News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Polda Maluku dan Universitas Pattimura Resmi Teken PKS, Hadirkan Pusat Studi Kepolisian

Polda Maluku dan Universitas Pattimura Resmi Teken PKS, Hadirkan Pusat Studi Kepolisian



Ambon — FBINEWS 

Polda Maluku bersama Universitas Pattimura (Unpatti) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus meresmikan Pusat Studi Kepolisian di Kampus Unpatti, Selasa (3/3/2026).

Kolaborasi antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi negeri terbesar di Provinsi Maluku ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan kalangan akademisi.

Penandatanganan kerja sama dihadiri Wakil Kepala Polda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama seperti Karo SDM, Kabidhumas, Kabidkum, Ka SPN, dan Kabagkerma Biro Ops. Dari pihak kampus, hadir Rektor Unpatti Prof Dr Fredy Leiwakabessy bersama para Wakil Rektor serta jajaran pengelola kerja sama dan kehumasan.

Dalam sambutannya, Rektor Unpatti menyampaikan bahwa hubungan kelembagaan antara Unpatti dan Polda Maluku selama ini telah terjalin secara intens dan produktif. “Kolaborasi tersebut meliputi berbagai kegiatan akademik, riset, serta pengabdian kepada masyarakat yang mendukung tugas-tugas kepolisian,”kata Rektor, Rabu (4/3/2026).

Rektor menegaskan, penandatanganan PKS ini menjadi tonggak legal formal kerja sama yang sebelumnya telah dibangun secara substantif. Implementasinya diwujudkan melalui pembentukan “Police Corner” atau Pojok Kepolisian di lingkungan kampus sebagai ruang interaksi mahasiswa dan institusi Polri.

“Police Corner diharapkan menjadi pusat informasi layanan kepolisian, edukasi kamtibmas, rekrutmen Polri, hingga pencegahan narkotika dan tindak kriminal lainnya. Mahasiswa perlu melihat kepolisian sebagai mitra strategis, bukan institusi yang berjarak dari dunia akademik,” ujar Rektor.

Selain itu, pihak universitas berharap adanya dukungan pelatihan serta pembinaan dari Polda Maluku bagi petugas keamanan kampus guna meningkatkan kemampuan deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan.

Sementara itu, Brigjen Pol. Imam Thobroni dalam sambutannya menyampaikan bahwa penandatanganan PKS dan peluncuran Pusat Studi Kepolisian merupakan tonggak penting bagi Polda Maluku dalam mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Ia menjelaskan bahwa tantangan kepolisian ke depan semakin kompleks, mulai dari kejahatan siber, dinamika sosial lintas batas (borderless), hingga kondisi geografis Maluku yang sekitar 97 persen wilayahnya merupakan lautan, sehingga memerlukan pendekatan berbasis riset dan data ilmiah.

“Keterbatasan personel, termasuk regulasi terbaru yang mensyaratkan penyidik minimal berpendidikan S1, menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi,” ungkap Wakapolda.

Menurutnya, Polda Maluku membuka ruang bagi mahasiswa dan akademisi untuk melakukan penelitian, magang, maupun kajian ilmiah terkait isu kepolisian dan sosial kemasyarakatan. Sinergi antara teori akademik dan praktik lapangan diyakini menjadi dapur pemikiran strategis dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Bumi Raja-raja.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan PKS dan pemotongan pita sebagai simbol peresmian Pusat Studi Kepolisian Universitas Pattimura, serta peninjauan lokasi Police Corner di gedung perpustakaan kampus.

Kerja sama ini diharapkan memberi dampak nyata bagi penguatan institusi Polri, pengembangan pendidikan tinggi, serta peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku.

Kolaborasi Polda Maluku dan Universitas Pattimura juga mencerminkan arah transformasi Polri Presisi yang semakin menempatkan ilmu pengetahuan dan pendekatan akademik sebagai fondasi kebijakan dan operasional kepolisian, sekaligus membangun kepercayaan publik, khususnya generasi muda, terhadap institusi Polri.
**

Tags

Newsletter Signup

Untuk Berlangganan

Posting Komentar