News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kapolda Malut Beri Bantuan kepada Nelayan yang Hanyut 26 Hari di Samudera Pasifik

Kapolda Malut Beri Bantuan kepada Nelayan yang Hanyut 26 Hari di Samudera Pasifik



TERNATE — Fbinews.net 


Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman menunjukkan kepeduliannya kepada Eno, nelayan asal Maluku Utara (Malut) yang sebelumnya terdampar di Samudera Pasifik selama kurang lebih 26 hari dan berhasil bertahan hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.


Dalam kunjungannya, Kapolda Maluku Utara bersama Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto menyerahkan bantuan kepada Eno dan keluarganya sebagai bentuk kepedulian Polri.


Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan Eno yang mampu bertahan hidup selama puluhan hari di tengah lautan dengan kondisi serba terbatas.


Menurut Kapolda, kisah Eno merupakan pengalaman luar biasa. Selama berada di tengah laut, Eno harus bertahan dengan berbagai keterbatasan, termasuk mengonsumsi air laut dan air kencing untuk mempertahankan hidup.


Selain itu, Eno juga mendapat sejumlah pertolongan yang dinilai sebagai sebuah mukjizat. Di antaranya, ikan yang melompat ke dalam perahu, burung yang mendekat dan dapat dimanfaatkan sebagai makanan, hingga buah kelapa yang meski sudah dalam kondisi tidak baik tetap digunakan untuk bertahan hidup.


“Ini luar biasa. Beliau terdampar di Samudera Pasifik kurang lebih 26 hari dan masih bisa bertahan hidup. Ada pertolongan dari perahu asal Prancis, kemudian diturunkan di Tiongkok. Ini merupakan pengalaman yang luar biasa,” ujar Irjen Pol Arif Budiman kepada sejumlah wartawan, Minggu (23/8/2026).


Kapolda juga menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang tinggal di wilayah kepulauan dan pesisir, agar selalu mengutamakan keselamatan saat hendak melaut.


Ia mengingatkan nelayan agar tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca buruk, gelombang tinggi, atau situasi laut dinilai membahayakan.


“Pesan Kapolda, utamakan keselamatan bagi warga, khususnya masyarakat pesisir, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena kondisi cuaca yang tidak menentu. Kalau cuaca buruk atau ombak tinggi dan membahayakan, jangan dipaksakan untuk melaut,” pesan Kapolda.


Kapolda menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Masyarakat diminta tidak memaksakan diri menghadapi kondisi alam, terlebih ketika cuaca dan gelombang laut berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman bersama Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto turut menyerahkan bantuan kepada Eno.


Eno menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Polda Maluku Utara dan Polres Ternate atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada dirinya dan keluarga.


“Terima kasih banyak kepada Polda Maluku Utara dan Polres Ternate atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada saya dan keluarga. Secara pribadi, saya tidak akan mampu membalas semua kebaikan ini. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan yang telah diberikan,” ungkap Eno.


ILON.HI MUHAMMAD M.MARSAOLY

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar