Sinergi Bapanas - Polri Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Jakarta - FBINEWS
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menyatakan kolaborasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) semakin memperkuat pengendalian harga pangan dan menjaga stabilitas pasokan, sehingga daya beli masyarakat tetap terlindungi selama Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.
"Kami terus turun melakukan pemantauan dan pengawasan (harga pangan) bersama jajaran Polri di seluruh penjuru negeri," kata Sarwo dalam Rapat Koordinasi Kesiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagaimana keterangan di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Sarwo menjelaskan, hasil pemantauan bersama di lapangan menunjukkan dampak positif karena mampu menekan harga pangan di pasaran agar tetap stabil.
Selain Polri, Bapanas bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah juga terus melakukan pengawasan harga pasar guna memastikan komoditas pangan pokok strategis sesuai harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan pembelian (HAP).
"Alhamdulillah sebagian besar komoditas harganya relatif stabil," ujar Sarwo.
Ia memaparkan, hingga akhir Februari, Satgas Saber Pelanggaran Pangan telah melakukan pengawasan di 28.270 titik di seluruh Indonesia, meliputi 18.864 pedagang, 4.413 ritel, 2.804 grosir, 1.564 distributor, 405 produsen, dan 220 agen.
"Sesuai arahan Bapak Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman agar kami juga menindak hingga ke hulu. Tidak hanya pengecer yang di ujung," jelas Sarwo.
Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan persoalan pangan menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu kenaikan harga seiring meningkatnya kebutuhan dan permintaan masyarakat.
**

Posting Komentar