News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Kunjungan Wapres di Bitung

Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Kunjungan Wapres di Bitung



Manado – Fbinews

Ratusan personel gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Bitung, Sulawesi Utara, melaksanakan apel siaga dalam rangka pengamanan kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di wilayah tersebut, Selasa.


"Apel ini untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan koordinasi setiap instansi untuk pengamanan VVIP kunjungan Wapres," kata Kabag Ops Polres Bitung Ajun Komisaris Polisi Novrianto Sadia usai apel di Stadion Dua Sudara Bitung, Selasa.


Sekitar 160 personel mengikuti apel kesiapan kedatangan Wapres ke Kota Bitung dalam rangka meninjau masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara pada 2 April 2026.


Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada sekitar 129 kilometer tenggara Bitung dengan kedalaman 33 kilometer, tepatnya di koordinat 1,25 Lintang Utara (LU) dan 126,27 Bujur Timur (BT).


Gempa yang berpusat di selatan Bitung tersebut sempat memicu gelombang tsunami setinggi sekitar 20 sentimeter, serta diikuti ratusan gempa susulan.


Selain itu, gempa juga menyebabkan tanah longsor dan kerusakan bangunan, terutama di Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari.


Bencana tersebut mengakibatkan tanggul jebol, rumah warga rusak, serta menimbulkan kepanikan di masyarakat. Pemerintah daerah setempat pun segera melakukan penanganan terhadap dampak yang terjadi.


Menjelang kunjungan Wapres Gibran ke Bitung, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Matuari dan beberapa kelurahan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan, khususnya di jalur akses menuju rumah warga terdampak yang akan dikunjungi.


Wapres diketahui telah tiba di Kota Manado pada Senin (6/4) malam sekitar pukul 19.00 Wita dan langsung melayat ke rumah duka salah satu korban gempa di Desa Tateli, Kabupaten Minahasa.


Gempa bumi tersebut menyebabkan satu warga Tateli, Minahasa, bernama Deitje Lahia (69) meninggal dunia.


Korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan di kawasan Gedung KONI Manado dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar