makan dan tempat tinggal selama proses seleksi berlangsung.
“Kasihan kami ini orang susah. Ketika anak kami lanjut mengikuti tes di Kodam Ambon, kami harus berusaha pinjam sana, pinjam sini, bahkan berutang untuk biaya transportasi, makan dan minum selama di Ambon,” ujar salah seorang warga Maluku Utara, Rabu (12/8/2026), malam.
Menurutnya, persoalan menjadi semakin berat apabila calon peserta dinyatakan tidak lulus dalam salah satu tahapan seleksi. Calon peserta harus kembali ke Maluku Utara, sementara kepulangan tidak selalu mudah karena harus menyesuaikan jadwal transportasi laut.
“Kalau anak kami tidak lulus, langsung dibawa ke pelabuhan untuk kembali ke Maluku Utara. Tetapi terkadang tidak dapat kapal dan tidak punya tempat tinggal. Akhirnya kami menunggu di sekitar pelabuhan sampai ada kapal yang menuju Maluku Utara,” ungkapnya.
Karena itu, masyarakat berharap pemerintah pusat dan daerah, terkhususnya Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama pimpinan TNI dapat mempertimbangkan kondisi geografis serta kemampuan ekonomi masyarakat dalam menentukan mekanisme pelaksanaan seleksi.
“Kami terkadang terkatung-katung di Kota Ambon. Kami mau buat apa di tanah orang. Kalau uang yang kami pinjam sudah habis untuk kebutuhan selama mengikuti tes, ketika anak tidak lulus, kami bingung mencari uang lagi untuk biaya pulang,” katanya sambil meneteskan air mata.
Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta agar seluruh rangkaian seleksi Catam dan Caba TNI AD bagi putra-putra Maluku Utara, termasuk tahapan akhir Pantukhir, penetapan lulus terpilih hingga proses menuju pendidikan, dapat dipertimbangkan untuk dilaksanakan di Korem 152/Baabullah Ternate.
Masyarakat menilai pelaksanaan tahapan seleksi di daerah dapat membantu meringankan beban calon peserta dan keluarga, terutama dari sisi biaya transportasi, tempat tinggal, konsumsi, serta kebutuhan lainnya.
Selain itu, pelaksanaan seleksi di daerah dinilai dapat memberikan kemudahan bagi putra-putra Maluku Utara untuk mengikuti seluruh tahapan secara lebih efektif dengan tetap mempertimbangkan karakteristik wilayah kepulauan.
Oleh karena itu Masyarakat berharap usulan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan pimpinan TNI dalam menentukan mekanisme pelaksanaan seleksi, dengan tetap mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, serta ketentuan yang berlaku.
Terpisah, Danrem 152/Baabullah Ternate, Brigjen TNI Enoh Solehudin, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler maupun WhatsApp terkait permintaan masyarakat tersebut belum memberikan tanggapan.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Korem 152/Baabullah mengenai usulan agar seluruh tahapan seleksi Catam dan Caba TNI AD bagi putra-putra Maluku Utara dilaksanakan di wilayah Korem 152/Baabullah Ternate.
ILON.HI MUHAMMAD M.MARSAOLY


Posting Komentar