News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

118 GEMPA GUNCANG BANDUNG DALAM 38 HARI, BMKG SOROTI AKTIVITAS SESAR DI AREA BELUM TERPETAKAN

118 GEMPA GUNCANG BANDUNG DALAM 38 HARI, BMKG SOROTI AKTIVITAS SESAR DI AREA BELUM TERPETAKAN

 


Bandung – Fbinews

Kabupaten Bandung dan wilayah sekitarnya diguncang rangkaian gempa bumi selama lebih dari satu bulan. BMKG mencatat 118 aktivitas gempa sejak 11 Agustus hingga 17 September 2026 pukul 08.00 WIB, dengan kekuatan mencapai magnitudo 3,4.


Dari total tersebut, 13 gempa dirasakan langsung oleh masyarakat. Getaran dilaporkan terasa di Pangalengan, Talegong, Cisewu, dan sejumlah wilayah sekitarnya dengan intensitas II-III MMI. Pada skala tersebut, getaran dapat dirasakan nyata di dalam rumah dan sensasinya dapat menyerupai truk besar yang sedang melintas.


BMKG mengungkap seluruh rangkaian tersebut merupakan gempa bumi dangkal dengan magnitudo berkisar M1,0 hingga M3,4. Analisis terhadap sebaran episentrum menunjukkan adanya pola kelurusan berarah barat daya-timur laut.


Yang menjadi perhatian, lokasi pusat-pusat gempa tersebut berada sekitar 5-8 kilometer di sebelah barat Sesar Garsela Segmen Kendang dan di sebelah utara Sesar Garsela Segmen Kencana. Namun, berdasarkan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024 yang diterbitkan Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGen), rangkaian gempa itu tidak berada pada zona Sesar Garsela Segmen Kendang, Sesar Garsela Segmen Kencana maupun Sesar Cicalengka.


Sebaran episentrum justru berada di area yang belum terpetakan sebagai zona sesar dalam peta tersebut. BMKG mengaitkan aktivitas ini secara tektonik dengan aktivitas sesar lokal, tetapi masih diperlukan kajian lebih lanjut untuk memastikan karakteristik dan struktur sumber gempa tersebut.


Dengan tingginya jumlah aktivitas yang tercatat, BMKG terus memperketat pemantauan seismik di wilayah Jawa Barat. Pengamatan dilakukan menggunakan 35 sensor seismik yang tersebar di berbagai wilayah untuk merekam sekaligus menganalisis perkembangan aktivitas gempa, termasuk gempa-gempa bermagnitudo kecil.


BMKG mengimbau masyarakat tidak panik dan tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait rangkaian gempa tersebut. Warga diminta mengikuti perkembangan melalui kanal resmi BMKG dan aplikasi InfoBMKG, sementara kajian terhadap sumber aktivitas gempa di Kabupaten Bandung dan sekitarnya masih terus dilakukan.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar