2020/05/03

Angkut Ratusan Pemudik Polda Metro Jaya Amankan 15 Travel Gelap

Tags


Jakarta - Fbinews.net

Adanya larangan pemerintah untuk mudik di tengah pandemi Corona (COVID-19) tidak mengurungkan niat sebagian warga untuk pulang ke kampung halaman. Bahkan mereka menyewa travel gelap yang menyediakan jasa angkutan mudik dengan tarif yang cukup mahal.

Baru-baru ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menangkap 15 travel yang hendak mengangkut pemudik ke Jawa,  Mereka terkena razia Operasi Ketupat 2020 di check point Tol Cikarang Barat, Bekasi, pada Jumat 1 Mei 2020 malam.

"Total ada 113 orang penumpang dari 15 mobil travel tersebut yang rencananya mau mudik ke beberapa daerah tujuan," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (2/5/2020).

Modus para pengemudi adalah menawarkan jasa melalui media sosial Facebook. Para penumpang kemudian dijemput di titik yang disepakati.

"Ada yang dijemput di Pondok Labu, Palmerah, Tanjung Priok, dan lainnya lalu diantar melalui jalur Tol Cikarang Barat untuk mengarah ke luar Jakarta," imbuh Kombes Pol Sambodo.

Tujuan pemudik yakni ke Sumenep, Yogyakarta, Purwodadi, Brebes, dan beberapa daerah Jawa Tengah lainnya.

"Tarifnya berkisar Rp 300 ribu sampai dengan Rp 500 ribu per orang," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (2/5/2020).

Kendaraan tersebut kemudian diputar balik ke Jakarta. Para penumpang dikembalikan ke titik awal penjemputan, sementara para sopir travel diperiksa polisi.

Mereka dikenai Pasal 308 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kendaraan para pengemudi tersebut kini ditahan di Polda Metro Jaya sebagai barang bukti.

"Di mana setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor umum yang tidak memiliki izin menyelenggarakan angkutan orang dalam trayek maka dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp 500 ribu," tandas Kombes Pol Sambodo.

Sebelumnya, polisi juga menyetop sejumlah truk yang mengangkut pemudik. Para pemudik bersembunyi di bak truk dengan ditutupi terpal.

"(Total) ada 4 atau 5 (truk) gitu ya," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes ol Sambodo Purnomo Yogo.

Polisi menyetop truk-truk penyelundup pemudik itu di pos penyekatan di Kabupaten Bekasi, pada Jumat (1/5). "Kedungwaringin sama Cikarang Barat," kata Kombes Pol  Sambodo.

Kombes Pol Sambodo menuturkan beberapa sopir truk ada yang dibayar agar bersedia menyelundupkan pemudik. Namun ada pula yang sukarela membantu menyelundupkan karena rasa pertemanan.

"Kami akan lebih ketat lagi. Yang kami curigai pasti kami periksa dumper-nya. Polisi sudah tahu cirinya-cirinya (truk yang menyelundupkan pemudik)," tutur Kombes Pol Sambodo.

Lebih lanjut, Kombes Pol Sambodo mengingatkan masyarakat untuk tidak coba-coba mudik. Polisi akan memberikan sanksi tegas terhada pelanggar.

Source : poldametrojayadotinfo 


EmoticonEmoticon