Kericuhan Aksi Penolakan Konser Andrea Bocelli di JIExpo, 33 Orang Luka-luka
JAKARTA — FBINEWS
Kericuhan mewarnai aksi penolakan konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). Sebanyak 33 orang, terdiri dari personel TNI, Polri, dan warga masyarakat, dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Kombes Pol. Budi Hermanto mengungkapkan, aksi yang diikuti sekitar 300 orang itu berlangsung sejak pukul 15.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB, atau satu jam sebelum konser dijadwalkan dimulai pada pukul 19.00 WIB.
Menurut Budi, sebelum kericuhan terjadi, pihak penolak konser dan panitia telah melakukan tiga kali audiensi. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan kesepakatan antara kedua belah pihak.
Situasi kemudian memanas ketika terjadi aksi pelemparan batu dan kayu ke arah petugas pengamanan yang berada di lokasi.
Akibat insiden tersebut, puluhan orang mengalami luka-luka. Dari total 33 korban, tiga orang di antaranya masih menjalani perawatan inap di sejumlah rumah sakit.
Meski terjadi kericuhan, pihak kepolisian memastikan tidak ada peserta aksi yang diamankan dalam peristiwa tersebut.
Petugas gabungan akhirnya berhasil mengendalikan situasi sehingga kondisi di sekitar lokasi kembali kondusif.
Peristiwa ini menjadi perhatian aparat keamanan mengingat aksi penolakan berlangsung menjelang pelaksanaan konser internasional yang digelar di kawasan JIExpo Kemayoran.
**

Posting Komentar