News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis Kawal 47 Kegiatan di Jakarta

Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis Kawal 47 Kegiatan di Jakarta



Jakarta – Fbinews

Hak menyampaikan aspirasi dan hak masyarakat untuk beraktivitas dengan aman menjadi perhatian utama Polda Metro Jaya dalam mengawal berbagai kegiatan di wilayah Jakarta, Selasa (18/8/2026). Pendekatan humanis dikedepankan agar penyampaian pendapat berlangsung tertib tanpa mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.


Sebanyak 47 kegiatan berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terdiri atas 31 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 16 kegiatan masyarakat. Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar, sebanyak 9.242 personel gabungan disiagakan di sejumlah wilayah, antara lain Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.


Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, personel yang terlibat dalam pengamanan telah mengikuti apel kesiapan di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya pada pukul 08.00 WIB.


“Kami mengapresiasi rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan pemberitahuan kegiatan. Kehadiran TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertujuan memberikan rasa aman agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik,” ujar Budi Hermanto.


Ia menjelaskan, personel gabungan yang disiagakan terdiri atas 5.670 personel Polda Metro Jaya, 222 personel Polres jajaran, 1.500 personel TNI, serta 1.850 personel BKO Mabes Polri.


Budi menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dilindungi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Namun, pelaksanaannya tetap harus memperhatikan kewajiban sebagaimana diatur dalam Pasal 6, termasuk menghormati hak dan kebebasan orang lain serta menjaga keamanan dan ketertiban umum.


“Di sekitar lokasi kegiatan masih banyak masyarakat yang menjalankan aktivitas rutin. Karena itu, kami berharap penyampaian aspirasi tetap berjalan tertib dengan memperhatikan hak masyarakat lainnya,” katanya.


Selain mengamankan kegiatan penyampaian pendapat, kepolisian juga memastikan aktivitas masyarakat lainnya tetap berjalan, mulai dari kegiatan pendidikan, pekerjaan, perekonomian, transportasi, hingga aktivitas sehari-hari.


Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Bundaran HI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Monas, dan kawasan sekitarnya untuk memperhatikan informasi terkini serta mengikuti arahan petugas di lapangan.


Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus kendaraan. Pengalihan arus dilakukan apabila terjadi kepadatan dan diperlukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.


Di tengah pelaksanaan pengamanan, personel Polda Metro Jaya juga mengenakan pita hitam di lengan kiri sebagai bentuk solidaritas dan ungkapan duka cita atas musibah gempa bumi yang menimpa masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).


“Pita hitam yang kami kenakan merupakan bentuk solidaritas dan duka cita atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di NTT. Kami mendoakan masyarakat terdampak diberikan kekuatan dan proses penanganan dapat berjalan lancar,” pungkas Budi Hermanto.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar