News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Korlantas Polri Imbau Warga Hentikan Angkut Penumpang dengan Pikap

Korlantas Polri Imbau Warga Hentikan Angkut Penumpang dengan Pikap



Indramayu - Fbinews

Korlantas Polri mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggunakan mobil bak terbuka atau pikap sebagai sarana angkutan penumpang. Imbauan tersebut disampaikan menyusul kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia pada Minggu (12/07/2026).


Kepala Seksi Pengumpulan, Pengolahan, dan Penyajian Data (Kasi Pullahjianta) Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri AKBP Sandhi Wiedyanoe menjelaskan, tingginya jumlah korban dalam peristiwa tersebut tidak terlepas dari penggunaan kendaraan yang tidak sesuai dengan fungsinya. Mobil bak terbuka dirancang untuk mengangkut barang sehingga tidak memiliki perlindungan yang memadai bagi penumpang apabila terjadi kecelakaan.


"Kecelakaan ini disebabkan oleh pelanggaran. Yang menyebabkan banyak korban jiwa adalah karena mobil bak dimanfaatkan tidak sesuai peruntukannya. Seharusnya kendaraan tersebut digunakan untuk mengangkut barang, bukan orang," kata AKBP Sandhi.


Ia menilai kecelakaan di Indramayu menjadi pengingat penting bahwa penggunaan kendaraan yang tidak sesuai peruntukan dapat meningkatkan tingkat fatalitas ketika terjadi kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, masyarakat diminta menggunakan kendaraan yang memang dirancang untuk mengangkut penumpang agar keselamatan lebih terjamin.


AKBP Sandhi juga menekankan bahwa upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Menurutnya, perubahan pola pikir dan kebiasaan masyarakat menjadi faktor penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, terutama karena penggunaan mobil bak terbuka sebagai angkutan penumpang masih sering ditemukan di berbagai daerah.


"Tantangan terbesar kami adalah mengubah budaya masyarakat. Karena itu, edukasi dan sosialisasi mengenai keselamatan harus dilakukan secara masif bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.


Korlantas Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan. Selain mematuhi ketentuan berlalu lintas, masyarakat diimbau tidak mengesampingkan aspek keselamatan demi alasan kepraktisan maupun efisiensi biaya karena risiko yang ditimbulkan dapat berakibat fatal bagi seluruh penumpang.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar