Pesan Kabidhumas Malut di HUT ke-75 Humas Polri, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Ternate – Fbinews.net
Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan lanskap komunikasi digital, kepercayaan publik menjadi sesuatu yang tidak cukup dibangun melalui kata-kata, tetapi harus dijaga dengan keterbukaan, integritas, dan kerja nyata. Di sinilah peran Humas Polri menemukan makna strategisnya, bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan merawat kepercayaan antara institusi kepolisian dan masyarakat.
Semangat tersebut mewarnai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri Tahun 2026 yang diikuti Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, di Jakarta, Senin hingga Selasa (2–3/11/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan Dialog Penguatan Internal Polri Ke-4 Tahun Anggaran 2026, Senin (2/11/2026), yang mengangkat tema “Polisi Bersama Masyarakat, Merawat Ruang Informasi Publik di Era Digital”.
Dialog tersebut menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan kapasitas jajaran Humas Polri dalam menghadapi tantangan komunikasi publik yang semakin kompleks. Pembahasan mencakup strategi komunikasi, keterbukaan informasi, serta pentingnya menghadirkan informasi kepolisian yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selanjutnya, Selasa (3/11/2026), Kabidhumas Polda Maluku Utara menghadiri syukuran Hari Jadi ke-75 Humas Polri yang dihadiri langsung Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan para Kabidhumas Polda dari seluruh Indonesia.
Momentum 75 tahun perjalanan Humas Polri tersebut bukan sekadar peringatan usia pengabdian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan tanggung jawab besar kehumasan dalam menjaga reputasi institusi melalui komunikasi yang terbuka, profesional, dan berintegritas.
Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memberikan penguatan sekaligus perspektif baru bagi jajaran Humas dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di tengah perkembangan teknologi informasi.
Menurutnya, Humas Polri memiliki tanggung jawab yang jauh lebih luas daripada sekadar mempublikasikan kegiatan kepolisian. Humas harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara institusi dan masyarakat, mendengarkan aspirasi publik, serta memastikan setiap informasi yang disampaikan memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kepercayaan masyarakat tidak dibangun hanya melalui banyaknya informasi yang disampaikan, tetapi melalui keterbukaan, kejujuran, dan kesesuaian antara apa yang dikomunikasikan dengan kinerja nyata Polri di lapangan. Karena itu, Humas harus hadir sebagai penghubung yang mampu merawat kepercayaan publik,” tegas Hadi Poerwanto.
Ia menambahkan, sejalan dengan semangat Hari Jadi ke-75 Humas Polri melalui tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri”, jajaran Humas Polda Maluku Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi, memperkuat kemitraan dengan insan pers, serta mengoptimalkan pemanfaatan berbagai platform digital.
Baginya, reputasi institusi tidak semata-mata ditentukan oleh bagaimana sebuah lembaga berbicara kepada masyarakat, tetapi juga oleh bagaimana lembaga tersebut bekerja, melayani, dan mempertanggungjawabkan setiap pelaksanaan tugasnya.
“Kami ingin Humas Polri semakin profesional, adaptif, dan humanis. Hubungan baik dengan media harus terus dirawat, karena pers merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun, yang paling utama adalah memastikan informasi tersebut benar, bermanfaat, dan mencerminkan pelaksanaan tugas Polri secara objektif,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang informasi publik agar tetap sehat, cerdas, dan bertanggung jawab. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta senantiasa mengedepankan sikap kritis dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang sebuah institusi harus selalu diiringi kemauan untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pengabdian.
Sebab, pada akhirnya, keberhasilan Humas bukan hanya diukur dari seberapa luas informasi menjangkau masyarakat, melainkan dari seberapa besar kepercayaan publik tumbuh melalui keterbukaan dan bukti nyata pelayanan.
ILON.HI MUHAMMAD M.MARSAOLY


Posting Komentar