Pemilik Arupadhatu 1 Bantah Jaket Pelampung Temuan TNI AL Milik Rombongan
BANTEN — FBINEWS
Pemilik kapal speedboat Arupadhatu 1, Sandi Wiyasa, membantah jaket pelampung merah/oranye yang ditemukan TNI AL di perairan Selat Sunda berasal dari kapal yang membawa lima jurnalis dan tiga kru yang hingga kini masih hilang kontak. Bantahan tersebut disampaikan setelah pihak pemilik melihat foto kondisi perlengkapan keselamatan di kapal sebelum rombongan berangkat.
Sandi menyebut terdapat perbedaan karakteristik antara jaket pelampung yang berada di Arupadhatu 1 dengan benda yang ditemukan mengapung oleh petugas. Salah satu jurnalis dalam rombongan juga diketahui mengenakan jaket pelampung berwarna kuning, sehingga temuan jaket merah/oranye belum dapat dipastikan berkaitan dengan para korban.
Selain jaket pelampung, petugas turut menemukan benda berwarna putih berbentuk pelampung botol atau tabung di sekitar lokasi. Namun, pihak Lanal Banten menduga benda tersebut merupakan pelampung umum yang biasa digunakan nelayan di wilayah setempat. Karena itu, temuan tersebut belum dapat dikaitkan dengan kapal Arupadhatu 1 maupun rombongan yang hilang.
Tim SAR Gabungan bersama TNI AL pun tidak langsung menyimpulkan asal-usul barang berdasarkan penampakan visual semata. Verifikasi lebih lanjut akan dilakukan dengan memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk pihak kapal, untuk mencocokkan perlengkapan keselamatan dan memastikan identitas benda yang ditemukan di laut.
Hingga kini, operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru Arupadhatu 1 masih terus dilakukan di perairan Selat Sunda. Tim SAR Gabungan memperluas area penyisiran dengan harapan dapat menemukan keberadaan seluruh korban serta mendapatkan petunjuk baru mengenai kondisi kapal dan rombongan yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
**

Posting Komentar