News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

PULUHAN SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA KERACUNAN MBG, AMBULANS HILIR MUDIK EVAKUASI KORBAN

PULUHAN SISWA SMPN 2 CISARUA DIDUGA KERACUNAN MBG, AMBULANS HILIR MUDIK EVAKUASI KORBAN



CISARUA — FBINEWS  

Puluhan siswa SMP Negeri 2 Cisarua, kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, dilaporkan mengalami gejala yang diduga akibat keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (21/10/2026). Sejumlah siswa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.


Situasi di sekitar lokasi sempat menjadi perhatian setelah sejumlah ambulans hilir mudik di Jalan Raya Puncak untuk mengevakuasi para siswa yang terdampak. Para korban dibawa ke Rumah Sakit Paru (RSPG) Cisarua guna memperoleh pemeriksaan dan perawatan medis.


DUGAAN PENYEBAB MASIH DISELIDIKI


Dugaan awal yang beredar di lapangan mengarah pada konsumsi susu yang menjadi bagian dari menu makanan. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.


Pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor telah melakukan langkah penelusuran. Sampel makanan dan susu yang dikonsumsi para siswa diambil untuk diperiksa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).


Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mengungkap apakah terdapat kontaminasi atau faktor lain yang menyebabkan para siswa mengalami gejala gangguan kesehatan.


DISTRIBUSI MBG DIHENTIKAN SEMENTARA


Sebagai langkah antisipasi, distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok menu tersebut dilaporkan dihentikan sementara hingga proses investigasi selesai.


Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan munculnya korban tambahan sekaligus memastikan keamanan makanan yang disalurkan kepada para siswa.


KONDISI KORBAN MENJADI PERHATIAN


Penanganan medis terhadap para siswa menjadi prioritas, sementara pihak terkait masih mengumpulkan keterangan dan menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan.


Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan kualitas bahan pangan, proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan dalam program MBG di lingkungan sekolah.


Masyarakat diharapkan menunggu hasil pemeriksaan resmi dan tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian sebelum hasil laboratorium diumumkan.


FBINEWS akan terus mengikuti perkembangan kondisi para siswa, hasil uji laboratorium, serta keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bogor dan pihak terkait.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar