Resmi Berakhir, Kapolri Cup II Indoor Skydiving 2026 Sukses Sedot 222 Peserta Manca Negara
Bogor, Jawa Barat – Fbinews
Kejuaraan International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 resmi berakhir. Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat mewakili Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menutup kejuaraan yang berlangsung di Gedung Soemardhi Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/9/2026).
Kejuaraan olahraga dirgantara tersebut berlangsung selama empat hari sejak 17 hingga 20 September 2026. Ajang ini merupakan hasil kolaborasi Korps Brimob Polri, Komite Olahraga Polri, Persatuan Terjun Payung Polri, dan Komite Terjun Payung FASI.
Sebanyak 222 peserta ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, terdiri atas 133 peserta dari Indonesia dan 89 peserta dari sembilan negara, yakni Singapura, China, Malaysia, Korea, Thailand, Rusia, Jepang, Polandia, dan Jerman.
Dalam laporan penyelenggara, Ketua Panitia Brigjen Pol. Christiyanto Goetomo menyampaikan seluruh rangkaian pertandingan telah dilaksanakan selama empat hari di Gedung Soemardhi Simulator Terjun Payung Wind Tunnel Brimob Cikeas. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, para pemenang dari setiap kategori perlombaan kemudian ditetapkan dan menerima penghargaan pada acara penutupan.
Dalam sambutannya, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh juri, panitia, pelatih, ofisial, serta para atlet dari Indonesia dan berbagai negara yang telah berpartisipasi.
Ia menilai meningkatnya partisipasi dalam kejuaraan tersebut menunjukkan perkembangan olahraga indoor skydiving sekaligus semakin banyaknya atlet dan generasi baru yang menekuni cabang olahraga tersebut.
“Ke depan, khususnya tim Indonesia, kita berharap dapat meningkatkan kemampuan dan menjadi pesaing yang lebih kuat bagi atlet-atlet internasional. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh dewan juri, baik nasional maupun internasional, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Apabila masih terdapat kekurangan, kami mohon maaf dan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik ke depan,” ujar Dankorbrimob.
Sementara itu, Ketua Komite Terjun Payung Indonesia mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan yang berlangsung aman dan zero accident. Ia juga menyampaikan selamat kepada seluruh juara dan peserta serta mendorong para atlet untuk terus meningkatkan intensitas latihan guna menghadapi kompetisi berikutnya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan Polri melalui fasilitas wind tunnel serta pembinaan atlet. Perkembangan prestasi atlet Indonesia di tingkat Asia dinilai menjadi modal untuk terus meningkatkan kemampuan dan bersaing di level internasional.
Pada kelas nasional, Tim Lebang Satbrimob Polda Sulteng menjadi juara pertama kategori 2 Way VFS Open, disusul Tim Renal Korbrimob Polri dan Tim Synaero Korbrimob Polri. Pada kategori 2 Way FS Female, Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya B meraih posisi pertama, diikuti Polwan Pas Pelopor Korbrimob Polri dan Polwan Satbrimob Polda Metro Jaya A.
Kategori 2 Way FS Open kelas nasional juga menjadi milik Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng. Posisi kedua ditempati Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng dan posisi ketiga Tim Huricane Satbrimob Polda Sulteng. Sementara kategori 4 Way FS Female dimenangkan Polwan Pas Pelopor Korbrimob, disusul Polwan Polda Metro Jaya dan Polwan Korbrimob Polri.
Untuk kategori 4 Way FS Open kelas nasional, Tim Batis Satbrimob Polda Sulteng kembali meraih juara pertama, diikuti Tim Tadulako Satbrimob Polda Sulteng dan Tim Anoa Satbrimob Polda Sulteng.
Persaingan juga berlangsung ketat pada kelas Asia Tenggara. Tim Singapura menjadi juara pertama kategori Dynamic Solo Speed Open dan Dynamic 2 Way Open, sementara Malaysia menempati posisi kedua dan Indonesia di posisi ketiga pada kedua kategori tersebut.
Pada kategori 2 Way FS Female kelas Asia Tenggara, Tim Polwan Indonesia meraih juara pertama, disusul Singapura dan Brigade 10 Para A Malaysia. Indonesia juga keluar sebagai juara pertama kategori 4 Way FS Female dan 4 Way FS Open, masing-masing diikuti Singapura dan Malaysia untuk kategori female serta Singapura dan Thailand untuk kategori open.
Pada kelas internasional, Singapura mendominasi sejumlah kategori. Kategori Solo Freestyle Open dan Dynamic Solo Speed Open masing-masing dimenangkan oleh wakil Singapura. Pada Dynamic 2 Way Open, Singapura meraih posisi pertama, diikuti Singapura dan Korea Selatan. Sementara Dynamic 4 Way Open dimenangkan Singapura, disusul China dan Korea Selatan.
Kategori 2 Way VFS Open juga dimenangkan wakil Singapura, dengan tiga posisi teratas ditempati tim dari negara tersebut. Sementara kategori 4 Way VFS Open dimenangkan China, dengan Indonesia berada di posisi kedua dan Singapura di posisi ketiga.
Prestasi juga ditorehkan atlet muda Indonesia pada kategori 2 Way FS Junior. Pasangan Mario dan Aufa dari Indonesia meraih juara pertama, disusul Altitude x Singapore Junior dan pasangan Naya dan Fildza.
Pada kategori 2 Way FS Female kelas internasional, Polwan Korbrimob Polri berhasil meraih juara pertama, disusul Singapura dan Wara TNI AU. Untuk kategori 2 Way FS Open, Tim TB Korbrimob Polri menjadi juara pertama, diikuti Tim BS Korbrimob Polri dan Tim Singapore 1.
Sementara pada kategori 4 Way FS Female, China meraih posisi pertama, disusul Indonesia dan Singapura. Adapun kategori 4 Way FS Open dimenangkan Tim Black Shadow Pas Pelopor Korbrimob Polri, diikuti Tim Orion Satbrimob Polda Sulteng dan Tim Citraka Satbrimob Polda Banten A.
Dengan berakhirnya seluruh pertandingan dan pemberian penghargaan kepada para pemenang, International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II Tahun 2026 resmi ditutup.
Kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi atlet indoor skydiving dari Indonesia dan berbagai negara, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persahabatan, sportivitas, serta kerja sama internasional dalam pengembangan olahraga terjun payung, khususnya disiplin indoor skydiving.
**

Posting Komentar