BARESKRIM POLRI DAN BNN GEREBEK TEMPAT HIBURAN MALAM DI PIK, 9 ORANG POSITIF NARKOBA
JAKARTA – FBINEWS
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar razia besar-besaran di sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, Penjaringan, Jakarta Utara, dan PIK 2, Tangerang, Minggu (18/10/2026) dini hari.
Operasi gabungan yang dimulai sekitar pukul 00.30 WIB tersebut menyasar sejumlah kelab malam, diskotek, hingga ruang karaoke untuk mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.
Sebanyak 462 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. Kekuatan itu terdiri atas 146 personel Bareskrim Polri dan 160 personel BNN, dengan dukungan satuan Sabhara, Provos, serta Paminal.
Petugas menyisir sejumlah lokasi hiburan malam, termasuk Club 21 dan Kaixin di kawasan PIK. Razia juga dilaksanakan secara serentak di wilayah Jakarta Timur sebagai bagian dari upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
ENAM ORANG TERJARING DI KAWASAN PIK
Dalam pemeriksaan di kawasan PIK, petugas menemukan vape atau cartridge vape yang diduga mengandung etomidate, yakni zat dengan efek sedatif yang dapat menimbulkan efek penenang dan berisiko disalahgunakan.
Hasil pemeriksaan urine menunjukkan enam orang pengunjung di klaster PIK dinyatakan positif etomidate dan amfetamin. Sementara itu, jika digabungkan dengan operasi di wilayah Jakarta Timur, total sembilan orang terjaring dengan hasil pemeriksaan positif narkoba.
Pengunjung yang dinyatakan positif kemudian dibawa menggunakan bus Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan dan asesmen lebih lanjut oleh BNN RI.
BNN LAKUKAN ASESMEN, TENTUKAN LANGKAH LANJUT
Proses asesmen dilakukan untuk mengetahui tingkat keterlibatan masing-masing orang, termasuk menentukan penanganan yang sesuai berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Asesmen tersebut juga menjadi bagian penting untuk membedakan penanganan terhadap penyalahguna yang membutuhkan rehabilitasi dengan pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika.
Operasi gabungan ini menjadi bagian dari upaya aparat penegak hukum memperketat pengawasan terhadap tempat hiburan malam yang berpotensi menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba.
Petugas juga mendalami temuan cartridge vape yang diduga mengandung etomidate untuk memastikan kandungan zat serta kemungkinan keterkaitannya dengan penyalahgunaan zat berbahaya.
**

Posting Komentar