News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

HUT KE-24 PROPAM POLRI, KABIDPROPAM POLDA MALUT TEGASKAN MARWAH INSTITUSI HARGA MATI

HUT KE-24 PROPAM POLRI, KABIDPROPAM POLDA MALUT TEGASKAN MARWAH INSTITUSI HARGA MATI



TERNATE - FBINEWS  

Kabidpropam Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Indra Pramana Hidayat, menegaskan bahwa menjaga kehormatan dan marwah institusi Polri merupakan tanggung jawab mutlak setiap personel. Disiplin, etika, profesionalisme, serta penegakan aturan tanpa pandang bulu menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.


Penegasan tersebut disampaikan Indra dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Propam Polri, Minggu (18/10/2026). Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat pengawasan internal dan memastikan setiap anggota bertanggung jawab atas tindakan serta kewenangan yang dimilikinya.


“Semoga momentum HUT Propam Polri ini semakin memperkuat tekad kami untuk bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang dapat mempermalukan dan mencederai citra Polri. Tidak boleh ada sikap membiarkan pelanggaran berlalu tanpa penanganan sesuai aturan,” tegas Indra saat dikonfirmasi media.


Ia menekankan, kehormatan institusi tidak cukup dibangun melalui slogan, seragam, maupun upacara. Marwah Polri harus tercermin dalam perilaku setiap personel, profesionalisme saat bertugas, serta keberanian menindak pelanggaran berdasarkan ketentuan yang berlaku.


DISIPLIN DAN ETIKA TANPA PANDANG BULU


Indra menegaskan, setiap anggota Polri wajib tunduk pada aturan tanpa memandang pangkat maupun jabatan. Pelanggaran yang terbukti harus diproses sesuai ketentuan, tanpa perlakuan istimewa ataupun pembiaran.


Menurutnya, penegakan disiplin yang tidak konsisten berpotensi merusak kepercayaan masyarakat sekaligus mencederai pengabdian personel yang selama ini menjalankan tugas dengan baik.


“Kepercayaan masyarakat tidak bisa dibangun hanya dengan kata-kata. Harus ada bukti nyata melalui sikap profesional, pelayanan yang humanis, dan penegakan disiplin yang konsisten. Setiap anggota harus memahami bahwa seragam yang dikenakan membawa tanggung jawab besar di hadapan hukum dan masyarakat,” jelasnya.


PENGADUAN MASYARAKAT WAJIB DITANGANI SERIUS


Selain menegakkan disiplin internal, Kabidpropam Polda Maluku Utara itu juga menyoroti pentingnya penanganan laporan dan pengaduan masyarakat secara serius, objektif, serta transparan dalam proses tindak lanjutnya.


Ia mengingatkan agar masyarakat yang mencari keadilan tidak justru berhadapan dengan sikap acuh tak acuh atau ketidakjelasan penyelesaian laporan.


“Jangan sampai masyarakat datang mencari keadilan, tetapi justru merasa diabaikan. Setiap pengaduan harus ditangani dengan sungguh-sungguh, diperiksa secara objektif, dan ditindaklanjuti hingga jelas penyelesaiannya. Di situlah komitmen dan integritas institusi benar-benar diuji,” tuturnya.


Indra menjelaskan, fungsi pengawasan Propam bukan semata-mata mencari kesalahan anggota. Lebih dari itu, Propam berperan sebagai benteng internal untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan, menjaga profesionalisme, serta memastikan seluruh personel bekerja sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.


Ketegasan dalam menindak pelanggaran, lanjutnya, bukanlah bentuk permusuhan terhadap sesama anggota. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan tanggung jawab untuk melindungi institusi dari perilaku menyimpang sekaligus menjaga kehormatan personel yang menjalankan tugas dengan benar.


“Siapa pun yang melakukan pelanggaran harus diproses sesuai aturan yang berlaku. Seluruh personel harus semakin disiplin, menjunjung tinggi etika, dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Dengan begitu, kita dapat menjaga kehormatan institusi sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa Polri terus berbenah,” ujarnya.


PROPAM HARUS HADIRKAN PERUBAHAN NYATA


Dalam momentum HUT ke-24 Propam Polri, Indra berharap fungsi pengawasan internal semakin kuat, profesional, dan berintegritas. Keberhasilan Propam, menurutnya, tidak hanya diukur dari banyaknya pemeriksaan atau penindakan, tetapi juga dari kemampuannya mencegah pelanggaran, memperbaiki perilaku personel, serta memastikan setiap pengaduan masyarakat ditangani secara bertanggung jawab.


Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik menjadi tujuan akhir dari seluruh upaya pembenahan tersebut. Polri harus mampu hadir sebagai institusi yang tegas terhadap pelanggaran, humanis dalam pelayanan, dan terbuka melakukan evaluasi apabila ditemukan kekurangan.


“Salam Polisi, Polisi Bersama Masyarakat. Selamat Hari Ulang Tahun Propam Polri. Semoga Propam semakin profesional, tegas, dan berintegritas dalam menjaga marwah institusi. Karena kehormatan Polri tidak hanya ditentukan oleh seberapa kuat institusi berdiri, tetapi juga oleh seberapa berani kita membenahi diri dan menindak setiap pelanggaran,” tutupnya.


Peringatan HUT ke-24 Propam Polri diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh personel bahwa seragam dan kewenangan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menjaga marwah institusi berarti menjaga integritas, menegakkan aturan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


ILON.HI MUHAMMAD M. MARSAOLY

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar