News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Evakuasi Lansia Korban Gempa dari Palue, Helikopter Polri Antar ke Maumere

Evakuasi Lansia Korban Gempa dari Palue, Helikopter Polri Antar ke Maumere



Sikka — Fbinews

Polres Sikka bergerak cepat mengevakuasi seorang warga lanjut usia yang mengalami cedera akibat gempa bumi dari Pulau Palue menuju Maumere. Evakuasi dilakukan menggunakan helikopter Polri karena kondisi geografis wilayah kepulauan menyulitkan akses menuju fasilitas kesehatan.


Warga yang dievakuasi bernama Yohanis Riba (75). Ia mengalami pembengkakan pada bagian kaki setelah tertimpa material rumah akibat gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026.


Informasi mengenai kondisi Yohanis diterima Polres Sikka pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 13.00 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno segera berkoordinasi dengan pilot helikopter BKO Baharkam Mabes Polri untuk melakukan proses evakuasi.


Koordinasi tersebut dilakukan agar Yohanis dapat segera memperoleh pemeriksaan dan perawatan medis di Maumere, mengingat akses transportasi dari Pulau Palue masih terbatas pascagempa.


Sekitar pukul 16.30 WITA, helikopter Polri diberangkatkan menuju Palue untuk menjemput korban. Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolres Sikka.


Setelah korban berhasil dievakuasi, helikopter kemudian bertolak menuju Maumere. Sekitar pukul 17.30 WITA, helikopter mendarat di Bandara Frans Seda.


Yohanis selanjutnya langsung dibawa ke RS TC Hillers Maumere untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.


Evakuasi tersebut menjadi salah satu bentuk respons Polres Sikka dalam memastikan warga terdampak bencana dapat memperoleh pelayanan kesehatan. Perhatian diberikan terutama kepada masyarakat lanjut usia dan warga yang membutuhkan pertolongan medis namun berada di lokasi dengan akses terbatas.


Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan, evakuasi tersebut merupakan wujud kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana.


“Ketika ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan, terlebih dalam kondisi sakit dan berada di wilayah yang memiliki keterbatasan akses, Polri akan berupaya mengambil langkah cepat agar yang bersangkutan bisa segera mendapatkan penanganan medis,” ujar Sajimin.


Ia menjelaskan, pemanfaatan helikopter menjadi salah satu alternatif untuk mempercepat proses evakuasi masyarakat dari wilayah yang sulit dijangkau menggunakan transportasi darat maupun laut.


“Ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kami memastikan koordinasi antarsatuan dan dukungan sarana yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kemanusiaan,” tambahnya.


Bagi Yohanis dan keluarganya, kedatangan helikopter Polri di Pulau Palue menjadi harapan baru di tengah keterbatasan akses pascagempa. Dengan evakuasi tersebut, korban dapat segera dibawa menuju fasilitas kesehatan untuk memperoleh penanganan yang dibutuhkan.


Polres Sikka memastikan respons terhadap kebutuhan masyarakat terdampak bencana terus dilakukan. Setiap informasi mengenai warga yang membutuhkan pertolongan menjadi dasar bagi kepolisian untuk mengambil langkah cepat sesuai kondisi di lapangan.


Evakuasi dari Palue menuju Maumere tersebut menjadi gambaran kehadiran Polri dalam memberikan bantuan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan menghadapi keterbatasan akses pelayanan

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar