Bupati Minta Maaf Soal Insiden Veteran Mengamuk
fbinews
22.40
0
TAPTENG - FBInews
Mengamuknya beberapa veteran yang turut hadir pada upacara HUT kemerdekaan RI ke 72 di Kabupaten Tapanuli Tengah hingga sampai saat ini belum dapat dipastikan kejadian itu bermula.
Diketahui, panitia penyelenggara kegiatan yakni Kabag kesmas Tapteng, Despi Jambak, dan sebagai ketua panitia ini oleh Asisten I Antonius Simanjuntak. Namun hingga saat ini, pihak panitia penyelenggara HUT Kemerdekaan belum dapat dikomfirmasi oleh wartawan.
Namun, saat makan siang bersama di Gedung Serba Guna Pandan (GOR) Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani yang mengetahui akan kejadian tersebut langsung menyampaikan permohonan maafnya sebagai bupati dihadap para Veteran dan juga para tamu undangan.
"Au do Bupati di Son, auma mangido maaf tu halak bapak (saya yang Bupati disini, saya lah yang minta maaf kepada orang bapak)," ucap Bakhtiar sambil menepuk dadanya.
Diberitakan sebelumnya, Merasa tidak dihargai oleh panitia HUT kemerdekaan RI, para veteran di Kabupaten Tapteng mengamuk. Veteran yang mengamuk ini sebelumnya duduk dibawah Tribun kehormatan.
Salah seorang veteran yang diketahui sudah berusia 89 tahun sempat duduk dilantai, karena merasa tidak dihargai ole panitia. Bahkan, terlihat jelas, para veteran ini disuru duduk dibawah tribun kehormatan dengan mendirikan tenda. Sementara ditribun kehormatan, terlihat juga beberapa kepala dinas dengan pakaian jas lengkap dengan enak duduk santai.
"Mana Bupati, mana Danrem. Biar saya bilang langsung," cetus salah seorang veteran yang tidak terima ditempatkan dibawah Tribun kehormatan.
Melihat kondisi ini, Ilham Hutabarat Anggota Pemuda Pancasila (PP) kabupaten Tapteng meminta agar panitia segera menaikkan para veteran tersebut kedalam tribun, karena HUT RI merupakan acara para pejuang.
"seharusnya veteran ini duduk didalam tribun, bukan dibawah. Yang pejuang atau setidaknya ikut merasa sakitkan para veteran ini, bukan para kadis atau pejabat lainnya. Tanpa harus diminta, mestinya panitia menempatkan veteran dilokasi yang sepantasnya sejajaran dengan Bupati atau para kapolres dan danrem. Bukan malah berada dibawah tribun," tandasnya.
Setelah veteran ngamuk, panitia akhirnya menaikkan para veteran ini kedalam tribun.
(Rommy Pasaribu)

Posting Komentar