Kakorlantas Susun Skema Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Arus Balik Libur Tahun Baru
Cikarang – Fbinews
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan arus balik libur Tahun Baru. Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa perencanaan tersebut disusun berdasarkan analisis pergerakan dan lonjakan volume kendaraan dari berbagai daerah menuju Jakarta.
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah pertemuan arus kendaraan dari arah Trans Jawa dan Bandung yang diperkirakan terjadi di KM 66 Tol Jakarta–Cikampek. Untuk mengurai potensi kemacetan di lokasi tersebut, Korlantas Polri mempertimbangkan pemanfaatan Tol Jakarta–Cikampek Selatan (Japek Selatan) secara fungsional jika kondisi di lapangan membutuhkan.
"Berkaitan dengan arus balik, strategi yang kita gunakan melihat perkembangan lompatan arus Jadi ketika nanti dari Trans Jawa, dari Bandung, nanti ada crossing ada pertemuan di KM 66, itu nanti akan kita pertimbangkan apakah Jasa Marga diizinkan Japek Selatan akan kita gunakan," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho.
Pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 1 dan 4 Januari, volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan. Oleh sebab itu, pengoperasian Japek Selatan secara fungsional menjadi salah satu opsi untuk mengelola arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan di titik pertemuan arus.
"Kami akan menyarankan ketika arus puncak mungkin tanggal 1 atau tanggal 4 itu bangkitan arusnya tinggi, kami mencoba untuk menggunakan Japek Selatan untuk fungsional. Sehingga crossing yang ada di 66 ini bisa kita kelola dengan baik. Termasuk juga barangkali arusnya tinggi, kami akan melakukan contraflow," tambahnya.
Selain skema tersebut, Korlantas Polri juga menyiapkan rekayasa lalu lintas tambahan berupa penerapan sistem one way sepenggal. Kebijakan ini akan diberlakukan apabila indikator kepadatan kendaraan di KM 414 mencapai 3.600 kendaraan per jam.
"Apabila ada indikator parameter dari KM 414 itu sudah 3.600 kami akan coba juga nanti One Way sepenggal. Nanti akan kita lihat yang jelas kita sudah siap merencanakan pengamanan baik arus balik termasuk juga malam tahun baru yang segera akan kita laksanakan," jelasnya.
Di sisi lain, Irjen Pol Agus mengungkapkan bahwa upaya pengamanan dan pengendalian lalu lintas yang telah dilakukan menunjukkan capaian positif, khususnya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
"Jadi kecelakaan itu turun fatalitas korban ya Itu 19,8% Jadi hampir 5.512 fatalitas korban orang meninggal bisa kita tekan Dari tahun 2024 ke 2025," pungkasnya.
**

Posting Komentar