Gunung Ile Lewotolok Erupsi 215 Kali, Lava Pijar Mengalir 600 Meter ke Arah Tenggara
Lembata - FBINews
Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meningkat. Gunung api tersebut tercatat mengalami 215 kali gempa letusan atau erupsi dalam periode 24 jam, disertai aliran lava pijar sejauh sekitar 600 meter ke sektor tenggara.
Aktivitas tersebut tercatat pada Minggu, 27 September 2026. Selain letusan, pemantauan juga mencatat sejumlah aktivitas kegempaan lain, seperti gempa guguran, gempa hembusan, tremor nonharmonik, hingga gempa tektonik jauh.
Kolom asap dan abu dari aktivitas erupsi teramati mencapai ketinggian sekitar 100 hingga 500 meter di atas puncak. Warna kolom terlihat putih hingga kelabu dengan intensitas yang cukup tebal.
Yang menjadi perhatian adalah kemunculan lava pijar yang meluncur sekitar 600 meter dari bibir kawah menuju sektor tenggara. Aliran tersebut mengarah ke kawasan sekitar Desa Jontona dan Desa Baopukang.
Meski aktivitas erupsi cukup intens, status Gunung Ile Lewotolok masih berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat maupun wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas di wilayah yang masuk radius bahaya.
Petugas merekomendasikan agar masyarakat, pendaki, dan wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Khusus sektor selatan dan tenggara, masyarakat diminta menjauhi area hingga radius 3 kilometer.
Warga yang tinggal di sekitar lereng Gunung Ile Lewotolok juga diimbau mengantisipasi potensi paparan abu vulkanik dengan menggunakan masker atau pelindung pernapasan. Masyarakat diminta mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari petugas pemantauan gunung api.
**

Posting Komentar