Kebakaran TPA Galuga, Wali Kota Bogor Tunggu Arahan Ulama untuk Salat Istisqo
Bogor - FBINews
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyatakan pihaknya masih menunggu arahan para ulama terkait pelaksanaan Salat Istisqo, sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga.
Dedie menyampaikan bahwa Salat Istisqo menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dapat dilakukan di tengah musibah kebakaran. Namun, pelaksanaannya masih menunggu arahan dan pertimbangan dari para ulama.
Di sisi lain, penanganan kebakaran TPA Galuga terus dilakukan secara gabungan. Pemerintah Kota Bogor mendapat dukungan 10 ahli penanggulangan kebakaran dari Kementerian Kehutanan untuk membantu proses pemadaman dan penanganan titik api.
Sekitar 600 personel gabungan juga dikerahkan dalam operasi tersebut. Personel berasal dari sinergi Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Kota Bogor, serta dukungan dari Damkar IPB dan Damkar Pemerintah Kota Depok.
Petugas melakukan sejumlah metode untuk mengendalikan kebakaran, mulai dari pendinginan, penyemprotan air ke bagian dalam tumpukan sampah, hingga penggunaan alat berat. Upaya tersebut dilakukan untuk menjangkau titik panas yang berada di dalam timbunan sampah.
Kebakaran di area TPA Galuga menjadi perhatian karena tumpukan sampah dapat menyimpan panas dan bara di bagian dalam sehingga proses pemadaman membutuhkan penanganan berulang. Karena itu, selain mengandalkan upaya teknis di lapangan, Pemkot Bogor juga mempertimbangkan ikhtiar melalui Salat Istisqo.
Pemkot Bogor memastikan penanganan kebakaran terus dilakukan bersama berbagai unsur terkait. Sementara untuk pelaksanaan Salat Istisqo, keputusan masih menunggu arahan dari para ulama.
**

Posting Komentar