Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Sultra Tekankan Tindak Lanjut Arahan Presiden
Sultra, Kendari –Fbinews
Polda Sulawesi Tenggara menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional pada Rabu, 18 Februari 2026, di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra. Upacara dipimpin Kapolda Sultra, Didik Agung Widjanarko, serta dihadiri Wakapolda Sultra Gidion Arief Setyawan, pejabat utama, personel, dan PNS Polri.
Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa upacara ini bukan sekadar agenda rutin bulanan, melainkan momentum evaluasi kinerja seluruh personel. Ia meminta setiap anggota melakukan refleksi atas capaian dan kualitas pelayanan selama satu bulan terakhir agar tidak terjebak dalam rutinitas tanpa peningkatan kinerja.
Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto pada Rapim TNI-Polri 2026, Kapolda menekankan pentingnya Polri menjadi institusi yang profesional, kuat, dan dekat dengan masyarakat. Kedekatan dengan rakyat dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sulawesi Tenggara.
Selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, jajaran Polda Sultra juga diminta mendukung program prioritas nasional, khususnya di sektor swasembada pangan dan ketahanan energi. Seluruh personel diperintahkan bersikap proaktif dalam pengamanan dan pendampingan agar pembangunan berjalan aman, tepat sasaran, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Menjelang bulan suci Ramadhan, Kapolda mengingatkan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan personel, termasuk pengawasan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok untuk mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi.
“Kita lakukan langkah-langkah yang terencana dan terukur, Polri berupaya menjamin situasi tetap kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar,” ungkap Irjen Didik.
Di bidang operasional dan internal, Kapolda menegaskan perlunya peningkatan patroli responsif serta penegakan disiplin dan kode etik secara tegas dengan prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran. Setiap anggota diingatkan untuk menjaga citra institusi melalui sikap santun, perilaku terpuji, dan profesionalisme dalam pelayanan.
Sebagai penutup, seluruh satuan kerja diminta segera menyusun rencana pengamanan Ramadhan secara terpadu melalui koordinasi lintas sektoral, mengoptimalkan deteksi dini dan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas. Diharapkan seluruh personel dapat terus memberikan pengabdian terbaik bagi mas
**

Posting Komentar