Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan

2020/11/19

Masyarakat Kaplongan Indramayu Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW





Indramayu-Fbnews.net


Belasan anak di Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder Kabupaten Indramayu  mengikuti acara khitanan massal. Bhakti sosial dilaksanakan Rabu (18/11/2020) tersebut, digelar Masjid Jami Al Barokah Kaplongan Acara yang berlangsung di Masjid ini dalam rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. Khitanan massal, santunan anak yatim dan dhuafa, karnaval budaya dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.


Kegiatan dibuka oleh Kuwu Kaplongan H. Saidi  melepas karnaval budaya, khitanan massal, santunan anak yatim dan dhuafa, lomba & cerdas cermat tingkat TK-DTA-SD/MI, Sebelum dikhitan, belasan anak yang rata-rata masih duduk di bangku Sekolah Dasar ini mengikuti arak-arakan dari depan Masjid Al barokah Desa Kaplongan  berjalan menuju menyusuri jalan desa kaplongan 


Antusias masyarakat Desa kaplongan tak diragukan lagi kekompakanya sehingga acaranya sangat meriah Kegiatan dihadiri masyarakat desa kaplongan, RT, RW, pamong desa & kuwu desa kaplongan


Sementara itu Ketua Panitia H. Khoeron bersama Sekretaris Romdhon & Didi Warsidi mengucapkan terimakasih atas kerja panitia, dukungan dari masyarakat baik dari segi materi maupun tenaga





Sedangkan menurut Ketua DKM KH. Ali Jabidi, BA kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. rutin dilakukan setiap tahun masuk program kerja pengurus DKM dengan Tujuan dilaksanakan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pertama; Supaya kenal dan cinta kepada Nabi Muhammad Saw, tanda-tanda kita cinta dan kenal adalah kita kenal Nabi dari sejarahnya dan apa-apa yang ditinggalkan Nabi SAW untuk umatnya, dengan apa yang ditinggalkan Nabi untuk umat nya tersebut kita dapat mengetahui kepribadian Nabi Muhammad SAW tersebut.


Kedua adalah; untuk dapat kita mencontoh dan meneladani akhlak nabi Muhammad Saw. Kita mencontoh akhlak nabi Muhammad Saw paling tidak dengan menerapkan empat sifat nabi Muhammad SAW, yakninya; Shidik, Amanah, Fathanah, dan Tabligh. Tujuan ketiga adalah; supaya kita bersemangat dalam menjalankan dan menyiarkan ajaran agama nabi Muhammad SAW. terutama sekali dalam menjalankan syariat agama Islam, seperti shalat 5 waktu, puasa dan segala kebaikan yang dianjurkan dalam ajaran Islam.


Tahlil ikhtisor dipimpin oleh Kyai Fatoni Kaplongan sebelum Mauidzoh Hasanah oleh KH. Muhammad Yusuf Chudlori atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Yusuf adalah budayawan dan ulama Pengasuh Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo Magelang.. (MT jahol) 

2020/11/15

Paguyuban perkutut Indramayu (PPI) Adakan kegiatan kopdar





Indramayu-Fbinews.net


Untuk mempererat dan meningkatkan jalin tali silaturrahmi, pengurus Paguyuban Perkutut Indramayu (PPI), adakan kegiatan Kopi Darat (Kopdar) bagi para pecinta dan pelestari burung perkutut, dengan jargon kegiatan Tambah Batur, Tambah Sedulur.


Bertempat di halaman rumah, Latifatul Masruroh yang merupakan Dosen FAI Unwir Indramayu, beralamatkan Blok Karangponcol, Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Minggu (15/11/2020).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Kyai Soleh tokoh masyarakat dari Kedungwungu Kecamatan Krangkeng, Kyai Muhyiddin Tokoh Masyarakat Desa Kaplongan Kecamatan Kedokanbunder, para pecinta dan pelestari perkutut se-wilayah 3 cirebon, Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan pengurus PPI Kabupaten Indramayu.





Ketua panitia kopdar, Amin Hidayat yang juga Kepala SMK Nahdlatul 'Ulama Krangkeng Kabupaten Indramayu mengatakan, kegiatan Kopdar pada dasarnya bertujuan untuk silaturahmi sesama para pecinta dan pelestari burung perkutut.


"Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk saling sharing ide dan pengalaman, serta sebagai sarana hiburan rekreasi sa'at hari libur," kata Amin.


Selain itu, Ketua PPI Kabupaten Indramayu, Ali Mursolik yang biasa dipanggil Ali Bergos menuturkan, kegiatan Kopdar rutin di laksanakan sebulan sekali."Untuk tempatnya berpindah pindah, sesuai dengan permohonan dari anggota paguyuban perkutut Indramayu, yang bertujuan membangun silaturrohim," tutur Ali.


Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 wib, diawali dengan pembukaan, lalu diisi Kegiatan tahlilan yang dipimpin oleh Kyai Muhyiddin Tokoh Masyarakat Desa Kaplongan Kecamatan Kedokanbunder, kemudian dilanjutkan kegiatan sarasehan pecinta dan pelestari burung perkutut. Pada kesempatan itu juga turut diadakan kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa yang proses pemberiannya diantarkan langsung kerumah di sekitar Blok Karangponcol Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu Jawa Barat. (MT jahol) 

2020/10/23

PRODUK VAS BUNGA DI KOTA MOJOKERTO BISA EKSPORT KE HONGKONG



Mojokerto - Fbinews.net


Andri Wibowo atau orang biasa memanggilnya dengan sebutan Breng. Dalam keseharian ia bertugas sebagai tenaga honorer penjaga kantor Balitbang Kota Mojokerto. Sudah 15 tahun ia mengabdi di kantor yang berada di jalan Benteng Pancasila 23A tersebut. Tidak banyak yang tahu kalau lajang 48 tahun itu memiliki segudang prestasi. 


Didunia kesenian dirinya pernah aktif mengadakan pementasan teater baik sebagai pemain maupun crew, tergabung di komunitas film, mengadakan berbagai macam lomba kesenian tingkat sekolah dan lain-lain. Saat ini Andri juga masih mengemban amanat sebagai ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas di Indonesia (PPDI) kota Mojokerto. 


Disisi lain saat ini Andri dikenal orang sebagai pembuat vas bunga dari kain bekas dan semen yang produktif. Produksinya sudah menyebar ke berbagai kota di Jawa Timur. Bahkan ada yang dikirim ke Hongkong. Selain memproduksi vas bunga tidak jarang Andri juga diminta untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat mengenai pembuatan vas bunga itu.





"Saya membuat vas bunga dari kain dan semen ini sudah berjalan dua tahun. Awalnya saya melihat ada orang membuat vas bunga seperti itu. Tapi setelah saya perhatikan hasil akhirnya kelihatan kurang menarik. Maka saya pun mencoba membuat  dengan inovasi saya sendiri dan ternyata produksi pertama saya itu langsung laku semua. Waktu itu ada 25 vas bunga. Dari situ saya semakin bersemangat membuat vas bunga ini. Pesanan pun banyak mengalir. Saya sampai kewalahan." kata Andri saat diwawancara pada Jumat (23/10/2020).


Menurut Andri pembeli vas produksinya banyak dari ibu-ibu Dharma wanita atau para pengrajin bunga hias. Selain penjualan melalui online dia juga aktiv mengikuti pameran produk unggulan.  


Proses produksi vas bunga itu sendiri memerlukan waktu yang lama. Untuk membuat satu vas bunga sampai siap jual bisa memakan waktu hingga seminggu. Jadi untuk bisa memproduksi vas bunga ini memerlukan kesabaran yang tinggi.


Terkait dengan masa pandemi saat ini, karena aktivitas keluarnya banyak berkurang maka ia bisa semakin produktif dalam membuat vas bunga. Sayangnya di masa pandemi ini penjualan banyak menurun. Menurut Andri penurunan penjualan ada sekitar 70 persen


Terkait dengan tugasnya sebagai penjaga kantor Balitbang, maka tak jarang Andri memproduksi vas bunga pada malam hari. Keinginan kuatnya saat ini adalah memiliki Art Shop untuk menjual karya-karyanya. Karena kalau punya Art Shop maka ia juga bisa membantu penjualan dari karya teman- temannya sesama penyandang disabilitas. Karena dia melihat banyak teman-temannya yang giat berproduksi namun lemah dalam penjualan.


Ketika ditanya tentang harapannya kedepan Andri menyampaikan keinginannya untuk bisa diangkat menjadi ASN, jawabnya sambil tertawa.



Agus Buyut 

2020/10/05

PENAMPAKAN GAJAH MADA DARI SANGGAR MPU POERWA



Mojokerto


Gajah Mada, Bhayangkara dan kejayaan Nusantara merupakan ikatan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan antara yang satu dengan lainnya. Mengapa bisa demikian? Hal ini tidak lepas karena Gajah Mada yang tadinya merupakan anggota pasukan Bhayangkara ketika diangkat menjadi Mahapatih Amangkubhumi sukses menyatukan Nusantara dibawah mapanji Gula-Kelapa Majapahit lewat Sumpah Palapanya.


Peran utama Gajah Mada pada kejayaan Nusantara di masa lalu membuat banyak orang penasaran dengan ketokohannya  sehingga memancing rasa ingin tahu tentang bagaimana sosok beliau yang sebenarnya. Ditambah lagi dengan  referensi data tentang sosok beliau yang sangat minim membuat mereka yang mengagumi kebesaran nama Gajah Mada semakin pemasaran.


Selama ini orang mengenali sosok Gajah Mada baik dari buku maupun patung dengan penggambaran tubuh kekar dan berwajah bulat. Penggambaran ini merupakan hasil imajinasi kreatif Mohammad Yamin yang merupakan seorang ahli sejarah dan Menteri Penerangan dimasa Presiden Soekarno. Dan penggambaran sosok Gajah Mada oleh Mohammad Yamin inipun juga tanpa di dukung dengan data-data primer sejarah. 


Namun kali ini kembali banyak di bicarakan tentang penggambaran sosok Gajah Mada  yang di sampaikan oleh Mohammad Yamin tersebut yang sangat berbeda dengan Gajah Mada menurut penggambaran Mpu Haris pemilik sanggar Mpu Poerwa di Dusun Perning, Desa Perning, kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Banyak yang bertanya-tanya manakah sosok Gajah Mada yang benar. 



Menurut Mpu Haris, Setelah menjalani proses pencarian yang lama, melalui penampakan "roh suci Gajah Mada", barulah dirinya dapat melukiskan Gajah Mada ketika sedang mengumandangkan Amukti Palapa sambil mengangkat sebilah keris. Matanya menatap tajam kedepan menggambarkan rasa optimis yang tinggi. Wajahnya tampak masih muda dan tegas. Badan tegap berotot.


Bagaimana "lahirnya" lukisan tokoh Gajah Mada tersebut hingga bisa menimbulkan kontroversi dengan apa yang sudah ada sebelumnya? Hal itu berawal ketika Mpu Haris mendapat pesanan melukis wajah petinggi kerajaan Majapahit. Tidak main-main, pelukis yang karyanya banyak diburu para kolektor lukisan dalam dan luar negeri itu mendapat pesanan melukis enam wajah petinggi kerajaan Majapahit yang nilainya ratusan juta Rupiah.


Keenam petinggi Majapahit yang dimaksud yaitu; Hayam Wuruk, Tribuana Tunggadewi, Gajah Mada, Jayanegara, Wikramawardhana dan Raden Wijaya. Tentu ini bukan perkara ringan. Karena bukan hanya perkara estetika, karakteristik goresan atau hal-hal yang berkaitan dengan kaidah-kaidah artistik saja. Mpu Haris dihadapkan pada tanggungjawab moral yang lebih besar lagi yaitu tehadap kebenaran sejarah leluhur yang merupakan bapak bangsa.


Adanya panggilan yang kuat untuk tidak hanya sekedar melukis wajah orang dengan latar belakang kehidupan masa Majapahit saja tapi demi menghasilkan karya yang benar-benar memiliki "roh" art yang kuat maka Mpu Haris mulai melakukan pengalian dari berbagai sumber dengan mencari referensi ke berbagai tempat seperti di Bali, Yogjakarta, Pasar Seni di Ancol maupun konsultasi dengan sesama pelukis lain. Namun dari pencarian itu tidak diperoleh petunjuk yang kuat.


Akhirnya Mpu Haris melakukan pencarian dengan cara olah spiritual. Didampingi beberapa ahli spiritual ia melakukan meditasi di berbagai tempat yang memiliki keterkaitan erat dengan ke lima tokoh utama kerajaan Majapahit tersebut seperti di situs petilasan Hayam Wuruk, petilasan Jayanegara di Jabung, dan beberapa petilasan lainnya di sekitar Mojokerto.


Awalnya Mpu Haris menyelesaikan  lukisan Hayam Wuruk pada tahun 2016 kemudian lukisan Gajah Mada . Sedangkan untuk dapat melukiskan wajah Gajah Mada Mpu Haris harus melakukan meditasi sebanyak tujuh kali. Karena pada meditasi pertama kali penggambaran yang didapatkan masih sangat samar. 


"Dari meditasi pertama di petilasan Gajah Mada di Lebak Jabung saya sudah dapat gambaran dan membuat sketsa. Tapi saat mulai mengerjakan lukisan itu saya merasa seperti orang goblok. Saya merasa kebingungan. Merasa ada sesuatu yang belum saya dapat. Untuk itu saya melakukan meditasi kembali di petilasan Gajah Mada. Dalam meditasi itu saat saya mendapatkan penglihatan bertemu sosok Gajah Mada saya merasakan energi yang sangat kuat menghempaskan saya ke belakang. Ternyata menurut teman-teman saya memang terlempar ke belakang hingga membentur dinding petilasan." kisah Mpu Haris saat di temui di sanggarnya pada Senin (5/10/2020).


Untuk itulah Mpu Haris perlu mengulang-ulang meditasinya sampai mendapat penggambaran yang jelas dan  bisa menyelesaikan lukisan Mahapatih Amangkubhumi Majapahit Gajah Mada. Ketika ditanya tentang karyanya yang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat Mpu Haris menyatakan bahwa lukisannya itu penggambaran ketika Gajah Mada masih muda. Badan dan wajahnya masih kencang. 


Sedangkan ketika ditanya siapa pemesan dan yang mengkoleksi lukisan itu Mpu Haris menyatakan minta maaf tidak bisa menyebutkan karena sesuai komitmen dengan pemesanannya agar tidak di beritahukan pada siapapun.



Siapa Mpu Haris itu?


Mpu Haris adalah seorang pelukis kelahiran tahun 1962 yang tinggal di  Dusun Perning, Desa Perning, kecamatan Jetis, kabupaten Mojokerto.  Anak ke 14 dari 15 bersaudara dengan nama asli  Haris Poerwandi. Istrinya bernama Winarsi. Kedua anaknya perempuan Yustisia Margara Al Hakam dan Swastikaraton souminar. 


Karya- karya pelukis yang sudah memiliki seorang cucu tersebut kebanyakan bertemakan kehidupan sosial seperti suasana pasar, panen atau kehidupan di perkampungan. Karyanya banyak diburu para kolektor baik dalam dan luar negeri. 


Totalitasnya terhadap seni lukis yang di geluti tidak bisa diragukan lagi. Di pandangan sesama seniman mpu Haris di kenal pernah mengambil langkah "edan". Bagaimana tidak, kalau kebanyakan orang mati-matian berusaha menjadi pegawai negeri tapi dirinya malah mati-matian berusaha mundur dari statusnya sebagai aparatur sipil negara agar bisa secara total menempatkan hidupnya sebagai seorang seniman lukis. 


Pengabdiannya sejak 1987  akhirnya secara resmi berakhir pada tahun 2005. Secara prinsip dia pernah mengatakan jikalau dia sebagai seorang aparatur sipil negara makin lama ia makin tua dan pensiun. Tapi jika ia secara total sebagai seorang seniman makin tua karya-karyanya akan semakin bernilai tinggi.


Dan prinsip itu kini semakin terbukti. Kiprahnya banyak dibutuhkan orang. Pemikiran banyak dipakai untuk mendukung pembangunan baik oleh swasta maupun pemerintah. Utamanya yang terkait pada sisi artistik. Saat ini Mpu Haris di percaya untuk mengerjakan sebuah maha karya  yang bernama Dhamar Kamayan.


Dhamar Kamayan adalah sebuah taman seluas 4,5 hektar yang menempati lahan milik PT. Kitoshindo International Biotechnology di desa Jetis Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto. Dhamar Kamayan adalah taman yang dibangun dengan mengambil nuansa Majapahitan. Ada replika gerbang Wringin Lawang, kolam Segaran dan Candi Bajang Ratu yang dibuat sama seperti ukuran aslinya. Demikian juga ada pendopo sebagai perwujudan Balai Manguntur Majapahit. Untuk kedepan akan segera dibuat  replika candi  Sawentar dengan ukuran yang juga sama persis aslinya.


Taman Dhamar Kamayan ini nantinya akan digunakan sebagai tempat menyambut tamu dari PT. Kitoshindo International Biotechnology baik dari dalam maupun luar negeri. Sebagai pengenalan akan kebesaran Indonesia pada masa lampau. Buah kerja Gajah Mada.


Penghargaan dan prestasi yang pernah diraih oleh Mpu Haris antara lain:

1. Tahun 1990, dari Gubernur Jawa Timur Soelarso. Poster kejar paket "A" tingkat regional terbaik. 


2. Tahun 1992, dari Gubernur Jawa Timur Soelarso. Poster kejar paket "A" tingkat regional terbaik.


3. Tahun 1992, Anugrah seni dan aksara Mendikbud Prof. DR. Fuad Hasan. Pemenang kedua poster pendidikan luar sekolah tingkat nasional.


4.Tahun 1992, dari Lembaga Siklus ITS "Jawa Pos The Best Teen" sayembara poster lingkungan hidup. 


5.Tahun 1993, dari Redaktur majalah Trubus "10 karya terbaik". Lomba poster lingkungan hidup. 


6. Tahun 1995, dari Ali Ugur Tuncher direktur UNPFA (United Nation Population Fund) di Indonesia sebagai nominator poster internasional.


7. Tahun 1995, dari Menteri Kependudukan dan KB Prof. DR. Hayono Suyono 10 poster terbaik nasional.


8. Tahun 2006 dari Menkominfo Sofyan Djalil. " Poster KIM terbaik tingkat nasional".


9. Tahun 2006, dari Gubernur Jawa Timur Imam Utomo "poster KIM terbaik tingkat regional".


10. Tahun 2008, dari PT. Djarum Kudus. sebagai "Pemenang display nasional semangat kemajuan 2008 terbaik". 


11. Tahun 2011,  terpilih sebagai Karya koleksi museum Affandi Yogyakarta dalam ajang pameran next@rt bersama Kosmubaya. 


12. Tahun 2011, pemenang lomba sketsa logo Ancol art festival XVII  di ajang Jambore seni nasional ke XVI  2011 Jakarta.


13. Tahun 2012 mendapat undangan kehormatan dari Gubernur Lemhanas untuk membuat karya lukisan bertema perjuangan bangsa Indonesia


14. Dan masih banyak penghargaan seni lainnya.



Agus Buyut 

2020/09/15

Dr.Hj. Ratnawati CUP Adakan Turnamen Badminton Open Ganda



Indramayu - fbinews.net

Turnamen badminton open ganda sangat antusias di ikuti anak - anak milenial, dengan berkompetisi sehat dan sebagai dasar salah satu kesuksesan bagai anak milenial untuk mencapai prestasi yang baik untuk masa depannya senin 14/09/2020, malam.

Menurut dr.Ratnawati cawabup Indramayu, kegiatan turnamen badminton open ganda ini sangat positif,  ini salah satu kegiatan yang membangkitkan rasa persaudaraan rasa persatuan bagi anak-anak milenial kita harus dukung karena ini kegiatan yang sangat positif dan sehat bagi anak muda jagan sekarang, sportivitas yang bagus pada saat mereka ada ketegangan mereka berpikir baik dan tenang menghadapinya dan itu salah satu kesehatan mental yang baik buat mereka itu menurut penilaian saya sebagai seorang dokter ucapnya.




 Lanjut dr.Ratnawati dan saya juga memberikan semangat dan motivasi pada anak anak milenial bahwa kegiatan ini salah satu pembentukan bibit - bibit atlit yang unggul untuk bangsa Indonesia, karena berkarya yang baik kita harus berpikir sehat dan positif, hal yang lain salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi anak-anak kita harus meningkatkan aktivitas bagi anak anak milenial ini biar mereka berpikir yang positif karena adanya kegiatan positif bisa menghidari kegiatan negatif seperti tawuran dan yang lainnya ungkapnya.


Dan kegiatan open badminton ganda ini sudah final dan sudah mendapatkan juara - juaranya dan Juara 4 Rudi dan Galih, Juara 3 sihab dan jejen, Juara 2 adiatama dan awan dan Jaura 1 kevin dan riyanto.


Dalam kegiatan ini bertempat di jatibarang baru di Forum Gudang Bangkit AGUDASCO dalam Pengelola Forum Masyarakat Jatibarang baru, dalam giat ini yang diketuai oleh  Beni Mustajab Rido, Pengawas, H edi kusnaedi dan  Drs Mustara spf, dan buat Ketua penyelenggara Rahmat (arise) dan di hadiri
Pemerintah Desa yang wakili oleh staf desa Aris, mudah - mudahan dalam kegiatan positif ini bisa bermanfaat  bagi anak - anak milenial supaya berfikir yang sehat dan positif kedepannya pungkasnya.

MT jahol

2020/08/30

Guru Bangsa , Dr Seto Mulyadi , HBD. Yang ke 69 Tahun




Tanggerang Selatan - Fbinews.net

Dr.seto Mulyadi atau Yang di kenal kak Seto, HBD di rayakan sangat sederhana  bersama keluarga di kediaman kak Seto di  Cirendeu Permai Cinere, acara HBD kak Seto yang ke 69 tahun.,di gabungkan dengan peluncuran buku, biografi yang berjudul," Catatan 50 Tahun Pengabdian Kak Seto di Dunia Anak anak.

Turut Hadir tamu undangan dari Deputi Kementerian PPPA ,Bpk Nahar,  Perwakilan dari LPAI ,Bpk Susanto,dan Perwakilan dari Dompet Dhuafa, beserta rekan rekan dari media elektronik dan cetak, dalam rangka Peluncuran biografi kak Seto ,dan penerimaan anugrah dari Muri, (28/08/2020).

Seto Mulyadi ,ini adalah mahasiswa psikologi Universitas Indonesia Pencipta karakter dikomo yang terkenal di era Tahun 80 an ,kala itu stasiun televisi yang ada hanya  TVRI ,satu satunya stasiun  televisi yang menyuguhkan tontonan yang bermutu bagi anak anak.

Kak seto bercerita, Berawal dari kecintaannya terhadap anak anak Pria kelahiran  klaten, 28  Agustus 1951, memulai kehidupan nya  Hijrah ke Jakarta dengan bekerja serabutan , sembari menunggu hasil tes Fakultas kedokteran ,ujar kak Seto mantan ketua KNPA.

Pemerhati anak sekaligus psikolog,Seto Mulyadi atau akrab di panggil kak Seto berpesan, di masa pandemi covid seperti ini,jangan menurunkan semangat belajar, tetap belajar dan berkarya,"bagi anak anak Indonesia semua,mohon tetap semangat mohon tetap gembira dan tetap kreatif penuh dengan ide - ide baru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan yang di lakukan di rumah "kata kak Seto saat di wawancara ,awak media di kediaman nya.

Ari/Hendra

2020/06/24

KANG EPI PUYUH" MANFAATKAN PELUANG USAHA DI MASA PANDEMI COVID-19



Lebak - Fbinews.net

Berawal dari iseng iseng di dunia maya kang Epi puyuh membangun usaha budidaya telor puyuh mandiri didesanya.Bermodalkan kemauan yang kuat dan semangat yang luar biasa kang Epi berhasil menciptakan peluang usaha untuk mencukupi ke butuhan keluarga

Kampung Kagambiŕan Desa Muara Kecamatan Cikulur  Desa Terdampak Covid-19 Kang Epi terlihat segar dan semangat walaupun di masa pandemi Dirinya tidak mendapatkan dana bantuan sosial tunai(BST)

Ternyata lumayan setelah ditekuni selama 6 bulan dengan bercanda ria dengan sicantik burung puyuh ekonomi keluarga saya bisa tertutupi setidaknya ada penghasilan tetap dan tidak harus terganggu dengan masa pandemi yang tiga bulan terachir merumahkan pekerjaan takut terpapar corona,"ucapnya

Awalnya 2 kandang burung puyuh yg dibangun satu kandang antara 150 ekor dan bisa menghasilkan telor puyuh 1 kg perhari alhamdulilah 2 kandang bisa mendapatkan hasil yang lumayan untuk tambah tambah beli jajan anak dan lebihnya untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan separohnya untuk beli pakan burung "tuturnya

Disaat masyarakat sedang sibuk untuk menyerahkan data poto copy KTP dan KK kepada Rt/Rw setempat persyaratan mengajukan dana bantuan terdampak covid-19 tetapi kami tetap berkosentrasi pada usaha kamibagaimana caranya untuk memiliki kandang burung puyuh lebih banyak lagi,setelah berusaha dan berupaya untuk mengajukan pinjaman kepada pihak perbankan sampai saat ini belum ada kabar beritanya, aturan pemerintah untuk mengurangi kegiatan diluar agar terhindar dari terpaparnya covid-19

Dan kami hanya punya keinginan kepada pemerintah untuk bisa membantu kami dalam mengembangkan usaha budidaya ternak burung puyuh agar mendapatkan hasil yang lebih banyak,dan bisa membantu masyarakat agar juga bisa mendapatkan pekerjaan,mengkaryakan masyarakat yang terdampak covid-19 "pungkasnya


Mujahidin