"Polantas Menyapa" di Bali, Perkuat Sinergi Jaga Nyepi dan Lebaran
Gianyar – FBINEWS
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar kegiatan Polantas Menyapa di Bale Banjar, Gianyar, Bali, Jumat (06/03/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Nyepi Aman, Mudik Nyaman, Toleransi Terjaga, Bali Tetap Kondusif”. Program tersebut menjadi forum silaturahmi antara kepolisian dan berbagai unsur masyarakat di Bali.
Sejumlah elemen masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya pimpinan Pecalang dari berbagai kabupaten, perwakilan Banser Nahdlatul Ulama, komunitas ojek online, serta tokoh masyarakat setempat. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyerap masukan dari masyarakat.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menjelaskan bahwa kunjungannya ke Bali bertujuan memastikan kesiapan pengamanan Operasi Ketupat 2026. Selain itu, ia juga memastikan rangkaian perayaan Idulfitri dan Hari Raya Nyepi dapat berlangsung aman dan tertib.
“Saya sangat bangga berada di Pulau Dewata Bali. Kehadiran saya untuk memastikan kesiapan Operasi Ketupat sudah berjalan dengan baik. Tadi malam juga sudah bertemu dengan Gubernur dan mendapatkan paparan dari Dirlantas Polda Bali terkait kesiapan pengamanan,” kata Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Menurutnya, kegiatan Polantas Menyapa menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Melalui dialog langsung, berbagai saran dan masukan dapat dihimpun sebagai bahan penyempurnaan pengamanan di lapangan. Ia menegaskan Polri harus hadir sebagai pelayan masyarakat.
“Polri harus dekat dengan masyarakat, merangkul masyarakat, sehingga benar-benar diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.
Irjen Pol Agus Suryonugroho juga meminta dukungan dan doa dari seluruh unsur masyarakat. Hal itu diperlukan agar pengamanan rangkaian hari raya dapat berjalan lancar. Pasalnya, pelaksanaan malam takbiran Idulfitri dan Hari Raya Nyepi berlangsung dalam waktu yang berdekatan.
Ia menjelaskan pemerintah daerah bersama kepolisian telah menyepakati pengaturan penyeberangan di Selat Bali. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga ketertiban selama rangkaian perayaan berlangsung.
“Sudah diatur penutupan penyeberangan Gilimanuk menuju Ketapang pada pukul 05.00 pagi, sedangkan dari Ketapang menuju Gilimanuk ditutup pukul 17.00. Pengaturan ini sudah dituangkan dalam surat edaran Gubernur dan telah disosialisasikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain pengaturan penyeberangan, Dirlantas Polda Bali juga telah memaparkan pola pengamanan secara menyeluruh. Skema tersebut mencakup pengaturan arus mudik dan arus balik, distribusi penumpang di bandara, serta pengamanan kawasan wisata. Seluruh langkah disiapkan agar mobilitas masyarakat dan wisatawan tetap aman dan tertib.
Ketua Pecalang Provinsi Bali BJP (P) Dewa Suwarya menyampaikan apresiasi atas perhatian Polri terhadap pengamanan adat dan budaya di Bali. Ia menegaskan Pecalang bersama unsur masyarakat siap mendukung pengamanan yang dilaksanakan kepolisian.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dari Bapak Kakorlantas dan jajaran. Pecalang bersama Banser, Ansor, dan organisasi masyarakat lainnya siap mendukung langkah-langkah yang sudah disiapkan dalam pengamanan Operasi Ketupat di Bali,” ujarnya.
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua Komunitas Ojek Online Gianyar Made Dwi. Ia menyatakan komunitas ojol siap membantu menyosialisasikan pesan keselamatan kepada para pengemudi.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Bapak Kakorlantas. Apa yang disampaikan hari ini akan kami teruskan kepada anggota agar bisa ikut menjaga kenyamanan mudik,” kata Made Dwi.
Melalui kegiatan Polantas Menyapa, Korlantas Polri berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat Bali semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga keamanan selama Idulfitri dan Hari Raya Nyepi. Upaya ini juga sejalan dengan tagline Operasi Ketupat 2026, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
**

Posting Komentar